KESEMPATAN DAN RISIKO

KESEMPATAN DAN RISIKO
Bacaan: Pengkhotbah 11:1-8
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Matius 21-22
------------------------------------------------------------------
Seorang perempuan tua bekerja mencari kayu bakar. Ia tidak hanya menafkahi dirinya, tetapi juga cucu dan cicitnya. Penghasilannya tak seberapa, tetapi ia hidup dengan semangat. Ia pun aktif bergereja. Ia tak khawatir acara gereja menyita waktu yang bisa ia pakai untuk mencari nafkah atau keuangannya semakin menipis karena terlalu sering memberi persembahan. "Tuhan selalu mencukupkan kebutuhan saya!" ujarnya.

Secara nalar, rasanya sulit bagi perempuan itu untuk menemukan sukacita dalam hidup. Namun, dalam usia yang semakin tua, fisik yang semakin lemah, tanggung jawab yang berat, kondisi ekonomi yang sulit, ia masih bisa meluangkan waktu untuk Tuhan. Sebuah pengakuannya yang cukup menggelitik, "Apakah saya harus menunggu kaya? Saya lakukan apa yang saya bisa. Kalau tidak begitu, sampai mati saya tidak akan pernah melakukan apa-apa!"

Ketika kita memercayakan hidup pada pemeliharaan Tuhan, kesulitan hidup tidak bakal menjadi hambatan. Optimisme dan rasa syukur membuat kita dipenuhi sukacita dan semangat hidup. Salomo menuliskan bahwa siapa yang senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai (ay. 4). Kita harus berani mengambil kesempatan. Orang harus berani mengambil risiko jika ingin berhasil. Menunggu kondisi menjadi baik, yakni saat kita merasa hidup kita berjalan aman, nyaman, dan mapan tanpa gangguan, kita akan kehilangan kesempatan untuk melakukan banyak hal bagi kemuliaan Tuhan. --EBL/www.renunganharian.net
------------------------------------------------------------------
MEMUSATKAN HIDUP PADA ALLAH MENGHASILKAN
SIKAP OPTIMISTIS DAN UNGKAPAN SYUKUR.
------------------------------------------------------------------

Percikan Hati Juni 2018

PERCIKAN HATI<3

(*) Cerita Bermakna

Melepaskan dan Melakukan yang Terbaik

:) Ada seorang Bapak naik bus, tiba-tiba salah satu sepatunya lepas ketika ia naik ke tangga bus tersebut. Namun apa daya, ia tak bisa kembali mengambil sepatunya karena pintunya telah tertutup dan bus sudah mulai berjalan. Melihat kakinya yang satu tidak memakai sepatu dan satunya memakai sepatu, bapak tersebut melakukan hal yang cukup aneh. Ia membuka sepatu yang satunya, membuka kaca, dan melemparkan sepatu itu ke arah sepatunya yang tertinggal.

:) Melihat akan hal itu, seorang pemuda sempat binggung dan bertanya, “Mengapa Anda membuang sepatu Anda, lihat kaki Anda keduanya tidak lagi memakai sepatu.” “Bukankah lebih baik saya membuang yang satunya lagi di dekat sepatu saya yang tertinggal itu, supaya siapapun yang menemukan sepatu saya, bisa menggunakannya.” Jawab Bapak tersebut.

:) Sahabat, jika Anda mengalami hal serupa dengan bapak dalam kisah di atas, apakah Anda mau melakukan hal demikian? Tentulah dalam kisah ini, kita tidak diajak untuk meninggalkan sepatu kita di jalan, agar orang lain bisa menggunakannya, tapi kita diajak untuk  melihat lebih dalam tentang makna hidup ini, yakni; menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain dan tidak terikat dengan segala hal-hal duniawi.

:) Dengan kata lain, kita bisa memberanikan diri untuk melepaskan segala hal duniawi yang kita miliki dan melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain. Kita tidak takut untuk kehilangan apa yang kita miliki di dunia ini, tapi dengan sadar dan mau kita memberikan yang terbaik bagi orang lain. (y)

PERCIKAN HATI<3
Selasa, 19 Juni 2018
[25/6 16:26] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Inspirasi Kitab Suci

*-KEBAIKAN MENGALAHKAN KEJAHATAN_*

🙂Manusia mana yang senang ketika berhadapan dengan orang yang membuatnya kesal dan sedih. Manusia mana yang tidak mudah marah bahkan juga benci, ketika ada orang yang dengan sengaja membuatnya kesal dan juga sedih. Ya tentulah, dalam situasi tersebut, umumnya marah dan bencilah yang dengan sangat mudah muncul dalam benak kita.  

🙂Sahabat, adalah hal yang amat tidak menyenangkan berhadapan dengan orang yang hanya ingin membuat kita kesal dan sedih, tapi marah dan benci bukanlah jalan yang terbaik. Karena marah hanyalah membuat kita tidak tenang, dan benci hanyalah mengundang pertengkaran. Jika dua hal ini menguasai kita, apakah masih ada kebahagiaan yang akan kita rasakan? Rasul Paulus mengingatkan kita dengan kata-katanya yang amat indah, “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”(Roma 12:21) Ya, memang benar, hanyalah kebaikan yang bisa membuat kita tenang dan yang bisa membuat kita bahagia. Karena kebaikan itu  berasal dari Allah. Allah yang penuh kasih, tidak akan membiarkan umat-Nya terpuruk dalam kesedihan, karena Dialah Sang Penghibur yang sejati.

🙂Janganlah mudah terpancing untuk marah dan benci ketika berhadapan dengan orang-orang yang hanya membuat kita kesal dan sedih, tapi ambilah makna di balik itu semua. Karena, di balik hal-hal yang tak menyenangkan itu, kita bisa menemukan Tuhan. Kita bisa merasakan penghiburan-Nya yang memberikan kita kekuatan. Sabar dan memaafkan, memang adalah hal yang amat sulit untuk dilakukan, tapi selagi kita percaya pada penghiburan-Nya, maka kita bisa melakukannya.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 26 Juni 2018
[26/6 16:16] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*LANGKAH AWAL ITU SULIT*

🙂Kalau sedang tidak _mood,_ rasanya mau _ngapa-ngapain_ serba sulit. Tugas yang seharusnya selesai dalam minggu lalu, belum tersentuh sama sekali. Benar memang Pepatah Jerman, _“Aller anfang ist schwer”_ – setiap langkah awal itu sulit. Namun di pihak lain, kita juga harus meyakini kata-kata ini, _“Accipe quam primum, brevis est occasio lucri”_ – terimalah sesuatu itu dengan segera, kesempatan untung itu pendek.

🙂Pelajaran dari _Bhagavad Gita_ ini mungkin bisa membantu kita dalam perenungan ini. Ketika Arjuna akan berperang melawan _adipati_ Karno, ia patah semangat, lunglai dan _loyo._ Lunglai karena Arjuna berhadapan dengan orang-orang yang disegani dan disayangi seperti: Bhisma, Dorna, Doryudana dan saudara-saudaranya. 

🙂Dan Kresna – yang pada waktu itu – bertindak sebagai kusir kereta perangnya, segera memberikan wejangan dan  semangat. Setelah diwejang beberapa _gita_  atau  _tembang,_ akhirnya Arjuna berani “berkiprah” dan berperang habis-habisan.  Arjuna sebagai ksatria  memiliki _“dharma”_ untuk menumpas tapis kebatilan.

🙂Memang semua yang awal itu sulit, seperti kata-kata penulis Romawi – Cicero (106 – 43 seb. M), _“Omnium enim  rerum principia parva sunt”_ – awal dari semuanya itu  kecil. Kalau kita  berani melangkah –  meskipun hanya satu langkah saja –  maka beribu-ribu langkah pun (sudah) terbuka.

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 27 Juni 2018
[27/6 16:30] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MAKNA DI BALIK BERSYUKUR*

🙂Semakin banyak masalah yang kita hadapi, bukan berarti menjadi penghalang bagi kita untuk bersyukur kepada Tuhan. Semakin banyak  penderitaan yang kita alami bukan berarti kita harus berhenti bersyukur kepada Tuhan. Bersyukur adalah hal yang perlu dan wajib kita lakukan dalam kehidupan kita setiap hari. Bukan hanya karena kita sedang bahagia saja, tapi ketika kita mengalami kesulitan pun, kita haruslah tetap bersyukur.

🙂Bersyukur bisa memberikan ketenangan, kemajuan, dan keberhasilan yang luar biasa untuk kita, yang bukan hanya karena kita telah berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi lebih daripada itu, bersyukur membuat kita lebih menyadari akan besarnya kasih dan rahmat Tuhan untuk kita semua.

🙂Memang, masalah yang kita hadapi dan penderitaan yang kita alami, tak langsung hilang seketika itu juga ketika kita bersyukur, tapi dengan bersyukur, maka beban hidup kita akan menjadi lebih ringan. Kita akan mendapatkan semangat baru dan pikiran kita pun akan dipenuhi dengan hal-hal yang positif. Karena itu bersyukurlah dengan semua yang kita alami, dengan semua yang kita miliki, karena dengan bersyukur, akan membuat bahagia dalam sukacita.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 28 Juni 2018
[28/6 15:49] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*KISAH DARI PEMAIN SIRKUS*

🙂Seorang pemain sirkus, memasuki hutan mencari beberapa anak ular untuk dilatih bermain sirkus. Amatlah beruntung ia, karena hanya dengan waktu tak lama, ia telah mendapatkan beberapa anak ular. Mulailah ia melatih anak-anak ular itu. Anak-anak ular itu makin hari makin besar, panjang, dan semakin terlatih. Melihat banyaknya kemajuan yang ada, pemain sirkus itu pun mulai mengadakan pertunjukan bersama ular-ular itu.

🙂Hari demi hari pendapatannya mulai meningkat dan banyak orang semakin tertarik dengan permainan mereka. Karena pendapatannya semakin meningkat, maka pemain sirkus itu pun terus melatih ular-ular itu. Kini tibalah mereka untuk menunjukkan pertunjukkan yang baru lagi kepada penonton. Penonton sangat antusias menyambut pertunjukkan dari pemain sirkus itu.

🙂Pertunjukkan kali ini sangat berbahaya, namun pemain sirkus itu tahu bahwa ia telah melatih ular-ular itu. Mulailah ia menyuruh ular-ular itu membelit tubuhnya. Ular-ular itu pun mengikuti perintahnya. Makin lama makin keras dan kencang, ternyata pemain sirkus itu mulai kesakitan, dan sulit bernafas. Ia kembali memberi perintah kepada ular-ular itu, namun apa daya, ular-ular itu terus melilit tubuhnya, hingga ia tak lagi bisa bernafas dan akhirnya meninggal.

🙂Terkadang dosa tak selalu kelihatan membahayakan, hingga kita dengan terusnya terbuai untuk melakukan dosa. Kita tak merasa kesulitan, bahkan pun menderita dengan semua perbuatan-perbuatan buruk yang kita lakukan. Namun, ketahuilah inilah permainan setan, membuat kita tergoda, hingga tak mau berhenti berbuat dosa. Awalnya membuat kita bahagia, tapi akhirnya membawa kita pada kehancuran. Karena itu, pertahankanlah dirimu dalam iman, agar jangan Anda terbuai untuk melakukan dosa. Ingatlah, kita hidup bukan untuk mencari kenikmatan sesaat, tapi mencari kebahagiaan kekal, bersama, dan dalam Kristus.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 29 Juni 2018
[29/6 15:59] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

Manusia Yang Bahagia

🙂Manusia bahagia adalah manusia yang selalu membuka matanya. Manusia bahagia adalah manusia yang selalu membuka telinganya, dan manusia bahagia adalah manusia yang selalu membuka hatinya

🙂Sahabat, lihatlah di sekitar kita ada banyak hal yang kita miliki, yang sungguh-sungguh berarti dalam hidup kita. Lihatlah itu melalui kacamata kebaikan, dan carilah kebaikan pada setiap orang yang kita jumpai, agar kita semakin memahami bahwa sungguh-sungguh kita bisa melihat diri kita melalui orang-orang yang kita jumpai.

🙂Dengarlah, ada banyak orang yang memanggil kita, mereka membutuhkan kita. Setiap orang memiliki pergumulannya masing-masing, dan marilah kita memahami orang lain itu dengan membuka telinga kita untuk mereka. Kita bukan hanya ingin di dengarkan tapi perlu juga belajar untuk menjadi pendengar yang baik, dan mereka yang mau menjadi pendengar yang baik, adalah mereka yang mau meringankan beban orang lain.

🙂Rasakanlah, bahwa ternyata banyak orang yang mencintai kita, maka marilah kita pun turut memancarkan cinta kepada orang-orang yang ada di sekitar kita. Semakin banyak cinta yang kita pancarkan, maka semakin banyak orang yang merasa dicintai, demikian pun kita akan dipenuhi dengan rasa cinta yang selalu membuat kita bahagia.

🙂Marilah kita menjadi manusia bahagia, yang bahagia bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi bahagia karena bersama  dan untuk orang-orang yang ada di sekitar kita.
 
PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 30 Juni 2018

Percikan Hati Juli 2018

[30/6 16:04] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

Renungan Minggu Pekan Biasa XIII.
Keb. 1:13-15; 2:23-24; Kor. 8:7,9,13-15; Mrk. 5:21-43 (Mrk. 5:21-24,35-43).

DAHSYATNYA KEYAKINAN

😊 Benarlah bahwa hidup dan masa depan seseorang itu dipengaruhi oleh lingkungannya, seperti kehidupan keluarga, model kehidupan orang-tua, dan pengaruh lingkungan di mana seseorang hidup dan bertumbuh.  Namun sebenarnya tak seorang pun di luar diri kita yang menentukan kehidupan kita selain diri kita sendiri.  Kitalah yang menentukan pilihan, dan kitalah yang menjalankan kehidupan kita sendiri.   

😊 Seorang kepala rumah ibadat mengambil keputusan untuk datang pada Yesus meminta pertolongan untuk anaknya yang sakit. Itu adalah pilihannya dan keyakinannya begitu besar akan Yesus. Demikian juga wanita yang menderita perdarahan sudah 12 tahun lamanya memutuskan untuk menjamah jubah Yesus. Itulah pilihannya dan begitu besarlah keyakinannya akan Yesus bahwa ia akan sembuh.  Iman Yairus dan wanita yang sakit perdarahan itu begitu besar. Dahysatnya keyakinan mereka membuat mereka melangkah menuju Yesus.

😊 Kerap kita meremehkan keyakinan itu. Harapan kita cepat pupus, kekuatan kita drastis bisa melemah, dalam sekejap mata ketahanan diri kita  dengan mudah bisa kendor,  dan komimen kita begitu cepatnya  bisa melorot, hanya gara-gara kata orang atau penilaian orang, atau cuma karena tantangan sesaat, atau karena kesulitan bahkan kegagalan tertentu, pun karena halangan dan aral melintang. Ketahuilah keyakinan kita itu dahsyat adanya, dan bisa menerobos jalan menuju puncak, sebesar apapun hambatan itu. 

