«Mematikan Dosa untuk Hidup Baru»

(*) Rubrik Renungan

«Mematikan Dosa untuk Hidup Baru»

:) Suatu ketika, di lereng gunung terjadi kebakaran hebat. Barulah keesokan harinya api itu dapat dipadamkan. Ketika sedang memeriksa daerah bekas kebakaran, para relawan mendengar suara burung di tanah. Setelah mencari-cari akhirnya mereka menemukan tiga ekor anak burung yang dilindungi oleh abu tebal. Rupanya itulah induk mereka yang telah hangus terbakar karena melindungi ketiga anaknya. Induk burung itu rela mati agar ketiga anaknya dapat selamat.

:) Hari ini kita pun mengenang pengorbanan Yesus yang rela menderita sengsara bahkan wafat di kayu salib agar kita dapat terbebas dari kuasa dosa. Karena kasih-Nya yang besar, Yesus rela wafat untuk menebus kita yang berdosa.

:) “Sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggung-Nya, dan kesengsaraan kitalah yang dipikul-Nya (Yes.53:4). Yesus rela menderita dan wafat di salib karena ketaatan-Nya pada kehendak Bapa untuk menyelamatkan manusia.

:) Sahabat, Yesus telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan kita. Namun anugerah itu akan menjadi sia-sia jika kita tidak pernah menyadari segala dosa dan kesalahan kita. Malahan, penderitaan Yesus akan semakin bertambah jika kita tidak bertobat dan memperbaiki diri.

:) Oleh sebab itu, mari kita menyadari segala kebiasaan hidup, tutur kata maupun perilaku hidup kita yang keliru, yang bisa saja menyakiti hati orang lain. Mohonkanlah pengampunan Tuhan untuk segala dosa dan kelalaian kita itu dan mari kita bangun hidup yang baru.

:) Seperti sebuah biji yang harus mati di dalam tanah untuk menumbuhkan tunas yang baru, begitu juga hidup kita di dalam Tuhan. Mari kita matikan segala kebiasaan hidup yang keliru agar tunas kehidupan baru dapat tumbuh dan berkembang dalam hidup kita.

<3 PERCIKAN HATI
«Jumat Agung, 25 Maret 2016»

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts Widget