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 1 Juli 2018
[30/6 16:08] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI* ❤

🌟 MOTIVASI ROHANI

Tuhan Pun Tahu

🙂 Alkisah, ada seorang pelukis terkenal. Raja di negeri itu, menyukai dan mengagumi karya si pelukis. Sebagai tanda penghormatan dan penghargaan utk mengabadikan karya seni seniman itu, raja membuatkan sebuah monumen. Nantinya di atas monumen terpampang lukisan si pelukis.

🙂 Raja berharap, seluruh rakyat negeri akan mengenang dan menikmati karya seni itu hingga bertahun-tahun ke depan. "Baiklah, saya akan memenuhi harapan itu,” janji si pelukis. Setelah monumen berdiri, si pelukis mulai bekerja. Ia membuat sketsa kasar, menghaluskan, dan menambahkan berbagai ornamen cantik. Rakyat pun setiap hari berkerumun dan dibuat kagum atas lukisan besar yg sedang dibuat. Saat lukisan telah utuh dikerjakan, setiap hari si pelukis datang ke sana. Ada saja detail yg dibenahinya.

🙂 Temannya yg membantu dlm proyek itu menyampaikan pendapatnya, "Begitu lama kamu mengerjakan ini. Lukisanmu nanti akan diletakkan di atas bangunan tinggi ini. Org yg menikmati lukisanmu telah memuji keindahannya dan tdk melihat sedikitpun kekurangannya. Sudahlah, anggap saja sdh selesai. Dari tempat yg tinggi, jika masih ada kekurangan, memangnya siapa yg tahu?"

🙂 "Yg tahu kekurangannya adlh aku dan Tuhan," jawab si pelukis. "Sebenarnya melukis sama seperti menjalani hidup ini. Setiap perbuatan atau kesalahan yg kita lakukan, belum tentu orang lain tahu, tetapi setidaknya kita sendiri tahu dan pasti Tuhan juga tahu. Jika ingin hasil kerja baik, maka kerjakan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Bukan atas dasar penilaian org. Jika ingin berbuat baik, lakukan dengan ketulusan yg ada dlm diri, karena hanya kita dan Tuhan yg tahu."

🙂 Profesionalisme adlh sikap kerja yg mandiri, berdedikasi, menginginkan hasil maksimal dgn bekerja sebaik-baiknya. Bukan atas dasar penilaian orang lain, tetapi karena memang standar kualitas kita yg unggul.

Percikan Hati❤
Senin, 2 Juli 2018
[2/7 16:24] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

MELAWAN GODAAN

🙂Ada seorang pemuda yang hidup sederhana, ia sangatlah pintar dan baik hati. Suatu hari, seorang teman mengunjungi rumahnya, temannya itu terheran-heran, melihat keadaan pemuda itu. Katanya, “Jika Anda mau hidup yang lebih baik, tidak hidup miskin seperti ini, ikutlah dan bekerjalah denganku.” Memang, hidup temannya itu enak, mewah, dan dikelilingi uang yang banyak, tapi kemewahan yang dimilikinya itu, dari hasil yang tidak baik.

🙂Dengan lembut pemuda itu berkata kepada temannya, “Jika Anda sudah belajar bagaimana hidup sederhana, maka Anda tidak akan merasa seperti orang miskin, dan jika Anda ingin hidup yang lebih baik, maka lakukanlah yang baik agar hasil yang Anda miliki pun baik untuk diri Anda sendiri.”

🙂Tentulah, jika seorang memiliki hati nurani yang teguh, mencintai kejujuran dan kesederhanaan, maka ia tidak akan mudah tergoda oleh tawaran-tawaran yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Belajarlah memiliki hati nurani yang teguh, cintailah kejujuran dan kesederhanaan, agar Anda tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang menyesatkan.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 03 Juli 2018
[3/7 15:13] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*HIDUP  - SEOLAH-OLAH -  SENDIRI*

🙂Seorang ibu menangis sedih meratapi hidupnya yang terasa berat. Punya suami tetapi seolah-olah semuanya dikerjakan sendiri.

🙂Dan dalam kebingungan, dia pun berkata, _"Illic stetimus et flevimus"_ - di sanalah kita tinggal dan meratap (Mzm 137: 1). Apalagi ibu itu tidak memunyai tempat _curhat._ Dia hanya bisa menangis di kamar mandi atau di dapur tatkala di rumah sendiri.

🙂Memang benar seperti yang dikatakan penyair Romawi Kuno - Ovidius (43 seb. M - 17 M), _"Tristis eris si solus eris_  -  engkau akan susah apabila hanya sendirian.

🙂Dalam kesendirian, kita kadang mengalami sesuatu yang sulit. Lihat peribahasa ini, "mujur sepanjang hari malang sekejab mata," yang artinya:  jika malang menimpa dalam sesaat mungkin bisa terjadi, tetapi untuk mendapatkan kemujuran bisa membutuhkan waktu yang lama.  Sebab itu kita harus hati-hati. Itulah sebabnya, "waktu untuk  sendiri" merupakan saat yang tepat untuk menguatkan diri. Karena pada dasarnya _"Ego sum mihi imperator"_ - akulah yang menjadi pemimpin bagi diriku sendiri, kata Plautus (254 - 184 seb. M).

🙂Ketika kita -seolah-olah- bekerja sendiri, ingatlah kata-kata Seneca (4 seb. M - 65 M), _"ignis aurum probat miseria fortes viros"_ - api menguji emas (sementara) kesengsaraan menguji manusia yang kuat.

🙂Dan bersama Pythagoras (570  – 495 seb. M)  kita bisa berkata, _"Choose rather to be strong of soul than strong of body"_  -  Pilihlah untuk menjadi kuat dari jiwa daripada tubuh yang kuat.

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 04 Juli 2018
[4/7 16:19] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*_IMAN, HARAP, DAN KASIH,_*

“… sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.” (1 Kor. 13:2b)

🙂Tentulah sebagai orang Kristiani kita diajak untuk selalu beriman kepada Allah, karena memang, iman adalah hal yang amat penting bagi keselamatan kita. Melalui iman,  kita bisa memiliki pengharapan dan kepercayaan penuh akan keselamatan dari Allah.

😊 Memang iman adalah bagian penting untuk mendapatkan keselamatan, tapi iman pada dasarnya membutuhkan bukti bahwa kita sungguh-sungguh  beriman kepada Kristus, bukan hanya sekedar melalui kata-kata dan penampilan saja, tapi juga sikap dan perbuatan kita yang mencerminkan iman yang sesungguhnya.

🙂Apalah gunanya mengatakan kita beriman, jika kita tak bisa hidup kebenaran?! Tuhan memang telah menyediakan keselamatan bagi umat-Nya, tapi keselamatan itu bisa saja tidak kita alami secara pribadi,  karena kita yang sering membiarkan diri jatuh dalam dosa dan hidup di luar kebenaran.

🙂 Sahabat, iman kita haruslah dilengkapi dengan harap dan kasih. Karena iman, harap, dan kasih itulah yang merupakan kunci utama keselamatan. Maka iman kita harus nyata dalam tindakan kita yang penuh pengharapan akan perlindungan dan keselamatan Allah dan juga harus nyata dalam perbuatan kita yang penuh kasih terhadap Tuhan dan sesama di sekitar kita.  Jika tiga hal ini telah menjadi bagian dari hidup kita, maka pastilah pintu keselamatan terbuka lebar untuk kita. Hiduplah dalam iman, harap, dan kasih.

PERCIKAN HATI ❤
Kamis, 05 Juli 2018
[5/7 15:52] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*BIARPUN DALAM TARAF KECIL, KITA INI PEMARAH*

🙂Ada orang yang mudah marah karena sumbunya pendek, seperti Baladewa. Namun juga ada orang yang sesabar-sabarnya manusia yaitu Yudistira. Sebagai manusia kita tidak kebal untuk tidak marah.

🙂Dalam sebuah kisah, Clitus jendralnya Alexander Agung (356 - 323 seb. M) dibunuh oleh Alexander putra Olympia, tatkala sedang marah. Entah karena apa, hingga Raja Macedonia ini tega membunuh jendralnya sendiri.

🙂Mungkin pada waktu itu, ia sudah kehilangan kesabaran sehingga harus membunuhnya. Ingat pepatah Latin ini, _"Patientia laesa fit furor_ - penyalahgunaan kesabaran menimbulkan kemarahan.

🙂Orang-orang yang mudah marah itu dalam peribahasa Indonesia, dikatakan dengan kalimat ini, "seperti ular dicubit ekornya" - orang yang mudah sekali marah. Lantas, ketika orang sedang marah kita jangan bersikap, _"nglincipi eri"_ peribahasa ini berarti: membangkitkan kemarahan orang yang sedang marah.

🙂Marah _sih_ boleh saja asal _empan papan_ seperti yang pernah dilakukan Odesius ketika marah kepada para pelamar istrinya, Penelope. Dia marah karena layak untuk marah.

🙂Ya benar, sesabar-sabarnya manusia, dalam taraf kecil, kita bisa marah. Namun kita juga harus ingat peribahasa Inggris ini,  _"Let not the sun go down on your wrath"_ - jika kita marah pada seseorang, jangan berlarut-larut tapi kita selesaikan sebelum matahari terbenam.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 06 Juli 2018
[6/7 16:14] Percikan HATI: WA ROHANI
PERCIKAN HATI❤

🌟Inspirasi Kitab Suci

PERSIAPAN UNTUK KESELAMATAN

“Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.” (Mzm. 119:112)

🙂Suatu saat nanti, tubuh kita ini tak akan bisa lagi bergerak, mata kita tak bisa terbuka, bahkan kita pun tak bisa bernafas. Inilah hari terakhir kita di dunia. Kematian telah datang, dan telah menjemput kita. Pertanyaannya! Kapan saat itu akan datang?

🙂Sahabat, sebagai manusia biasa kita tak akan pernah tahu kapan saat terakhir kita akan datang. Namun haruslah kita ingat bahwa, yang terpenting itu bukan mengetahui kapan saat itu akan datang, tapi bagaimana persiapan kita; Apa yang telah kita lakukan di dunia ini, dan sudah cukupkah persiapan kita untuk memasuki pintu keselamatan?

🙂Amat disayangkan jika kita membuang semenit pun untuk melakukan hal-hal yang dekat dengan dosa, karena kematian itu akan datang di saat yang tak terduga. Mungkin saat ini kita dalam keadaan sehat, penuh semangat, tapi kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dalam satu jam kemudian. 

🙂Karena itu, persiapkanlah diri kita dengan sebaik mungkin,  buatlah hari-hari Anda menjadi hari yang penuh sukacita, sukacita karena terus memikirkan Allah, sukacita karena kita telah membantu orang lain, mengasihi sesama, berkata jujur kepada orang lain, dan karena kita mau memaafkan. Kelak sukacita inilah yang nantinya menjadi persiapan kita untuk memasuki pintu keselamatan, karena Allah yang Adil akan membalasnya kepada-Mu.   

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 07 Juli 2018
[7/7 15:45] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI ❤

🌟Renungan Hari Minggu, Pekan Biasa XIV
Yeh. 2:2-5; Mzm. 123:1-2a,2bcd,3-4; 2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6.

*_TAK MEREMEHKAN SESAMA_* 

😊 Hidup di dunia ini kerap kali merupakan misteri. Banyak orang sehat, tiba-tiba sakit. Banyak orang sakit lalu sehat. Banyak orang miskin lalu menjadi orang berada. Sebaliknya banyak orang berada kemudian malah jatuh. Kerap orang pinter dan pandai berubah menjadi bodoh dan orang yang dipandang bodoh, hina dan tak berarti bisa saja menjadi orang yang berpengaruh dalam usaha, bahkan menjadi pemimpin. Maka kita tak bisa kita meremehkan orang lain. 

😊 Lihatlah orang di kampung asal Yesus. Ketika Yesus mengajar di rumah ibadat banyak masyarakat biasa takjub. Tetapi serta merta ketakjuban mereka itu berubah menjadi iri hati dan tak percaya. “Bukankah ia anak tukang kayu, anak Maria? Bukankah ia saudara Yakobus, Yoses dan Simon? Bukankah saudara-saudara perempuannya ada bersama kita?  Sikap mereka terlalu menyepelekan Yesus dan memandang rendah kualitas Yesus. 

😊 Karena itulah Yesus tak mengerjakan  satu pun mukjizat di sana. Mestinya mereka bisa mendapatkan berkat penyembuhan untuk orang-orang sakit di tempat mereka, termasuk kaum keluarga mereka, tetapi itu tak terjadi karena hati mereka keras, dan pikiran mereka picik. 

😊 Sahabat, janganlah meremehkan orang lain, yang bodoh atau miskin, yang kurang mampu atau kurang trampil. Jangan juga terlalu menghina dan menghakimi para pendosa, mereka yang melakukan kesalahan, tetapi hargai dan tuntunlah mereka kepada pertobatan dan kemajuan. Jadilah berkat untuk mereka dan bukan penghakim-an atau kutukan.

PERCIKAN HATI ❤
Minggu, 08 Juli 2018
[7/7 16:18] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*_PERCAKAPAN DUA EKOR KUDA_*

🙂Seekor kuda kecil mengeluh kepada ibunya, “Bu mengapa kita yang terus bekerja, tapi majikan kita sepertinya lebih menyayangi kambing itu. Siang malam kita harus mengangkat beban yang cukup berat, sedangkan kambing itu tugasnya hanya tidur, makan, dan berkeliaran saja. Kita hanya diberikan makanan seadanya, tapi kambing itu diberi makanan yang enak-enak. Kandang kita tidak bagus tapi kandang kambing itu sangat bagus dan sejuk.”

🙂Mendengar keluhan dari anaknya, sang ibu lalu berkata; “Jangan menilai sesuatu dari apa yang kamu lihat nak. Karena nasib kita mungkin lebih beruntung dari kambing itu.” Tak lama kemudian, terdengarlah suara kambing yang dibicarakan kuda kecil itu. Ternyata kambing itu akan disembelih untuk jamuan pesta.

🙂Sahabat, janganlah iri ketika melihat orang lain hidup enak dan bahagia daripada kita, karena apa yang kita lihat belum tentu sama dengan yang mereka rasakan. Bersyukurlah dengan hidup yang kita jalani saat ini, karena setiap dari kita pasti mempunyai kelebihan, kekurangan, kebahagiaan serta kesedihan tersendiri, dan bisa jadi kita lebih beruntung daripada orang lain.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 09 Juli 2018
[9/7 16:14] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MENJADI PRIBADI YANG MENARIK*

“Demikian hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)

🙂Apakah kita harus cantik atau tampan, agar kita bisa menjadi pribadi yang menarik? Apakah kita harus memiliki bakat atau talenta yang spesial, agar kita juga bisa menjadi pribadi yang menarik? Atau, apakah kita harus memiliki uang yang banyak, agar kita bisa dikelilingi oleh orang banyak?

🙂Sahabat, kecantikan, ketampanan, bakat atau talenta, dan uang, bukanlah jaminan agar kita menarik di mata orang lain, karena seiring berjalannya waktu, kecantikan, ketampanan, dan kemampuan kita bisa saja pudar karena usia kita semakin bertambah. Begitu pula kekayaan kita bisa saja habis, karena situasi dan kondisi yang tidak kita harapkan sama sekali. Lalu jika semuanya hilang, apakah kita tetap menjadi pribadi yang menarik?

🙂Menjadi pribadi yang menarik itu, bukan dilihat dari hal-hal yang bisa hilang dan habis. Namun menariknya kita, itu dilihat dari sikap kita. Sikap baik dan rendah hati merupakan kunci utama agar kita terus menjadi pribadi yang menarik, yang bukan hanya menarik di mata sesama, tapi juga di mata Allah. Karena semakin kita rendah hati, maka semakin banyak kasih yang terpancar dari dalam diri kita. 

🙂Demikian juga kerendahan hati itu tidak memandang status, tidak memandang fisik dan usia. Siapapun kita, apa yang kita miliki, dan berapapun usia kita saat ini, jika kita terus bersikap rendah hati, maka pastilah kita selalu menjadi pribadi yang menarik.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 10 Juli 2018
[10/7 16:25] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*HATI YANG MERANA*

🙂Pernah suatu kali saya berjumpa dengan teman lama. Tatkala masih duduk di bangku  Sekolah  Menengah, orang ini cantiknya bagaikan Dewi Venus.  Setelah berkeluarga dan memunyai anak, kini nampak merana. Hati dan pikirannya merana, selalu menderita sedih yang berkepanjangan.

🙂Untuk melukisakan hati yang merana, bisa kita baca peribahasa ini, _“It’s a poor heart that never rejoices”_ – hati yang merana adalah hati yang tidak bersukacita. Hati yang merana, mungkin karena “salah mengambil keputusan penting” sehingga setiap hari terbersit kata-kata, “Mengapa saya dulu mengambil keputusan yang salah”. Atau salah pilih karier atau pasangan hidup. Inilah yang sering dikatakan dengan ungkapan, _“hangus tiada berapi”_ – menderita kesusahan yang amat sangat.

🙂Orang yang merana, tidak pernah lepas dari deraian air mata. Dalam hal ini, penyair Romawi – Vergilius (70 – 21 seb. M) menulis, _“Sunt lacrimae rerum et mentem mortalia tangunt”_ – ada air mata untuk kesengsaraan dan itulah yang menyentuh hati.

🙂Merenungkan  orang-orang yang hatinya  merana, kita bisa  mendengarkan lagu dari kelompok musik Bonney M  dari Jerman, _“The River of Babylon”_  dan dikuatkan dalam kutipan Mazmur 137, _“super flumina Babylonis”_ – di tepi sungai-sungai  Babylonia (kita duduk sambil menangis). 

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 11 Juli 2018
[11/7 16:22] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Kerja dan Usaha

SUKSES PADA SUATU PEKERJAAN.

🙂Bila kita mencintai pekerjaan kita, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dalam bekerja, dan pekerjaan  pun jadi menggembiarakan. Bila kita tidak bisa mencintai rekan kerja kita, maka cintailah suasana dan gedung kantor kita. Ini akan mendorong kita untuk bergairah berangkat kerja  dan kita pun dapat melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.

🙂Bila kita juga tidak bisa melakukannya, maka cintailah setiap pegalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja kita. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan yang menyenangkan juga. Namun, bila kita tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apapun meja, kursi, dinding dan pemandangan yang  ada di balik kantor kita.

🙂Ingatlah, bila kita tidak menemukan yang bisa kita cintai dari pekerjaan kita, maka mengapa kita ada di situ? Tak ada alasan bagi kita untuk tetap bertahan jika kita tidak mencintai apapun. Sehebat apapun keahlian yang kita miliki, tapi jika kita tidak mencintai pekerjaan yang kita lakukan, maka sia-sialah semuanya. Hanya cinta yang tulus akan pekerjaanlah yang akan membuat kita bisa bertahan dalam pekerjaan dan kelak kita bisa meraih kesuksesan dan keberuntungan dalam sebuah pekerjaan.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 12 Juli 2018
[12/7 16:11] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*MENGUNGKIT-UNGKIT MASA LALU*

🙂Sepasang suami istri sering bertengkar. Tatkala bertengkar, istrinya pun berkata, "Ingat ya, kamu itu dulu orang miskin. Karena orang tuaku, kamu dikuliahkan dan (sekarang) menjadi seperti ini".

🙂Istri ini, _"membuka tambo lama_ (peribahasa Indonesia) artinya: mengungkit-ungkit perkara yang telah lampau. Ia telah "mengembalikan manikam ke dalam cumbunya" - memikirkan sesuatu yang sudah berlalu. Dan ini bisa berakibat fatal.

🙂Orang yang sudah _marahan_ itu memunculkan sakit hati (yang mungkin bisa berkepanjangan) dan mengakibatkan marah bahkan dendam, satu dengan yang lainnya. Ungkapan Jawa berbunyi, _"Dadio dalan,  suthik ngambah"_  -  walaupun menjadi jalan, tidak sudi akan melalui. Inilah suatu _laknat_ atau kutukan dari seseorang yang ditujukan kepada saudara atau sahabat yang melukai hatinya.

🙂Jadi orang yang suka mengungkit-ungkit masa lalu itu "merusak" hidupnya sendiri. Penulis lelucon dari Roma - Publius  Syrus (85 - 43 seb. M) berkata, _"Brevis ira est ipsa memoria iracundiae"_ - ingatan akan kemarahan itu sendiri sesungguhnya adalah sebuah kemarahan pendek.

🙂_"Sing uwis ya uwis"_  - yang sudah ya sudah, adalah ungkapan yang tepat untuk menyikapi pengalaman tersebut.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 13 Juli 2018
[13/7 16:18] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*SALING MEMBANGUN DAN MENOLONG*

🙂Ada seorang petani membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya kepada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya. Alasan ia membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya, karena ia ingin mendapatkan kualitas yang bagus dari jagung yang ia tanam.

🙂Mungkin hal ini terdengar amat bodoh, tapi ketahuilah sebagaimana angin menerbangkan sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Maka pastilah jika tanaman jagung tetangganya buruk, hasilnya serbuk sari yang ditebarkan ke ladang petani itu juga buruk, dan itu akan menurunkan kualitas jagung petani tersebut dan tetangganya. Tapi, karena petani itu ingin mendapatkan hasil yang baik, maka ia harus menolong tetangganya untuk mendapatkan hasil yang baik pula.

🙂Sahabat, demikianlah dengan hidup yang kita jalani ini, mari hendaknya kita saling membangun dan selalu terbuka untuk menolong sesama. Apapun itu dan dalam situasi apapun, ingatlah, kebahagiaan dan kesuksesan yang sesungguhnya ada pada mereka yang ingin orang lain juga turut merasakan kebahagiaannya. Tidak hanya mementingkan diri sendiri saja, tapi mau berusaha untuk memberikan yang terbaik juga pada orang lain.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 14 Juli 2018
[14/7 15:43] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

Renungan
Hari Minggu,
Pekan Biasa XV.

Am. 7:12-15;
Ef. 1:3-10);
Mrk. 6:7-13.

*MELAKUKAN TUGAS DENGAN BAIK*

😊 Pernahkah kita mengecek perasaan kita saat kita mendapatkan kepercayaan untuk melakukan sesuatu? Kita merasa senang karena kita dipercaya dan dianggap berkualitas atau setidaknya layak untuk menjalankan tugas tertentu.

😊 Kalau kedua belas murid diutus Yesus,  itu berarti mereka sudah dianggap layak dan mampu untuk mengemban misi keselamatan Yesus. Karena itu Yesus memberikan perintah dan petunjuk pelaksanaan agar mereka dapat melaksanakan tugas misi mereka dengan sebaik-baiknya.  Jika para murid memperhatikan dengan benar tugas mereka, maka mereka akan melakukan hal yang benar sesuai dengan perintah. Jika tidak mendengarkan baik-baik dan tidak serius melaksanakannya, maka mereka tentu akan melakukan hal yang tak diharapkan. Demikian juga para murid harus memperhatikan dengan baik petunjuk yang diberikan Yesus. Jika tidak, maka mereka bisa saja salah melangkah dalam melakukan tugas.

😊 Sahabat, marilah kita menyadari pentingnya keercayaan yang diberikan Tuhan kepada kita semua. Lakukanlah tugas kita dengan sebaik mungkin entah sebagai kepala atau ibu keluarga, anak, pimpinan, atau apa pun tugas dan pekerjaan yang kita emban. Pastikanlah kita melakukan tugas dan tanggung jawab kita sesuai dengan prosedur dan aturan main yang berlaku. 

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 15 Juli 2018
[14/7 16:07] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*Jauh dari Tuhan adalah Bentuk dari Kegagalan*

“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.” (Mazmur 16:11)

🙂Sahabat, percayakah Anda, bahwa Tuhan telah menyediakan suatu keberhasilan hidup tepat di depan kita? Jika memang Tuhan telah menyediakan suatu keberhasilan hidup di depan kita, lalu mengapa kita masih mengalami kegagalan?

🙂Kegagalan memang menyakitkan, tapi itulah yang akan dirasakan oleh setiap orang yang tidak mau taat pada perintah Allah. Apapun usaha kita, pekerjaan kita, dan segala hal yang kita lakukan, jika tidak didasari oleh tuntunan Allah, maka pastilah itu akan berakhir pada kegagalan dan kekecewaan.

🙂Tuhan adalah sumber berkat kita, dan sebagai orang Kristiani kita percaya akan hal itu. Maka dari itu, haruslah kita ingat bahwa keberhasilan dan masa depan yang cerah itu hanya ada pada orang yang mau hidup benar dan yang selalu berserah pada tuntunan Allah. Jadi, sangatlah tidak mungkin, kita akan berhasil, tanpa tuntunan Allah. Karena semua yang baik dan benar, hanya berasal dari-Nya, dan siapa menabur yang baik maka akan menghasilkan yang baik pula.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 16 Juli 2018
[16/7 16:22] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*SIAL KARENA SOMBONG*

🙂Seorang pemburu mencoba menangkap seekor burung rajawali. Dengan gagah ia mengambil alat panahnya dan memanah ke arah burung rajawali tersebut. Suara anak panah itu berdesing, namun apa daya, arahnya tak bisa dipastikan karena panahnya hanyalah bilah kayu runcing. Melihat akan hal itu, burung rajawali terkekeh-kekeh. Rajawali itu mendekati sang pemburu dan mengejeknya, dia sengaja melepaskan satu bulunya agar sang pemburu semakin penasaran. Bulu itu lalu dipungutnya dan dibawa pulang.

🙂Keesokkan harinya ia datang lagi ke hutan. Kali ini diletakkannya bulu rajawali yang dipungutnya itu di belakang anak panah, maksudnya sekedar sebagai ornamen yang indah. Namun, hal ini tidak membuat rajawali itu menghindar, malahan sebaliknya, dengan sombongnya ia sengaja mendekati sang pemburu itu. Karena rajawali itu tahu, panah milik pemburu itu tidak bisa melaju lurus.

🙂Ternyata hal yang luar biasa terjadi, panah milik pemburu itu tidak lagi bergoyang karena angin. Panah itu melaju lurus di lintasannya dan rajawali itu terpanah, jatuh dan mati. Dadanya tertancap panah lengkap dengan bulunya sendiri.

🙂Sahabat, meremehkan hal-hal kecil, itu sama saja dengan meremehkan hal-hal besar, karena tanpa kita sadari, kerap hal-hal kecil itulah yang berubah menjadi hal-hal besar dan membahayakan. Hindarilah sikap sombong dan jadilah pribadi yang bijaksana, yang tidak tertarik untuk meremehkan segala sesuatu, tapi ingin mengubah segala sesuatu yang kecil, menjadi sesuatu yang besar dan menakjubkan.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 17 Juli 2018
[17/7 16:08] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤️

🌟Motivasi Rohani

*HARI ESOK ITU TIDAK NYATA*

🙂Saya (sewaktu di Seminari Menengah Mertoyudan)  pernah membaca buku tulisan pendeta Richard Wurmbrand (1909 – 2001) yang berjudul, _“Tortured for Christ”_ – menderita demi Kristus.  Ia tersiksa dan menderita, dan kita ingat akan kata-kata evangelis kelahiran Texas - Jerry Bridges (1929 - 2016 ), _"God never allows pain without a purpose"_  - Tuhan tidan pernah mengijinkan penderitaan tanpa sebuah tujuan

🙂Dalam siksaan yang mencekam, Wurmbrand bisa bertahan karena ia menyadari bahwa hari inilah yang nyata, _“hic et nunc”_ – di sini dan kini. Ia tidak memikirkan masa lampau yang telah berlalu atau membayangkan masa depan yang belum terjadi. Ingat kata indah  kebijaksanaan China yang berbunyi, “kemarin adalah sejarah, masa depan adalah misteri dan hari ini adalah berkah.”

🙂Sang pendeta tersebut,  menghadapi siksaan demi siksaan dengan tenang, seraya berpikir, _“pareunt et imputantur”_ – waktu lewat dan harus kita pertanggungjawabkan. Wurmbrand yakin dan percaya bahwa apa yang ia lakukan akan mendapatkan upah di surga (bdk. Luk 6: 23). Peribahasa Inggris ada ungkapan yang kiranya bagus, _“Don’t meet trouble half-way”_ – jangan terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Peribahasa ini juga berarti: hadapi, kerjakan dan selesaikan sampai tuntas. 

🙂Memang, tidak dipungkiri bahwa kita ini sering cemas dan gelisah memikirkan peristiwa yang belum terjadi. Itulah sebabnya, dramawan Romawi – Seneca (4 seb.M – 65 M) berkata, “Alangkah bodohnya manusia membuat berbagai rencana bagi hidupnya, sementara hari esok tidak ada dalam penguasaannya.”  Dan para  rabi Yahudi berkata, “Jangan pedulikan hari esok, sebab engkau tidak mengetahui apa yang akan terjadi. Barangkali kau tak akan menemukan hari esok.”

🙂Baiklah kita bersama  penyair lirik  Romawi – Horatius (65 – 8 seb. M) berkata,  _“Carpe diem”_ – nikmatilah kesempatan yang sekarang ada.

🙂Kita pun boleh mengutip lagu yang pernah _hit,_  yang dilantunkan Herlina Pirena:
        Jam kehidupan diputar sekali
         Dan tak seorangpun tahu kapan kan berhenti
         Mungkin hari ini, mungkin esok, mungkin nanti
         Cepat atau lambat,  tak s'orangpun tahu
          Bila waktunya.

PERCIKAN HATI❤️
Rabu, 18 Juli 2018
[18/7 16:15] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MENUJU PADA KESUKSESAN*

🙂Adalah suatu kekeliruan, jika kita pernah beranggapan bahwa hanya orang-orang pintarlah yang bisa meraih kesuksesan. Karena tentulah, Anda, saya, dan kita semua bisa menjadi orang yang sukses, karena kesuksesan itu sebenarnya ada di depan mata kita. Cobalah membuka mata kita, agar kita dapat memahami dan menyadari akan letak kesuksesan kita masing-masing.

🙂Sahabat, ada begitu banyak cara yang bisa membuat kita sukses. Kita mungkin tidak sepintar seperti yang lainnya, tapi perjuangan dan usaha kita itu tidak akan sia-sia, jika semuanya itu kita lakukan dengan sepenuh hati. Komitmen yang kuat, semangat, dan percaya pada diri sendiri, juga merupakan kunci utama kita menuju pada kesuksesan.

🙂Mampukkanlah diri Anda untuk terus berpikir jernih, agar Anda pun bisa menyingkapi semua permasalahan, cobaan, dan godaan yang akan datang. Jangan menyerah dan tetaplah fokus pada tujuan yang selama ini Anda impikan. Memang menjadi orang sukses itu tidak mudah, tapi bukan berarti kita tidak bisa menjadi orang  yang sukses.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 19 Juli 2018
[19/7 16:22] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*MAJU TERUS, PANTANG MUNDUR*

🙂Pada suatu hari, saya singgah di sebuah keluarga di tengah-tengah kebun kelapa sawit (Lempake – Berau – KalTim).  Ketika masuk di ruang tamu, saya melihat tulisan, _“A slack hand causes poverty, but the hand of the diligent makes rich”_ –  Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan yang rajin menjadikan kaya (Ams 10: 4).

🙂_Yach_ benar, orang yang rajin itu dekat dengan rezeki. Mereka yang rajin tidak akan menyia-nyiakan waktu, karena ada pepatah, _“Time is money”_ – waktu adalah uang dan _“One cannot put back the clock”_ – jarum jam tidak dapat diputar mundur.

🙂Untuk mendapatkan hasil maksimal, kita perlu kerja keras, _“Per magnos labores ad magna praemia perveniemus”_ – dengan kerja keras, kita mendapatkan hadiah penghargaan yang besar. _Proverbia Latina_ dengan kalimat, _“cura ut valeas”_ – berusahalah agar kau berhasil, sangat menginspirasi bagi para pekerja keras.

🙂Seorang pekerja keras memunyai visi ke depan. Ia memandang masa depan dengan optimisme tinggi. Itulah sebabnya, penyair lirik  Romawi – Horatius (65 – 8 seb. M)  pernah berkata, _“Vitae summa brevis spem nos vetat incohare longam”_ – bahwa hidup ini pendek, tidaklah melarang kita untuk merencanakan sebuah kehidupan yang panjang.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 20 Juli 2018
[20/7 16:16] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*BATU KECIL*                                       
🙂Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

🙂Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yang sama.

🙂Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

🙂Sahabat, kita memang tidak menginginkan adanya cobaan dan tantangan dalam hidup kita masing-masing. Namun, sadarkah kita, kerap cobaan dan tantangan itulah yang membuat kita lebih mengenal dan memahami bahwa sungguh-sungguh Allah itu baik kepada kita. Ia ingin agar kita sadar dan mau untuk selalu bersyukur dalam situasi apapun, entah kita sedang susah maupun senang. Karena yang paling penting itu, bukan bagaimana kita melewati semua cobaan dan tantangan yang ada, tapi bagaimana cara kita untuk selalu mengingat dan berharap sepenuhnya kepada Dia yang adalah Bapa kita.

🙂Ingatlah, ada banyak cara yang telah Tuhan sediakan untuk memanggil kita kembali kepada-Nya, dan semuanya itu hanya karena Ia sangat mengasihi kita, umat-Nya.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 21 Juli 2018
[21/7 18:52] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Renungan Hari Minggu Biasa XVI
Yer. 23:1-6; Ef. 2:13-18; Mrk. 6:30-34.

*APAKAH KITA SEORANG GEMBALA?*

😊 Sahabat terkasih, setiap hari, kita berhadapan dengan pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu bahkan tenaga dan biaya. Secara manusiawi, tentunya ketika tenaga, pikiran, dan perasaan terkuras, kita pasti merasa lelah dan perlu waktu untuk beristirahat dari kesibukan.
 
😊 Sahabat terkasih, para murid yang diutus Yesus pun demikian. Setelah melaksanakan perutusan dan pelayanan, mereka diajak dan dituntun Yesus untuk mengambil waktu sejenak dan beristirahat “marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian dan beristirahat sejenak”. Ajakan Yesus bagi para murid ini dimaksudkan agar mereka meninggalkan kesibukan dan beristirahat sejenak, memulihkan tenaga dan  bermenung serta merefleksikan pekerjaan pelayanan.

😊 Sahabat, kitapun tidak terlepas dari kesibukan dan pekerjaan. Sabda Tuhan hendak menyadarkan dan mengajak kita semua untuk tidak mati-matian, bahkan menguras seluruh tenaga kita pada suatu pekerjaan. Benarlah bahwa kita harus berjuang untuk suatu pekerjaan, tetapi tidak berarti melupakan waktu beristirahat. Kita perlu mengambil waktu untuk memulihkan tenaga, menenangkan hati, pikiran dan perasaan. Kita perlu mengambil waktu untuk bermenung dan merefleksikan pekerjaan sebagai berkt Allah dan karenanya harus diabdikan bagi kebaikan banyak orang. Kita perlu sadar kereap  di mana-mana banyak orang seperti domba tanpa gembala. Kitalah yang perlu menuntun rekan-rekan kerja kita atau mereka di sekitar aktivitas kita ke jalan yang benar, praktek hidup yang baik, sehingga tidak terjerumus atau terlibat dalam  hal-hal yang tidak benar. 

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 22 Juli 2018
[21/7 18:57] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MENGENAL DIRI SENDIRI*

“Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.” (Yak. 1:23)

🙂Pada kenyataannya, cermin amatlah membantu kita, kita bisa melihat wajah kita sendiri. Kita bisa melihat pakaian yang kita pakai itu cocok atau tidak, riasan wajah kita bagus atau tidak, atau rambut kita sudah rapih atau tidak. Untuk itulah, banyak dari kita, khususnya para wanita sering membawa cermin ketika mereka berpergian.

🙂Sahabat, memang benar, melalui cermin kita bisa melihat diri kita sendiri, tapi hal ini bukanlah jaminan, agar kita bisa mengenal diri kita sendiri secara total, karena melihat wajah atau tubuh kita di cermin, tidak akan menentukan orang seperti apa kita ini.

🙂Namun, melihat diri kita dalam bentuk cermin hubungan atau relasi itulah yang merupakan jaminan yang bisa menentukan orang seperti apakah kita ini. Entah itu hubungan dalam keluarga, sahabat, rekan kerja, kenalan kita, atau kepada siapa saja yang kita jumpai. Intinya, jika memiliki hubungan yang baik dengan mereka, sikap kita baik, tidak menuntut kita yang selalu benar dan paling bagus, maka dari situlah kita bisa mengenal dan melihat diri kita secara total. 

🙂Ciptakanlah hubungan yang baik dengan orang-orang yang ada di sekitar kita, dan Anda pun akan merasa bangga ketika melihat diri Anda dalam sebuah cermin, karena Anda bukan hanya melihat wajah Anda sendiri, tapi juga melihat tindakan dan perbuatan Anda yang sungguh-sungguh membanggakan.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 23 Juli 2018
[23/7 16:22] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*MENGENAL UNTUK BERUBAH*

🙂Seorang Pastor bertanya kepada dua anak kecil yang pada waktu itu bermain di halaman gereja. Katanya; “Nak, apakah kamu mengenal Kristus?” Anak yang pertama menjawab, “Tentulah saya mengenal Kristus. Di mana Ia lahir, dan siapa orang tua-Nya, saya tahu.” Dengan berani, anak itu mengatakan tempat kelahiran Yesus, dan orang tua-Nya. “Bagus, anak pintar.” Sambung  Pastor tersebut.”

🙂Lalu Pastor bertanya kepada anak yang kedua, “Kalau kamu, apakah kamu mengenal Kristus?” Anak itu diam saja, dan beberapa menit kemudian ia berkata, “Sebenarnya saya malu pada diri saya sendiri, karena saya tidak mengenal Kristus. Saya tidak tahu di mana Ia lahir, dan siapa orang tua-Nya, saya pun tidak tahu. Tapi inilah yang saya tahu; Awalnya saya adalah anak yang tidak patuh pada orang tua, saya suka mencuri uang orang tua saya, saya tidak suka belajar, bahkan tidak suka pergi ke Gereja. Tapi sekarang tidak lagi, saya menjadi patuh kepada orang tua, saya tidak lagi mencuri, sekarang saya sudah giat belajar, dan rajin ke Gereja. Orang tua saya bahagia dan saya pun demikian. Inilah yang saya tahu tentang Kristus, Ia ingin agar kita menjadi anak yang baik, melakukan hal-hal yang baik, dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik.”

🙂Mendengar hal itu, Pastor tersenyum dan berkata, “Ya itulah Yesus, Dia ingin agar kita melakukan yang baik, dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik, yang dekat dengan dosa.”

🙂Sahabat, belajarlah untuk mengenal, bukan hanya sekedar mengenal dari luarnya saja, tapi lebih dari itu, kita mau mengenal karena kita mau berubah. Dan itulah yang dikehendaki oleh Yesus, bahwa kita mengenal-Nya, karena kita ingin hidup dalam kebenaran.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 24 Juli 2018
[24/7 16:18] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*MUAK,  KETIKA ORANG  ITU BERKATA-KATA*

🙂Belum lama ini (Kamis, 19 Juli 2018), tatkala berjalan-jalan di  Bulungan – Kalimantan Utara, saya berjumpa dengan sahabat lama. Kebetulan sahabat lama saya ini disertai teman yang ganteng seperti Dewa Apollo, tinggi dan  tampangnya pun intelek. Tentu orang itu dikagumi banyak gadis dan ibu-ibu muda.

🙂Tetapi kekaguman saya pada si ganteng itu berhenti, ketika kata-kata  yang keluar dari mulutnya itu penuh dengan kesombongan dan  kebanggaan diri yang berlebihan, bahkan maki-maki. Peribahasa Jawa menulis, _“arum jamban”_ – sifat orang yang biasa mengucapkan kata-kata cemar, aib dan kotor.

🙂Perkataan seseorang memang kadang membawa kesejukan, namun tak jarang sebaliknya membawa rasa muak. Kita muak, mungkin karena yang diomongkan itu  kosong, _“Tong kosong berbunyi nyaring.”_  Pada hakikatnya, orang ingin menyaksikan _“facta non verba”_ – karya nyata  dan bukan (hanya) kata-kata belaka.

🙂Muak, ketika melihat  orang yang  menyombongkan dirinya dan berkata bahwa dirinya itu  bisa ini dan bisa itu _(all-round)._ Kita simak peribahasa ini,  _“A man of words and not of deeds is like a garden full of weeds”_ – orang yang banyak bicara dan sedikit kerja seperti kebun  yang penuh rumput.

🙂Maka, orang  harus hati-hati, karena apa yang dikatakan itu mungkin akan seperti  _“dhalang karubuhan panggung”_ – orang yang mendapat kesulitan karena kata-katanya sendiri. Kita menjadi ingat peribahasa Jawa dalam _Kitab Wulangreh,_ karya Sunan Pakubuwana IV (1768 - 1820), _"Adigang, adigung, adiguna"_ - watak kesombongan.

🙂Akhirnya mau tidak mau, yang kita harapkan adalah  kata-kata yang teduh, seperti yang ditulis dalam Mazmur, _“Os iusti meditabitur sapientiam…”_ – Mulut orang benar mengucapkan kata-kata penuh hikmat (Mzm 37: 30).

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 25 Juli 2018
[25/7 16:17] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MENGAPA HARUS DICARI*

🙂Seekor ikan kecil bertanya kepada seekor ikan lainnya yang lebih besar darinya, “Wahai temanku, engkau kan lebih tua dari saya, engkau lebih tahu dari saya dan lebih berpengalaman. Bisakah saya bertanya?” “Ya tentu saja. Apa yang hendak engkau tanyakan kepada saya.” Jawab ikan besar itu. “Di manakah saya bisa menemukan laut, sudah beberapa hari ini saya mencarinya, tapi saya belum menemukannya?”

🙂“Mengapa kamu begitu sulit menemukan laut? Kata ikan yang besar itu. “Inilah laut, tempat kamu berenang sekarang ini.” Sambung ikan besar itu. “Tidak, ini bukan laut, inikan air, dan yang kucari itu adalah laut.” Ikan kecil itu tetap tidak percaya. Ia pergi meninggalkan ikan besar itu, dengan perasaan kecewa, karena ia tidak mendapatkan jawaban yang diinginkannya.

🙂Sahabat, hidup ini indah, hidup ini damai, dan hidup ini menyenangkan. Inilah yang perlu kita sadari bahwa sebenarnya apa yang kita cari, yang kita butuhkan, dan yang inginkan, sudah ada didekat kita. Keindahan, kedamaian, dan kebahagiaan, semuanya telah mengelilingi kita, namun seringkali kita begitu sulit untuk menemukannya, karena kita yang kurang menyadarinya. Keluarga, sahabat, dan orang-orang yang kita jumpai, itulah yang kita butuhkan. Melalui mereka kita bisa merasakan keindahan, kedamaian, dan kebahagiaan. Begitu juga, pikiran tenang dan hati yang bersih, merupakan pokok utama, agar semakin lengkap kedamaian dan kebahagiaan yang kita rasakan.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 26 Juli 2018
[26/7 16:18] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*KEPERCAYAAN PENUH KEPADA ALLAH*

“Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya.” (Mzm. 37:24)

🙂Sahabat, bersyukurlah kepada Tuhan, dalam keadaan apapun kita saat ini, dan jadikanlah itu sebagai suatu kebiasaan kita setiap hari. Percayalah bahwa Tuhan akan membuat segalanya menjadi indah. Ketika kita mendapat masalah dan kesulitan, itu bukan berarti Ia tidak melihat kita atau tidak mendengar keluhan kita, tapi lebih daripada itu, Ia ingin melihat seberapa besar kita percaya kepada-Nya.

🙂Bukan hanya kita yang mengalami semua kesulitan dan penderitaan dalam hidup ini, semua orang pasti mengalaminya dalam cara dan bentuknya masing-masing. Tapi, satu hal yang perlu kita ketahui, hanya mereka yang mampu bersyukurlah yang bisa melewati semuanya ini. Mereka yang percaya atas semua penyelenggaraan dan karya Allah, yang selalu menjadikan Allah sebagai kekuatannya, perlindungannya, dan yang terpenting adalah menjadikan Allah sebagai harapannya untuk masa depan yang cerah.

🙂Ingatlah, Allah tidak akan membiarkan kita sendiri, Ia akan selalu ada dan melindungi kita. Namun demikian, giliran kitalah yang harus percaya dan menyadari akan perlindungan dan kekuatan Allah, karena semuanya itu membutuhkan kepercayaan penuh dalam diri kita masing-masing.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 27 Juli 2018
[27/7 16:21] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MEMAAFKAN ADALAH AWAL HIDUP YANG CERAH*

“Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Ef. 4:32)

🙂Mengapa kita harus memaafkan? Memaafkan itu kan menyakitkan! Ya, memang menyakitkan tapi hanya untuk sementara saja, daripada tidak memaafkan, sakitnya akan terus bertambah dan tidak akan pernah hilang untuk selamanya.  

🙂Sahabat, kita mungkin sulit untuk memaafkan orang lain yang telah menyakiti kita,  tapi lebih sulitnya lagi, jika kita membiarkan rasa dendam dan benci  terus ada dalam diri kita. Dendam dan amarah yang kita simpan itu, akan menyedot energi kita dan kitapun akan mudah lelah, yakni Kelelahan jiwa, hingga membuat kita tidak ingin melakukan hal-hal yang berguna bagi diri kita sendiri, dan bagi orang lain.  Kebencian menutupi pikiran kita, dan membuat kita lupa akan tujuan hidup kita serta harapan kita masing-masing. Akhirnya, kita tidak mendapatkan apa-apa, yang ada hanyalah penyesalan dan dendam yang tidak memberikan makna sama sekali bagi diri kita masing-masing.

🙂Buanglah kemarahan, kebencian, dan dendam yang ada dalam diri kita, karena itulah yang harus kita perbuat demi masa depan kita. Jika memang kita menginginkan masa depan yang cerah, maka pastinya kita tahu bahwa menyimpan dendam, amarah dan kebencian dalam diri kita hanya akan mempersulit dan memperlambat usaha dan perjuangan kita. Karena itu, sudah saatnya kita membuka diri untuk memaafkan dan mengasihi orang-orang yang telah melukai kita. Pikirkanlah itu dan perbuatlah yang terbaik bagi diri Anda sendiri, demi masa depan yang cerah. 

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 28 Juli 2018
[28/7 16:45] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

Hari Minggu, Pekan Biasa XVII
Tahun B/II (Hijau)
2Raj. 4:42-44; Ef. 4:1-6; Yoh. 6:1-15

*BERAWAL DARI HAL KECIL*

😊 Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Keberhasilan yang besar, selalu berawal dari usaha yang kecil. Kata-kata hendak mengingatkan kita  untuk tidak meremehkan hal-hal kecil, sebab apa yang kecil dan sedikit tersebut, justru menjadi awal dari kisah yang besar.

😊 Hikmah itulah yang mungkin saja dilupakan Filipus dan Andreas melalui perkataan mereka. Kata Filipus “uang yang ada pada kita hanya dua ratus dinar” Selanjutnya, “kita hanya punya lima roti jelai dan dua ikan”, sahut Andreas. Sedangkan kebutuhan bagi yang hadir begitu banyak. Menarik bahwa Yesus mengajak para murid untuk memulai dengan yang kecil dan sedikit. Memulai pelayanan mereka dengan apa yang ada, walaupun dalam jumlah kecil dan terbatas, yaitu lima roti jelai dan dua ikan. Begitulah yang terjadi, ketika mereka hendak memulai karya dengan yang kecil dan terbatas, mereka justru menyaksikan mujizat Tuhan yang besar. 

😊 Pasti kita semua ingin menyaksikan dan mengalami mujizat Tuhan terjadi dalam hidup kita. Bahkan dalam persoalan-persoalan hidup yang sekarang sedang kita gumuli. Terang Injil mengajak kita untuk mulailah dengan apa yang kita miliki dan beranilah melangkah, walaupun itu mungkin kecil dan terbatas. Jikalau semua itu dilaksanakan dengan penuh kesabaran, serta hendak memulai dengan yang kecil dan terbatas itu, serta meletakkan pada tangan Tuhan, yakinlah bahwa kita akan menyaksikan Tuhan yang akan menolong melalui apa yang kita anggap kecil dan terbatas. Potensi sekecil dan terbatas apa pun di tangan Yesus, dapat menjadi berdaya guna besar untuk pekerjaan Tuhan bagi sesama. 

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 29 Juli 2018
[28/7 16:47] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*ANDA SPECIAL*

🙂Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik.Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00.- ia bertanya kepada hadirin,"Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. "Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian,tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini."
Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat2. Lalu bertanya lagi,"Siapa yang masih mau uang ini?"Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. "Baiklah," jawabnya, "Apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak2nya dengan sepatunya.Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?"

🙂Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak. "Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting.Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya.Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00.-

🙂Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 30 Juli 2018
[30/7 16:19] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*HIDUP ADALAH MEMBERI*

🙂Seorang pemuda mendaki sebuah gunung, dalam perjalanannya ia mengalami hal yang tidak menyenangkan. Ia begitu haus, tapi air yang dibawanya habis. Dengan agak lemas, ia tetap meneruskan perjalanannya. Tiba-tiba, dilihatnyalah sebuah sungai kecil yang memiliki air yang sangart jernih. Betapa bahagianya ia karena akhirnya ia bisa minum. “Ah segar, akhirnya saya bisa minum,” katanya sesudah ia minum. Tak lupa, juga ia mengisi air di dalam tempat minumnya. Sesudah itu, ia melanjutkan perjalanannya.

🙂Sahabat, dalam kisah ini, baiklah kita belajar menjadi seperti air yang tidak peduli, apakah orang yang meminumnya mengatakan terima kasih kepadanya. Namun lebih daripada itu, air hanya ingin agar orang lain yang meminumnya merasa segar dan semangat kembali. Hal inilah  yang perlu kita kembangkan dalam hidup keseharian kita, bahwa marilah kita memberi tanpa mengharapkan balasan. Lakukanlah itu dengan tulus, karena  kita pun demikian, menginginkan yang terbaik bagi orang lain.

🙂Dengan kata lain, kita ingin agar hidup kita pun bisa menjadi berarti bagi orang, berguna bagi orang lain, dan menjadi sahabat sejati bagi orang lain. Karena inilah arti dari hidup yang sebenarnya, yakni kita memberi dan senantiasa memberi dengan penuh sukacita dan ketulusan dari hati kita masing-masing. 

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 31 Juli 2018

Percikan hati bulan Agustus 2018

[31/7 16:25] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*WAKTU  MEMERLUKAN  PEMBIMBING*

🙂Kadang kala saya heran, ada orang yang dengan mudah membuang-buang waktu. _Ngobrol ngalor ngidul_  tanpa mengenal waktu dan akhirnya ketika malam tiba orang ini sambil _dheleg-dheleg_  berkata, “Hari ini aku tidak buat apa-apa!”  Bahkan dia berkata lagi, “Aku berteman dengan setan!”

🙂Kita pernah merenungkan ajakan Paulus, _“Making the best use of the time, because the days are evil”_  -  Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat (Ef 5: 16). Di sini kita diajak untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya. Itulah sebabnya, penyair Romawi – Lucanus (39 – 65) berkata, _“Duce tempus eget”_ – waktu (juga) memerlukan pembimbing.

🙂Waktu yang kita miliki itu sama. Hanya disayangkan bahwa  ada yang sepertinya kurang waktu. Di sisi lain, ada yang “kelebihan waktu” sehingga waktu seolah-olah dibuang-buang begitu saja. Ingat peribahasa ini, “Sembahyang berwaktu, janji berketika” – segala sesuatu pasti ada batasnya. Jangan hendaknya melampaui batas atau takaran.  Ingatlah bahwa _“Omnis habet sua dona dies”_ – setiap hari memiliki anugerahnya sendiri-sendiri.

🙂Dari waktu ke waktu, kita ini melangkah. Kita gunakan waktu maupun tidak, waktu pun akan menguap. Penyair Romawi – Ovidius (43 seb. M – 17 M) berkata, _“Tempus edax rerum”_ – waktu itu memakan segalanya. Dalam budaya Jawa diibaratkan sebagai _“Bathara Kala”._

🙂_Nggak_  usah kuatir,  kita gunakan waktu sebaik-baiknya dan kita alami saja. Sebab, _“Empta dolore docet experientia”_ – pengalaman yang dibayar dengan kesusahan mengajari seseorang (untuk menjadi lebih bijak).

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 01 Agustus 2018
[1/8 16:19] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*KESEMPATAN YANG INDAH*

“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14)

🙂Ada seorang bapak yang tengah sakit parah. Di tengah pergumulan dan rasa sakit yang dirasakannya, istrinya dengan penuh cinta, selalu menemaninya. Melihat, ketulusan dari istrinya, bapak tersebut sempat menangis dan akhirnya ia mengakui segala kesalahan yang pernah diperbuatnya, yang tidak diketahui oleh istrinya. Ia mengakuinya dengan penuh penyesalan dan meminta maaf kepada istrinya. Pada kenyataannya, istrinya kecewa, sakit hati, dan marah ketika mendengar pengakuannya itu, namun karena ia begitu mencintai suaminya, maka cintanya itu menutupi rasa marahnya terhadap suaminya. Apalagi melihat kondisi suaminya yang tengah menahan rasa sakit. 

🙂Dengan penuh kesabaran dan bijaksana, sang istri lalu menyuruh suaminya untuk memohon pengampunan dari Allah, atas semua perbuatan buruk yang telah dilakukannya. Suaminya menyutujui permintaan istrinya, tapi sebelum itu ia ingin agar istrinya pun memaafkan semua perbuatan buruk yang telah diperbuatnya. Sang istri pun dengan penuh kelembutan memaafkan suaminya. Beberapa jam kemudian, suaminya meninggal dunia dengan wajah yang penuh ketenangan dan kedamaian.

🙂Sahabat, jika kita masih diberikan kesempatan untuk ada di dunia ini  ini, maka ambilah kesempatan itu untuk hal-hal yang indah. Bereskanlah semua hal yang perlu kita bereskan, karena kita tak akan pernah tahu kapan ajal akan menjemput kita. Namun dari semuanya itu, jangan pernah lupa untuk melakukan pengampunan atas semua salah dan dosa yang telah kita perbuat. Bukan hanya kepada Tuhan, tapi juga kepada orang-orang yang telah kita sakiti, agar kedamaian akan selalu ada dalam hati kita. Satu hal yang perlu kita ketahui dan harus kita ingat, bahwa Tuhan akan mengampuni kita, jika kita pun mau mengampuni sesama kita. 

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 02 Agustus 2018
[2/8 15:48] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*KEPUASAN BATIN*

🙂Seorang suster _provincial_ yang setelah melalui perjuangan sana sini untuk suatu urusan, akhirnya berkata, “Batinku merasa puas”. Ia menambahkan, “Meskipun aku kurang istirahat dan lelah selelah lelahnya, aku sungguh merasa puas!”  Baik kita renungkan peribahasa ini, _“A contented mind is a perpetual feast”_ – kepuasan batin membuat orang bahagia selamanya.

🙂Masing-masing kita tentu berharap ada kepuasan batin dalam setiap _moment._  Alexander Agung (356 – 323 seb. M) batinnya puas tatkala ambisinya meluaskan jajahannya berhasil. Para politisi  bahagia dalam batin, ketika kariernya sebagai pejabat publik menanjak. Seorang ilmuwan merasa puas batinnya sewaktu menuntaskan buku bacaannya. Penyair Italia – Petrarca (1304 – 1374) pernah menulis, _“Libris satiari nequeo”_ – Aku tidak pernah dapat dipuaskan oleh buku.

🙂Tidak heranlah jika  negarawan Romawi – Cicero (106 – 43 seb. M) pun berkata, “Pikiran kita secara alami memiliki keinginan yang tidak pernah terpuaskan untuk mengatakan dan mendapatkan kebenaran.” Ini  pula yang pernah kita baca dalam buku yang berjudul, _“Bukuku Kakiku”_ – sebuah _sharing_ pengalaman orang-orang hebat yang hidupnya tidak terpuaskan oleh buku. Mereka ingin membaca dan selalu membaca (Magnis Suseno, Sindunata, _et citera)._

🙂Kepuasan batin perlu dilatih dari hal-hal sederhana, tak beda seperti yang dialami oleh suster _provincial_ di atas. Kita pun – atas salah satu cara – bisa melatihnya dengan melakukan hal-hal yang sederhana dengan semangat yang besar, seperti yang dilakukan _Mother_ Teresa dari Calcutta (1910 – 1997), _“… only small things with great love”_ – hanya lakukanlah hal-hal kecil dengan cinta yang besar.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 03 Agustus 2018
[3/8 16:11] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*SENYUM*

🙂Senyum adalah bahasa dunia yang menunjukkan keceriaan. Senyum adalah perhiasan batin yang dapat membantu mengindahkan perhiasan lahir yang tidak sempurna. Senyum adalah jalan pintas bagi seseorang yang menyukai sesamanya. Senyum yang anda berikan kepada orang lain adalah suatu sedekah. Senyum adalah suatu pelabuhan yang tidak merugikan. Senyum harus ada ketulusan. Senyum yang dibuat-buat pasti tidak akan menyenangkan, sama saja dengan kening yang berkerut.

🙂Apabila kita tersenyum, orang akan tersenyum balik pada kita. Orang akan merasa dihargai bila kita senyum padanya, sekaligus ia akan memberi tanggapan yang baik kepada kita.  Senyumlah kepada orang yang tidak anda kenali hari ini. Kelak dia akan membalas senyuman anda juga.

🙂Semasa bekerja, semasa belajar, tersenyumlah. Ia akan menumbuhkan rasa keringan dan kegembiraan.  Bila berhadapan dengan keadaan sukar tersenyumlah. Bukankah tertawa yang sopan itu sehat?

🙂Pujangga menyebut, “Senyuman itu kelopak. Tertawa itu bunga yang sempurna kembangnya.” William Shakespere mengatakan “Apa yang Anda kehendaki akan lebih cepat diperoleh dengan senyum daripada memotong pedang”.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 04 Agustus 2018
[4/8 19:14] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Renungan Hari Minggu, Pekan Biasa XVIII
Kel. 16:2-4,12-15; Ef. 4:17.20-24; Yoh. 6:24-35.

*HIDUP YANG UNIK* 

😊 Banyak orang yang mengikuti Yesus. Yesus tahu bahwa salah satu hal yang menjadi alasan mereka mengikuti-Nya adalah harapan supaya Yesus selalu memenuhi kebutuhan jasmani mereka. Yesus tidak menolak mereka karena Ia sangat memahami kebutuhan mereka. Tapi Yesus kemudian mengajak mereka untuk melihat kenyataan yang sebenarnya. 

😊 Yesus datang bukan sekedar memenuhi kebutuhan jasmani belaka tapi kebutuhan jiwa yakni keselamatan kekal. Untuk misi keselamatan inilah Yesus menunjuk diri-Nya makanan kekal yang mengantar manusia kepada keselamatan abadi. Yesus mengajak semua orang untuk datang dan menerima Dia dalam kehidupan mereka sebagai jalan menuju keselamatan kekal. 

😊 Para sahabat, hidup kekal itu bukan sekedar persoalan makan dan minum tetapi sebuah cara hidup yang mengungkapkan kedekatan hubungan pribadi dengan Yesus. Dengan menjadikan Yesus sebagai makanan berarti kita memberi diri untuk dituntun Yesus . Gaya hidup kita singguh tertata rapi secara kristiani 

😊 Kerap hidup kita diatur oleh orang lain, atau oleh lingkungan kita, bahkan diatur oleh uang dan materi, kesenangan dan hobi, hiburan dan pesta. Ingatlah hidup kita itu tak ternilai harganya, dan tak bisa dengan semudah itu kita menyerahkan hidup kita pada dunia fana ini.  Bentuklah hidup kita dalam Firman Tuhan. Biarkan hidup kita menjadi unik dan indah bukan karena barang duniawi tapi karena kekuatan Tuhan.

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 05 Agustus 2018
[4/8 19:20] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MENGUJI DIRI SENDIRI*

“Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.” (2 Kor. 13:5)

🙂Banyak orang sebisa mungkin menghindari masalah, takutnya jika ada masalah, hidup akan semakin sulit dan menderita. Pada kenyataannya memang benar, mendapat masalah sangatlah tidak menyenangkan, jadi wajarlah jika kita mau menghindari masalah. Namun, apakah kita merasa puas dan bahagia, dengan hal itu?

🙂Sahabat, kita boleh saja menghindari masalah. Namun tahukah kita, bahwa sebenarnya sebagai orang Kristiani, kita diharapkan untuk mencari suatu kesadaran yang ada dalam diri kita. Dengan kata lain, kesadaran akan kepercayaan kita pada kehadiran Kristus di dalam hati kita masing-masing, dan semuanya itu tentu tidak lepas dari pergumulan kita dan dari masalah yang kita hadapi. Karena memang, meskipun masalah membuat kita terbebani, tapi pada kenyataannya, melalui masalah itulah, kita bisa menguji iman dan kepercayaan kita kepada Yesus Kristus.

🙂Bisa dikatakan kita adalah orang Kristiani, tapi apakah kita benar-benar beriman kepada Kristus itu dilihat dari bagaimana kita sungguh-sungguh percaya, bahwa Kristus selalu ada dalam hati kita masing-masing, setiap saat, di manapun kita berada, dan apapun yang kita alami saat ini, kita tetap percaya bahwa Ia selalu menemani kita dan melindungi kita. Teristimewa, kita percaya bahwa dari setiap pergumulan dan masalah yang kita hadapi, Tuhan pasti telah menyediakan solusi yang terbaik pada kita, dan di saat yang tepat, semuanya akan semakin indah dan nyata dalam hidup kita masing-masing.

🙂Mari kita belajar menjadi pribadi yang lebih beriman, dan jadikanlah pergumulan serta masalah kita sebagai sarana untuk lebih meneguhkan iman kita kepada Kristus.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 06 Agustus 2018
[6/8 16:49] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*MENEMUKAN YESUS DALAM DIRI SESAMA*

🙂Seorang Guru bertanya kepada murid-muridnya, “Anak-anakku, bagaimanakah kalian bisa membedakan antara terang dan gelap? Salah seorang muridnya menjawab, “Gelap berarti kita tidak bisa melihat apa-apa, sedangkan terang kita dengan leluasa bisa melihat apa yang ada di sekitar kita.” Murid yang lainnya menjawab, “Gelap itu seperti malam, sedangkan terang itu seperti siang.”

🙂Mendengar jawaban dari murid-muridnya, sang guru lalu berkata, “Ya, memang benar, kita tak bisa melihat apa-apa ketika gelap, dan gelap itu seperti malam hari. Sedangkan, jika terang kita bisa melihat apa yang ada di sekitar kita, dan seperti siang hari. Namun  bukan itu yang saya maksudkan.” “Lalu apa?” Tanya salah seorang muridnya.

🙂Cobalah kalian memandang satu dengan yang lainnya, jika kalian memandang orang lain yang ada di sekitar kalian adalah sahabat, saudara, bahkan pun keluarga, maka disitulah kalian telah melihat terang. Namun, sebaliknya jika dalam diri kalian tidak memiliki cinta kasih terhadap sesama, maka itu berarti pandangan kalian tetaplah gelap, tetaplah malam, dan seperti orang buta yang tak bisa melihat keindahan di sekitar Anda.” Kata sang Guru.

🙂Sahabat, Tuhan selalu ada dalam diri sesama kita, jadi jika kita mengasihi dan mencintai sesama, maka itu berarti kita telah mencintai dan mengasihi Allah, dan itulah terang. Ia yang adalah Terang, menyinari hati kita untuk selalu memancarkan kasih bagi sesama yang ada di sekitar kita. Untuk itu, mari senantiasa kita menemukan Tuhan dalam diri sesama kita, agar pandangan kita semakin terang dan terarah pada kebenaran dari Dia yang adalah Sang Terang. 

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 07 Agustus 2018
[7/8 16:08] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*“UNTUK APA BERBUAT BAIK?”*

🙂Tatkala  sedang mendengarkan lagu yang berjudul, _“Love theme from Romeo & Juliet”_  saya dikejutkan oleh perkataan  seseorang, “Untuk apa berbuat baik?” Terhenyak dengan  kata-kata tersebut, akhirnya saya pun berkata, “Benar juga, untuk apa ya  berbuat baik?”

🙂Berbuat baik itu,  sudah menjadi kebijakan sejak dulu kala. Sejenak kita renungkan  _piwulang_ dari  Ki Ageng Sela – _“Serat Pepali”_  abad ke-17.

_Sapa-sapa wong kang gawe becik_
_Nora wurung mbenjang manggih arja_
_Tekeng saturun-turune_

Terjemahan:

Barangsiapa yang berbuat kebaikan
Pada akhirnya akan menemui    kesejahteraan
Hingga keturunannya

🙂Berbuat  baik – memang – pada akhirnya tidak hanya berguna bagi orang lain, namun juga bagi diri sendiri. Pepatah Tiongkok memunyai kata bijak yang agung. Tulisnya, “Jika Anda menyimpan sebatang ranting hijau di dalam hati, maka burung-burung akan datang dan berkicau di sana.” Maknanya: jika kita menyimpan hal-hal baik dalam hati, maka sukacita dan kebahagiaan akan selalu hadir di dalam hidup kita.

🙂Orang lain yang kita temui,  sudah selayaknya  kita baiki. Dalam hal ini, Plato (± 427 – 347 seb. M) pernah menulis, _“Be kind, for everyone you meet is fighting harder battle”_ – berbuat baiklah,  karena setiap orang yang kau temui sedang mengadapi perjuangan yang lebih sulit dari padamu. Kebaikan yang kita buat, meskipun  hanya  setitik, dapat mengurangi beban yang mereka pikul. 

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 08 Agustus 2018
[8/8 15:58] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*KELUAR UNTUK MASA DEPAN*

🙂Di sebuah desa, hiduplah seekor monster yang jahat dan menakutkan. Monster itu tinggal di sebuah rumah tua. Jika merasa terganggu, monster itu akan keluar dari rumah tua itu, dan  akan mengganggu warga, bahkan lebih daripada itu, monster itu akan memangsa siapapun yang dilihatnya. Sudah banyak yang meninggal dan luka-luka karena monster tersebut.

🙂Namun, apa daya penduduk desa tidak berani mengusir monster itu. Mereka tak pernah berusaha, dan mencoba mencari cara untuk mengusir monster kejam itu. Meskipun, mencari makan saja sulit karena takut keluar rumah, dan beraktivitas juga sulit, karena takut membuat keributan yang mengganggu ketenangan monster itu, tapi penduduk desa itu hanya bisa pasrah dengan keadaan yang ada. Mereka terus membiarkan monster itu tinggal di desa mereka. Alhasil, satu persatu penduduk desa itu meninggal, bukan karena dimangsa oleh monster kejam itu, tapi karena kelaparan di dalam rumah.

🙂Sahabat, seseorang yang selalu hidup dengan rasa takut dan terus menyimpan dendam serta kesedihan dalam hidupnya, maka itu berarti ia sama saja dengan menyimpan seekor monster kejam di dalam dirinya. Dan monster itulah yang terus mengganggunya, hingga ia tidak lagi merasa tenang dan tidak bisa menikmati hidupnya sendiri.

🙂Tentulah, setiap orang pasti memiliki rasa takut dan juga pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidupnya. Namun, bukan berarti itu harus di biarkan dan disimpan terus menerus, karena itu hanya akan menghambat dan menyiksa diri kita sendiri. Berusahalah untuk keluar dari rasa takut dan beranilah mengusir monster yang ada dalam dirimu. Karena hanya Andalah yang bisa melakukannya. Lakukanlah yang terbaik dan nikmatilah hidupmu dengan penuh sukacita.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 09 Agustus 2018
[9/8 16:23] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*YANG  KUAT  ITU  PENGAMPUN*

🙂Ketika  berkunjung ke vihara di Tomohon (3 bulan yang lalu), saya bertanya kepada _bhante_ tentang relasinya dengan orang lain. Sambil mengutip kata-kata bahasa Jawa, ia berkata, _“Manungso iku kudu jembar segarane”_  – selalu memberi maaf kepada siapa pun. Katanya lagi, “Orang yang mengampuni itu hidupnya menjadi ringan!”

🙂Setiap hari,  kita ini berelasi dengan orang lain. Jika kita “bermasalah” dengan orang lain, tentu akan menjadi beban. Orang menyebutnya dengan ungkapan, _“Rupak segarane”_ – orang tidak lagi mampu memberi maaf. Mereka lupa dengan kata-kata penulis lelucon dari Roma – Publius Syrus (85 – 43 seb. M), _“Ignoscito saepe alteri numquam tibi”_ – seringlah mengampuni orang lain dan jangan pernah (mengampuni) dirimu sendiri.

🙂Mahatma Gandhi (1869 – 1948) atau Martin Luther King (1929 – 1968)  – meskipun tidak pernah berkata – tetapi saya mengandaikan, mereka punya motto yang berbunyi, _“Ines clementia forti”_ – yang kuat itu pengampun. Orang-orang yang berjiwa besar ini percaya akan  _“power of love”_  – kekuatan kasih untuk mengampuni, _“forgive and forget!”_

🙂Lewat permenungan singkat ini, kita boleh berkata, _“Let bygones be bygones”_ – biarlah yang telah terjadi berlalu. Lupakanlah perselisihan Anda dengan orang orang lain dan maafkanlah.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 10 Agustus 2018
[10/8 16:19] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*Keberhasilan Adalah Buah Kesabaran*
                                                       
🙂Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan.
Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan.

🙂Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun, bila anda terkagum pada ketegaran seseorang dalam berusaha, anda menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan.
Berusahalah terus.

🙂Pohon besar mampu menahan terjangan badai karena memiliki batang dan akar yang kokoh. Belasan tahun diperlukan untuk menumbuhkan dan melatih kekuatan. Bulan demi bulan, hujan menguatkan jaringan kayunya.

🙂Tahun demi tahun, pohon-pohon besar lain melindunginya dari terpaan hujan. Tak ada hitungan malam untuk mencetak sebongkah batang yang tegar. Tak ada hitungan siang untuk menumbuhkan akar yang kekar mencengkeram bumi.

🙂Hanya dengan kesabaranlah anda bisa meraih keberhasilan. Tumbuhkan kesabaran bukan sekedar kecepatan meraih sukses.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 11 Agustus 2018
[11/8 15:06] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

HR SP Maria Diangkat ke Surga  

Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56.
BUNDA MARIA TELADAN KITA

😊 Pada   suatu  hari Maria mengunjungi Elisabet saudarinya. Secara sepintas kunjungan kekeluargaan ini bersifat biasa saja. Tapi ada sesuatu yang spesial di dalam perjumpaan dua wanita yang sangat terberkati ini. 

😊 Pada kesempatan ini Maria mengungkapkan imannya dalam sebuah kidung yang indah. Kidung ini merupakan madah sukacita. Sukacita karena Allah adalah Tuhan yang sangat mencintai manusia. Kasih-Nya berlangsung turun temurun teristimewa kepada orang-orang yang takwa kepada-Nya. Allah tidak berkenan akan segala bentuk kesombongan dan kecongkakan hati. Kidung ini berisi keseluruhan penghayatan iman Maria sekaligus mengungkapkan apa yang menjadi kehendak Tuhan atas kehidupan manusia. 

😊 Para sahabat, orang beriman adalah orang yang hidupnya dipersembahkan secara total kepada Tuhan. Maria dipilih Tuhan untuk sebuah tugas yang mulia karena imannya yang luar biasa. Ia adalah sosok yang secara total memasrahkan hidupnya kepada Tuhan. Tuhan menjadi satu-satunya tumpuan harapan keselamatan dalam hidupnya. 

😊 Inilah ajakan bagi kita untuk semakin percaya kepada Tuhan. Barangkali ada pengalaman di mana kita merasa ragu bahkan marah kepada Tuhan. Marilah pada kesempatan ini kita semakin berani menyerahkan seluruh kehidupan kita ke tangan Tuhan. Tuhan yang paling tahu kehidupan kita dan menyelenggarakan yang indah untuk kita.

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 12 Agustus 2018
[11/8 16:12] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MENOLONG ORANG LAIN BERARTI MENOLONG DIRIMU SENDIRI*

🙂Baru sebulan menikah, terpaksa Dito harus merelakan istrinya. Istrinya mengalami kecelakaan mobil yang sangat parah, hingga membuatnya tewas tepat di tempat kecelakaan. Dito sangat terpukul bahkan putus asa, karena ia harus kehilangan orang yang dicintainya, dan karena ia belum sepenuhnya merelakan istrinya, maka setiap hari ia mengunjungi kubur istrinya dengan membawa bunga yang sangat cantik untuk istrinya.

🙂Anehnya, setiap kali ia mengunjungi kubur istrinya, tidak  ada satu pun bunga berada di atas kubur milik istrinya. Ia lalu bertanya kepada penjaga pemakaman, dan ternyata memang penjaga pemakanlah yang mengambilnya. Ia mengambil bunga itu dan dibawa ke rumah sakit terdekat, diberikannya bunga itu pada anak-anak yang menderita kanker, sebagai hadiah kepada mereka. Karena menurutnya, akan lebih berguna jika bunga yang cantik itu diberikan kepada mereka yang masih hidup daripada orang yang sudah mati. Dan pastinya, bunga itu akan  memberikan keindahan dan kebahagiaan tersendiri kepada anak-anak itu.    

🙂Dito merasa terharu dengan semua yang katakan oleh penjaga pemakaman itu, hingga ia dengan sadar dan mau ingin memberikan secara langsung bunga-bunga yang indah itu kepada anak-anak penderita kanker tersebut. Hal itu dilakukannya setiap hari, hingga akhirnya kesedihan dan keputusasaan yang dirasakannya perlahan mulai hilang. 

🙂Sahabat, inilah makna dari menolong. Kita bukan hanya menolong orang lain, tapi juga telah menolong diri kita sendiri. Belajarlah untuk menolong orang lain dan lakukanlah itu setiap hari, karena ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menolong orang lain dan juga untuk diri kita sendiri.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 13 Agustus 2018
[13/8 16:16] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI*

🌟 Cerita Bermakna

Hadiah Ketekunan

🙂 Ada seorang petani yang menanam pohon anggur berkualitas baik tapi hanya bisa dinikmati setelah berumur dua puluh tahun.

🙂 Sang raja yang kebetulan melewati perkebunan itu berkata, Hai petani, sungguh beruntunglah engkau jika dua puluh tahun yang akan datang engkau masih hidup. Kalaupun buah anggur ini berhasil berbuah, bawalah kepadaku ada hadiah istimewa untukmu.

🙂 Dua puluh tahun kemudian, pohon anggur itu telah berbuah. Si petani pun membawa anggur yang lezat itu kepada raja. Atas keberhasilannya itu, sang raja memberikan begitu banyak emas kepada petani itu.

🙂 Petani lain yang mendengar keberuntungan petani itu, ikut membawa hasil kebun mereka kepada raja dengan harapan bisa memperoleh hadiah yang sama. Tapi karena mereka tidak mengetahui alasan di balik pemberian hadiah itu, tentu mereka tidak mendapat apa-apa.

🙂 Sahabat, keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup tentu tidak datang begitu saja, selalu ada usaha dan kerja keras di baliknya. Oleh sebab itu, tekunlah dalam usaha agar pada saatnya nanti kita dapat memetik hasil yang menggembirakan. 👍

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 14 Agustus 2018
[14/8 15:55] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI* ❤

🌟 Kebijaksanaan Hidup

KEGELISAHAN PARA REFORMATOR

🙂 Kadang kala kita terjerembab dengan kegelisahan sesaat,  tatkala melihat sesuatu yang tidak beres. Misalnya, hendak mengadakan rapat atau  _meeting,_ tetapi para penentu kebijakan belum juga datang.

🙂 Lantas karena punya wewenang, mereka bertindak sewenang-wenang. Rasanya ingin segera “membenahi” sikap para “pemainnya” itu. Itulah _embrio_ reformasi yang sudah ada, meskipun kecil. Inilah kegelisahan yang – tentu – pernah kita alami.

🙂 Kegelisahan juga  yang dialami oleh para pembaru maupun reformator dan di sana  energinya menjadi  _powerful._  Mereka gelisah dengan situasi kehidupan menggereja pada zaman itu. Mereka gelisah   menyaksikan  tatanan hidup  bermasyarakat yang  kacau-balau  atau _chaos._  Mereka gelisah, hidup dalam suasana yang penuh korup. Kegelisahan mereka tidak hanya berhenti di situ, melainkan diimbangi dengan _take action._

🙂 Harga “kegelisahan” mereka amat mahal, bahkan terkadang harus dibayar dengan nyawanya sendiri. Fransiskus Asisi (1182 – 1226) meninggalkan harta kekayaan ayahnya (1206) karena dipanggil oleh Kristus, “Ayo, pulihkan rumah-Ku!”  Teresa dari Avila (1515 – 1582) mengalami  penampakan dan ekstase: Hatinya merasa ditembus oleh cinta ilahi bagaikan oleh sebatang tombak.

🙂 Pengalaman ini sebagai titik tolak  baginya untuk mendirikan sebuah biara yang berpegang teguh pada anggaran dasar Karmelit yang asli (tak berkasut) yaitu Biara St. Yosef di Avila. Sejak  1562, ia mengelilingi Spanyol dan mendirikan biara-biara baru untuk kaum wanita maupun untuk pria dengan bantuan St. Yohanes dari Salib (1542 – 1491). 

🙂 Inilah  beberapa contoh para “Reformator yang gelisah.”  Buku tulisan,  Jost Kokoh  Pr yang berjudul, _“XXI Interupsi – Tokoh-tokoh Katolik Pengguncang dunia,”_  hendak memperlihatkan kepada kita, bahwa mereka adalah orang-orang yang “gelisah”. 

🙂 Dunia sedang “sakit” dan ini perlu diobati dan pada waktu itu muncul istilah unik yakni “penyakit zaman” (Bdk.  hlm. 35 – 42)  seperti apa yang dikatakan oleh Jules Chevalier (1824 - 1907).

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 15 Agustus 2018
[15/8 15:50] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI* ❤

🌟 Inspirasi Kitab Suci

Menerima Kritik

🙂 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi. (Ams. 15:31-32)

🙂 Kerap terjadi kita lebih suka mendengarkan pujian daripada kritik. Padahal kritik atau teguran yang benar amat bernilai untuk kemajuan pribadi kita.
Mari kita renungkan lebih jauh, bukankah kritik yang disampaikan orang kepada kita itu berarti ia sedang bersikap jujur dan mengutarakan kebenaran untuk kita?
Sahabat, dunia ini begitu luas tapi kemampuan dan pengetahuan kita tentu ada batasnya.

🙂 Maka bersikap terbukalah untuk menerima kritik ataupun teguran dari sesama. Berbesarhatilah jika suatu saat hasil pekerjaan atau bahkan sikap kita dikritik atau dinilai kurang baik oleh orang lain.

🙂 Pandanglah orang yang memberi kritik itu sebagai sahabat yang memberi perhatian demi kemajuan dan perkembangan pribadi kita.

PERCIKAN HATI ❤
Kamis, 16 Agustus 2018
[16/8 15:52] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*HATI  YANG  PENGAP*  

🙂Sering kali,  kita terjebak dalam kepengapan  yang mendalam. Pengap, karena berhadapan dengan situasi rumah tangga yang menjemukan. Seorang ibu berkata, “Saya ini hendak  bicara dengan suami takut salah dan jika tidak bicara  sepertinya hati menjadi tertekan.” 

🙂Kehidupan komunitas yang tidak cocok pun – mungkin – seperti itu. Dalam satu rumah, main _kucing-kucingan._ Teman yang satu sengaja tidak hendak ingin berjumpa, maka ia berbuat seolah-olah sibuk. Masing-masing sibuk dan akhirnya malam pun diakhiri  tanpa  _completorium._

🙂_“Rumahku istanaku”_  diganti dengan _“Rumahku nerakaku”._ Rumah atau biara atau pastoran _aura-nya_ menjadi pengap.  Pemandangan ini mirip dengan novel  berjudul  _Pompii_ yang ditulis oleh Robbert  Harris, penulis Inggris  – lahir tahun 1957 di Nottingham. 

🙂Meletusnya gunung Vesuvius pada tahun 79  membuat udara  kota Pompii panas dan orang-orang pun tersiram lahar panas dan tewas dalam sekejap. Dalam novel tersebut dilukiskan bagaimana kematian yang belum siap menimpa penduduk Pompii. Ada yang sedang memasak, ada yang sedang beraktivitas, ada yang sedang berlutut. Suatu pemandangan yang mengerikan.  Kita bisa membayangkan, betapa panasnya udara pada saat itu. Kota besar itu pun bagaikan  bilik yang sempit karena debu bercampur deru suara gunung yang menyembur-nyemburkan lahar panas.

🙂Orang-orang kaya yang terperangkap dalam rumah mewahnya pun diwarnai rasa pengap yang mendalam. Dalam rumah tidak ada udara, lilin-lilin  pun mati, sehingga yang muncul hanyalah bisik-bisik doa yang ditujukan kepada patung  Jupiter,  _king of the kings_  dan Vulcanus, penguasa Gunung Api. 

🙂Suasana hati yang pengap  – barangkali – pernah kita alami.  Kita pengap dengan lingkungan, pengap berelasi dengan _liyan_ dan pengap berhubungan dengan diri sendiri. Tidak perlu kuatir, karena cepat atau lambat,  kepengapan pun akan berkurang. Biarawan  trappist Amerika, kelahiran Prancis –  Thomas Merton (1915 – 1968) pun berkata, _“The more you try to avoid suffering, the more you suffer”_ – ketika Anda berusaha sekuat tenaga menghindari penderitaan, maka Anda akan lebih menderita.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 17 Agustus 2018
[16/8 16:22] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MENJADI PRIBADI YANG SETIA*

“Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia...” (Mzm. 37:3)

🙂Kesetiaan itu begitu penting dan memiliki nilai yang besar bagi hidup kita masing-masing. Sebagai orang beriman, kita dipanggil untuk selalu setia, setia kepada Tuhan, pasangan kita, relasi kita dengan orang lain, maupun dalam pekerjaan kita masing-masing. Kita dipanggil bukan hanya sekedar mengakui diri bahwa kita adalah pribadi yang setia, tapi lebih daripada itu, kita dipanggil untuk selalu berusaha hidup setia di dalam kehidupan kita setiap hari.

🙂Orang yang setia adalah mereka yang bertanggungjawab atas semua hal yang telah dilakukannya. Mampu bertahan dalam setiap kesulitan yang dialaminya, dan dengan sadar mau memberikan yang terbaik bagi orang lain dan bagi dirinya sendiri. Tidak hanya mencintai dirinya sendiri, tapi juga mencintai dan menyayangi orang-orang yang ada di sekitarnya. Penuh perhatian dan rela berkorban juga terdapat pada orang yang setia.

🙂Sahabat, menjadi orang yang setia memang sangat sulit, tapi ketahuilah sesulit-sulitnya itu pasti akan berbuah manis. Kelak kesetiaan kita itu akan memberikan warna yang indah di kemudian hari. Mintalah pertolongan Tuhan, agar kelak kita dimampukan untuk menjadi pribadi yang setia. Ia pasti akan menolong kita yang selalu setia kepada-Nya. Bahkan pun berkat-Nya akan selalu tercurah bagi kita yang sungguh-sungguh setia kepada-Nya.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 18 Agustus 2018
[18/8 18:23] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Renungan
Hari Minggu, Pekan Biasa XX
Ams. 9:1-6; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58.

*HIDUP DALAM ALLAH*

😊 Bagaimanakah kita bisa memahami hidup dalam Allah?  Hidup dalam Allah adalah kehidupan di mana  Allah ada dalam kita dan kita hidup dalam iman kepercayaan penuh kepada-Nya
 
😊 Bacaan Injil pada hari ini menjelaskan hal itu dengan baik “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal”. Itulah teks yang berbicara tentang hidup dalam Allah.  Hidup dalam Allah bukan hanya soal kita hidup seperti layaknya orang-orang lainnya.  Kita bukan hanya hidup karena kita bernafas, atau karena kita makan. Lebih dari itu, kita hidup dalam Allah, dengan hidup yang kekal.

😊 Hidup biasa itu normal untuk setiap orang, tetapi hidup kekal itu luar biasa, karena sifatnya bukan semantara tetapi sampai sepanjang segala masa. Itu adalah kehidupan dalam keilahian dan dalam keabadian. Hidup kita terbatas pada hidup fisik duniawi. Tetapi hidup dalam Allah menembus batas-batas fisik, dan menggapai dimensi rohani, di man Allah adalah kekuatan dan Penuntun kita. Di dalam Allah kita menghasilkan buah. Di dalam dia kita beroleh sukacita melampaui kesenangan duniawi, karena di sana ada ketenangan jiwa orang jujur dan benar, ketenangan hati seorang yang luhur budi dan jiwanya. 

😊 Makan daging dan minum darah Yesus, adalah tanda menjadi satu dengan Yesus dalam segala hal, dalam kerinduan, harapan dan cita-cita, juga dalam tindakan nyata. Ekaristi sendiri adalah sakramen persekutuan kita dengan Allah. 

PERCIKAN HATI❤
Minggu, 19 Agustus 2018.
[18/8 18:28] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MENGHARGAI DIRI SENDIRI DAN TETAP RENDAH HATI*

“… Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yak. 4:6b)

🙂Menghargai diri sendiri memang penting, tapi jangan berlebihan, karena biasanya orang yang menghargai diri secara berlebihan akan berdampak pada kesombongan. Alhasil, ia akan sering membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, dan merasa diri bahwa dia lebih baik dari orang lain. Hingga timbul perasaan iri hati, membenci dan merendahkan orang lain.

🙂Sahabat, kesombongan adalah salah satu sikap yang memancing kita untuk jauh dari Allah. Karena pada kenyataannya, ketika kita membanding-bandingkan diri dengan sesama, maka itu pun berarti kita membanding-bandingkan diri dengan Allah, dan ketika kita merendahkan orang lain, maka itu juga berarti kita telah merendahkan Allah. Lalu apakah kita pantas menyombongkan diri di hadapan Allah? Bukankah semua yang kita miliki itu adalah pemberian-Nya?

🙂Inilah yang perlu kita ingat, bahwa Allah menginginkan kita untuk mau menghargai diri kita sendiri, tapi lebih daripada itu, kita jangan pernah menjadi pribadi yang sombong. Tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati, yang bukan hanya mencintai diri sendiri, tapi juga mencintai dan mengasihi orang lain. Bukalah hati kita untuk segala kekurangan-kekurangan kita dan mulailah memperbaiki hidup kita menjadi lebih baik, yang sungguh-sungguh mendatangkan berkat bagi diri kita sendiri juga bagi sesama.

PERCIKAN HATI❤
Senin, 20 Agustus 2018.
[20/8 16:18] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Inspirasi Kitab Suci

*MEMINTA DAN MELAKSANAKAN KEHENDAK-NYA*

“Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya daripada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. (1Yoh. 3:22)

🙂Salahkah bila kita selalu datang memohon dan meminta sesuatu kepada Tuhan? Tentu tidak! Karena sudah menjadi tugas kita sebagai umat Allah untuk selalu datang kepada-Nya dan meminta pertolongan daripada-Nya. Melalui keterbatasan kita sebagai manusia lemah, kita bisa meminta dan memohon kepada Dia yang berkuasa atas langit dan bumi, penyertaan-Nya untuk hidup kita masing-masing.

🙂Kendati demikian, haruslah kita ingat bahwa amatlah indah dan mengagumkan, jika kita bukan hanya sebatas datang memohon dan meminta kepada-Nya, tapi lebih daripada itu, kita tidak melupakan tujuan hidup kita yang dikehendaki oleh Allah, yakni melaksanakan segala kehendak-Nya. Kita bisa saja berharap kepada-Nya, namun hal itu akan menjadi sia-sia jika pergharapan kita tidak dilengkapi dengan tindakan nyata. Kita bisa memohon kepada-Nya, namun hal itu belum tentu akan terwujud sesuai dengan yang kita minta, jika kita tidak sungguh-sungguh percaya kepada-Nya.

🙂Ingatlah, Tuhan sungguh baik, Ia tahu apa yang kita minta bahkan sebelum kita meminta kepada-Nya, Ia tahu apa yang kita perlukan, bahkan sebelum kita menyadari segala kebutuhan yang kita butuhkan. Dan kini mestinya kita sadar bahwa semua yang kita minta kepada-Nya, itu tergantung dari keyakinan, kesiapsediaan, dan bagaimana perbuatan  serta tindakan kita setiap hari.

🙂Marilah senantiasa kita memulai hidup yang baru dengan cara yang benar, sesuai dengan kehendak-Nya, agar setiap permohonan dan permintaan kita kepada-Nya, kelak akan terbalaskan dengan akhir yang menggembirakan dan memuaskan hati kita.

PERCIKAN HATI❤
Selasa, 21 Agustus 2018
[21/8 16:13] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*MEMBANGUN MELALUI KATA-KATA*

🙂Terjadi kecelakaan dalam terowongan kereta api. Semua penumpang terjebak di tengah terowongan. Tidak ada yang meninggal, tapi ada yang terluka meskipun hanya luka ringan. Semuanya panik, dan banyak penumpang yang berteriak, "Kita tidak bisa keluar, kita terjebak, kita akan mati."

🙂Tiba-tiba ada suara yang berteriak, "Tenang-tenang, kita semua pasti akan keluar, bantuan pasti akan datang." Kemudian suasana menjadi tenang. “Sekarang, tenangkanlah pikiran Anda, dan mari bersama kita berpikir untuk mencari jalan serta solusi yang baik agar kita bisa keluar dari sini dengan selamat.” Lanjut suara itu.

🙂Kemudian, mereka bekerja sama mencari jalan keluar dari terowongan itu, berbagai cara mereka lakukan, ada yang mencari cara dengan memberikan tanda bahwa mereka butuh bantuan, ada yang menolong mereka yang terluka, dan ada yang mencari jalan keluar dari terowongan tersebut. Ternyata usaha mereka tidaklah sia-sia, karena tak lama kemudian bantuan datang, dan akhirnya semua penumpang bisa keluar dari terowongan itu dengan selamat. Entah karena apa, bantuan secepat itu datang, tapi hal itu tentunya tidak lepas dari pikiran yang tenang, yang membuat mereka berusaha bersama, hingga akhirnya semua bisa selamat.

🙂Sahabat, kata-kata yang membangun bisa memberikan makna yang besar bagi orang lain dan juga bagi diri kita sendiri. Belajarlah dan biasakanlah untuk selalu mengeluarkan kata-kata yang membangun daripada kata-kata yang menjatuhkan. Kelak keberuntungan dan kebaikan akan selalu berpihak kepada kita, karena kata-kata yang kita ucapkan akan mengantar kita pada kebahagiaan sejati.
 
PERCIKAN HATI❤
Rabu, 22 Agustus 2018
[22/8 12:11] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*MEMULAI HIDUP BARU*

🙂Ada seorang pemuda mengunjungi gurunya untuk meminta nasihat kepadanya. Pemuda itu merasa hidupnya sangatlah tersiksa, orang tuanya telah meninggal, ia dipecat dari pekerjaannya, pendengarannya mulai bermasalah, tabungannya mulai habis, dan kekasihnya telah meninggalkannya.

🙂Mendengar curahan hati dari pemuda tersebut, sang guru akhirnya mengajaknya pergi ke sebuah pulau kecil yang tidak ada penghuninya. Pulau itu indah dan tidak menakutkan. Sesampainya di pulau tersebut, sang guru lalu menyuruh pemuda itu turun dari perahu. Pemuda itu lalu turun dari perahu tersebut, dikiranya gurunya pun ikut turun bersamanya, namun ternyata hal itu salah. Gurunya berbalik dan meninggalkannya. Melihat akan hal itu, pemuda itu marah dan kecewa. Ia berteriak sekuat-kuatnya dengan air mata di pipinya dan merasa bahwa tidak ada orang yang menyayanginya.

🙂Keeseokan harinya, ketika ia bangun, betapa kagetnya ia karena melihat gurunya sudah ada di sampingnya. Tak berpikir lama, pemuda itu langung mengeluarkan kata-kata yang pedas kepada gurunya. Namun sang guru dengan tenang berkata, “Sekarang bukalah mantelmu, dan taruhlah di kayu itu.” Meskipun marah, namun pemuda itu tetap melakukannya. “Ini adalah kamu (sambil menunjuk mantel yang diletakkan di kayu tersebut), tinggalkan kehidupanmu yang sulit itu, dan mulai untuk hidup yang baru. Mari kita pulang, dan kini kamu adalah dirimu yang baru, yang mau memulai hidup baru yang lebih baik.” Lanjut sang guru. Pemuda itu lalu menangis dan kembali tersenyum, karena ternyata gurunya tidak pergi meninggalkannya.

🙂Sahabat, kesedihan dan masa lalu yang kelam bukan untuk dipendam, karena hal itu hanya akan menghambat kebahagiaan dan kesuksesan kita. Buanglah dan tinggalkan semua rasa sakitmu dan mulailah untuk menjalani hari-hari yang baru, dengan semangat baru, dan dengan tujuan yang lebih baik.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 23 Agustus 2018
[23/8 16:23] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*MELIHAT DENGAN IMAN DAN KASIH*

“Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (2 Kor. 4:18)

🙂Mengapa manusia mudah serakah, egois, dan sombong? Karena manusia cenderung lebih tertarik melihat dan menilai dari sisi duniawi.

🙂Ketika kita melihat orang lain memiliki rumah yang bagus, dikagumi oleh banyak orang, memiliki jabatan tinggi, dan sebagainya. Maka mulailah kita terpancing untuk menilai orang lain, hingga akhirnya hati nurani kita tidak digunakan lagi. Kita dibutakan dengan hal-hal duniawi, dan lupa akan iman kita. Kita mati-matian mengejar apa yang orang miliki, meskipun dengan cara yang tidak layak, dengan satu alasan agar orang lain mengagumi kita dan kita dianggap yang berkuasa. 

🙂Sahabat, kita memang membutuhkan uang dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, tapi jangan menjadi orang yang serakah, egois dan sombong. Pikirkanlah masa depan yang cerah, yang bukan hanya masa depan di dunia ini saja, tapi masa depan di kehidupan kita selanjutnya.

🙂Tuhan menginginkan kita untuk menjadi pribadi yang bijaksana dalam berpikir dan bertindak, bukan menjadi pribadi yang diperbudak dengan hal-hal duniawi. Karena itu, jangan pernah melihat dan menilai dari sisi duniawi tapi lihat dan nilailah sesuatu dari sisi iman dan kasih, agar kelak kita pun semakin terarah pada masa depan yang bahagia bersama Dia yang Mahabaik.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 24 Agustus 2018
[24/8 16:06] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*KESULITAN MEMBUAT KITA MENJADI LEBIH BERGUNA*

🙂Jangan pernah bertanya, mengapa hidup kita selalu dirundung kesulitan, tapi belajarlah untuk lebih memahami bahwa ternyata kesulitan itulah yang membuat hidup kita lebih bermanfat.

🙂Bayangkan jika kita diciptakan hanya untuk makan dan tidur saja, tak perlu mencari kebutuhan hidup kita, dan tak perlu bekerja, karena semua yang kita inginkan sudah ada. Apakah hidup kita bermanfaat?

🙂Sahabat, kesulitan selalu ada dan akan selalu menghiasi hidup kita. Kita tak perlu takut dan menghindarinya, tetapi kita harus mengatasinya. Karena semakin kita berusaha mengatasinya, maka semakin kita menjadi kuat dan bermanfaat.

🙂Kuat dalam arti sesungguhnya mampu menahan setiap godaan dan kesulitan yang ada, serta menjadikan diri kita bermanfaat yang bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain melalui perbuatan dan tindakan kita setiap hari.

PERCIKAN HATI❤
Sabtu, 25 Agustus 2018
[25/8 21:02] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI ❤

Hari Minggu, Pekan Biasa XXI

Yos. 24:1-2a,15-17,18b; Ef. 5:21-32;
Yoh. 6:60-69.

HIDUP ADALAH PILIHAN

😳 Injil hari ini berhubungan dengan kisah sebelumnya yakni tentang roti hidup. Yesys berjatam “makanTubuh-Ku dan minum Darah-Ku”. Banyak orang yang mendengarkan Yesus termasuk para murid-Nya kaget dan merasa perkataan Yesus sangat keras.  Akhirnya mereka memilih untuk mundur tanpa mencermati bahkan merenungkan perkataan Yesus. Yesus juga mengatakan perkataan-Nya adalah roh dan kehidupan. Kata-kata Yesus dalam pengajaran memang dapat memberikan semangat dan memberikan kehidupan kepaa orang yang percaya pada-Nya namun sekaligus juga dapat membuat banyak menjadi orang gusar apakah terus memilih Dia atau meninggalkan Dia.

😊 Yang sangat menarik dalam Injil ini adalah Petrus tidak mau meninggalkan Yesus. Mengapa? Perjalanan serta pengalaman yang hidup bersama Yesus membuat Petrus memilih suatu keputusan yang sangat tepat. Setia kepada apa yang dipilihnya membuat segala sesuatu menjadi terbuka. Pada perjamuan malam terakhir, Yesus menunjukkan Tubuh dan Darah-Nya yang sekarang kita rayakan dalam perayaan Ekaristi Kudus.

😊 Dalam kehidupan ini, kita sering kali memilih. Pengalaman hidup sehari-hari dapat membantu kita untuk membuat pilihan yang tepat. Pengalaman rohani yang direnungkan dapat membantu kita senantiasa memilih untuk tetap beriman kepada Allah sama seperti yang dialami oleh Yosua dalam bacaan pertama yang tegas dalam pilihan terhadap Allah. Amin.

PERCIKAN HATI❤
Minggu. 26 Agustus 2018
[25/8 21:04] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Kebijaksanaan Hidup

*SAAT BERTEMU*

🙂Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) tak mudah ditemukan.

🙂Saat bertemu penolongmu, ingat untuk berterima kasih padanya.
Karena ialah yang membantu mengubah hidupmu

🙂Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Tersenyumlah dengan wajar .
Karena ialah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang cinta

🙂Saat bertemu orang yang pernah kau benci, sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh  dan kuat.

🙂Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

🙂Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

🙂Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu, gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

🙂Dan Saat engkau bertemu seseorang yang saat ini menemanimu seumur hidup (suami / istri) kita,
berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati yang kau cari.

PERCIKAN HATI❤
Senin. 27 Agustus 2018
[27/8 16:07] Percikan HATI: *WA ROHANI PERCIKAN HATI* ❤

🌟 Kebijaksanaan Hidup

KITA MEMBUTUHKANNYA

🙂 " Bahwa akau tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.” (Mazmur 119:71)

🙂 Adakalanya apa yang kita takuti terjadi dalam diri kita, adalah hal yang sebenarnya kita butuhkan.

🙂 Sahabat, setiap dari kita tentunya tidak menginginkan kegagalan, keecewaan, dan sakit hati. Namun, jika hal ini tidak kita alami atau tidak menjadi bagian dari hidup kita, maka sampai kapan pun kita tidak akan pernah berkembang, karena kita tidak akan pernah mengetahui apa yang seharusnya kita perbaiki dalam diri kita untuk mencapai hidup yang lebih baik. Dengan kata lain, kita yang tidak sempurna ini membutuhkan kesadaran untuk lebih meningkatkan kualitas hidup kita menuju pada kesempurnaan yang semestinya sebagai umat Allah.

🙂 Oleh karena itu, jangan takut jika nantinya kita gagal, kecewa dan sakit hati, tapi jadikanlah itu sebagai langkah awal agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Demikian juga, jangan pernah menutup diri jika nantinya kita mengalami kegagalan dan terluka, tapi belajarlah agar nantinya kita tidak akan gagal dan terluka lagi.

🙂 Kita tidak hanya sendiri di dunia ini, maka terbuka untuk menerima segala kritik dan saran dari orang lain baik untuk kita. Asalkan kita terus berpikir positif, maka semua yang kita alami dan yang kita terima akan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

PERCIKAN HATI ❤
Selasa, 28 Agustus 2018
[28/8 16:20] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Motivasi Rohani

*MENJADI BERKAT BAGI ORANG LAIN*

"Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka" (2 Kor 5: 15).

🙂Salah satu kebahagiaan terbesar kita adalah menjadi berkat bagi orang lain. Mengapa? Karena pada dasarnya kita ini adalah makhluk sosial yang diciptakan Allah untuk bisa saling melengkapi, menolong, dan mengasihi satu dengan yang lain. Allah yang penuh cinta, memberikan cinta-Nya kepada kita agar kelak kita pun bisa memberikan cinta kepada orang-orang yang ada di sekitar kita.

🙂Amatlah menyedikan jika kita membiarkan diri kita sendiri hidup dalam kesepian, tidak mau membantu orang lain, menolong, bahkan menyapa orang lain pun tidak. Jika terus-terusan kita seperti ini, maka sampai kapan pun kita tidak akan pernah bahagia, karena semua yang kita lakukan akan terasa sia-sia. Sebab gairah hidup seseorang itu justru timbul ketika kita mau memberi diri menjadi pribadi yang bisa mendatangkan berkat bagi orang lain.

🙂Sahabat, semoga kita senantiasa semakin terpanggil menjadi penyalur berkat Tuhan bagi sesama kita. Melalui usaha, kegiatan, tindakan, dan perbuatan kita setiap hari, hendaklah kita lebih mengutamakan kebahagiaan bersama, bukan hanya kebahagiaan pribadi. Semoga, pengorbanan dan cinta Yesus, senantiasa mengobarkan semangat yang ada dalam diri kita, untuk terus menjadi penyalur berkat Tuhan bagi sesama.

PERCIKAN HATI❤
Rabu, 29 Agustus 2018
[29/8 16:16] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Cerita Bermakna

*BUKAN SEKEDAR DIDENGAR*

🙂Seorang pastor muda baru saja memasuki desa kecil, dan anehnya hal itu membuat banyak orang terkagum-kagum dengannya. Ternyata di hari minggu pertama, ketika ia memimpin Perayaan Ekaristi, banyak orang terpanggil dan mengagumi kemampuannya dalam berkhobtah.

🙂Tiba saatnya pada hari minggu yang kedua bagi pastor memimpin Perayaan Ekaristi  di desa itu. Banyak orang sudah hadir dan duduk di dalam Gereja. Ketika saatnya berkhotbah, anehnya pastor menyampaikan khotbah yang kurang lebih sama dengan yang dikatakannya pada minggu pertama. Awalnya, umat tak memusingkan akan hal itu. Namun ternyata, sampai minggu yang keempat, ketika pastor memimpin perayaan Ekaristi khotbahnya kurang lebih sama.

🙂Hingga akhirnya salah satu umat yang ada di desa itu bertanya kepada pastor tersebut. “Apakah Anda tidak mempunyai khotbah yang lain? Karena yang saya mengerti, khotbah yang Anda berikan kepada kami kurang lebih sama isinya? Menanggapi pertanyaan ini, pastor mudah itu berkata, “Ya, karena saya belum melihat apa yang saya ajarkan di dalam khotbah pertama, telah Anda lakukan. Jadi mengapa saya harus membebani Anda dengan hal yang lain?”

🙂Sahabat, hidup bukan hanya sekedar mendengar saja, tapi amatlah indah jika apa yang kita dengar, dapat kita praktekkan dalam hidup keseharian kita. Belajarlah bukan hanya menjadi pendengar yang baik, tapi lebih dari pada itu, jadilah pribadi yang mau melaksanakan semua perintah Allah, agar semakin nyata dan besar rahmat Allah di dalam kehidupan kita masing-masing.

PERCIKAN HATI❤
Kamis, 30 Agustus 2018
[30/8 16:03] Percikan HATI: *WA ROHANI*
PERCIKAN HATI❤

🌟Mutiara Iman

*KEBAHAGIAAN DI BALIK RASA SYUKUR*

“Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya.” (Mazmur 86:12)

🙂Rasa puas menjadi hal yang sulit dirasakan oleh manusia pada umumnya. Kendati demikian, bukan karena manusia tidak bisa merasa puas, tapi karena manusia sulit menerima kenyataan tentang dirinya dan sulit untuk mensyukuri semua yang ia miliki. Alhasil, jika terus-terusan merasa ada yang kurang, dan tidak menerima kenyataan terhadap diri sendiri, maka sampai kapan pun hidup kita menjadi tidak bahagia.

🙂Sahabat, cobalah untuk mensyukuri dan menikmati apa yang Tuhan telah berikan kepada kita. Jika kita memiliki pekerjaan, maka bekerjalah dengan sebaik mungkin. Jika kita memiliki pasangan, keluarga, teman, kenalan, maka sayangilah dan perlakukanlah mereka dengan baik.

🙂Demikian juga, bagaimana diri Anda saat ini, terimalah segala kekurangan yang ada di dalam diri Anda, agar Anda pun bisa dengan penuh syukur dan sukacita menjalani hidup ini dengan baik. Dengan kata lain, semakin kita menghargai diri kita sendiri, maka semakin pula kita belajar bagaimana menghargai orang lain layaknya kita menghargai diri kita sendiri.

🙂Jika hal ini terus kita lakukan dalam hidup keseharian kita, maka percayalah kebahagiaan akan terus menyelimuti hidup kita. Karena kebahagiaan yang sesungguhnya tentu tak lepas dari rasa syukur kita kepada Allah.

PERCIKAN HATI❤
Jumat, 31 Agustus 2018

Popular Posts Widget