Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan Hidup. Tampilkan semua postingan

TUNTUTAN TUHAN

TUNTUTAN TUHAN

Sahabat saya soerang kepala sekolah swasta, dia jujur, disiplin, no kompromi terhadap  korupsi ( bukan iklan kampanye lho )

Ia adalah orang yang sangat memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Gaji guru dan karyawan beberapa kali dinaikkan agar standar hidup mereka membaik

Disisi lain iapun menuntut agar semua karyawan dapat memberikan yang terbaik untuk sekolah tersebut. Ia tidak segan-segan untuk marah dan menegur karyawan yang malas dan tidak melakukan hal yang seharusnya

Dalam bacaan Lukas 12 : 48, Tuhan Yesus berbicara tentang tuntutan; siapa yang diberi banyak akan dituntut banyak pula. Itu sudah hukumnya. Tuhan tidak akan pernah memberikan sesuatu kepada manusia, apabila hal itu akan mereka sia-siakan

Dia akan menuntut pertanggungjawaban atas segala sesuatu yang diberikan kepada kita. Ini bukan berarti Tuhan tidak rela memberikannya kepada kita, melainkan Dia ingin agar semua yang ada pada kita dapat dipakai secara maksimal sesuai dengan tujuan yang Tuhan kehendaki

Tentunya Tuhan tidak akan sembarangan memberikan sesuatu kepada manusia. Tuhan tidak akan memberi cangkul kepada pemain sepak bola, atau gergaji kepada tukang masak.

Tuhan tetap akan memberikan bola kepada pemain sepak bola. gergaji kepada tukang kayu, dan cangkul kepada petani

Selanjutnya, Tuhan akan menuntut agar bola, gergaji cangkul digunakan secara maksimal oleh masing-masing pribadi tersebut

Seberapa besar kita menyadari segala pemberian Tuhan dan seberapa besar kita memahami tuntutan-Nya?

Bagaimana dengan waktu, kepintaran, talenta atau bakat, bahkan harta yang Tuhan berikan kepada kita? Apakah kita sudah menggunakannya sesuai tuntutan Tuhan

Pengendalian Diri

Pengendalian diri dalam perkataan adalah kekuatan yang sangat penting untuk pencapaian hasil yang maksimal


amsal 18:21
hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

keseleo lidah nampaknya sepele namun berdampak besar terhadap kehidupan kita, rumah tangga bisa goncang, bisnis bisa bangkrut, rencana bisa gagal, segalanya bisa berantakan hanya gara gara salah penyampaian.

waspadalah dalam perkataan, mari kita jaga tutur kata agar mendatangkan kesembuhan bukan kematian.

jangan sampai kita menebar fitnah dan hoax kepada sahabat, tetangga atau kepada siapapun, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan sebelum kita memahami duduk perkara dan persoalannya.

menjadi besar atau kecil tergantung dari lidah, mari kita jaga tutur kata dengan sebaik baiknya, jika ada kebiasaan buruk berubahlah agar kita tidak terbakar dalam kehidupan ini, niscaya anda akan hidup lebih baik dari sekarang ini.

firmanMU memang luar biasa ya TUHAN, jika ENGKAU yang menjadi mata air kehidupanku, maka yang mengalir dari dalam kehidupanku adalah kehidupan dan berkat.

pujilah TUHAN, pujilah semua orang yang ada disekitarmu, biarlah mulai hari ini hanya kata kata berkat yang keluar dari mulut kita


yakobus 3:5 demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar

lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.




have a blessed monday

KETIKA KITA TERUS MEMBANDINGKAN DIRI

KETIKA KITA TERUS MEMBANDINGKAN DIRI

Seseorang mungkin lebih CANTIK
ataupun lebih TAMPAN dari kita sehingga lebih diperhatikan dan punya banyak teman.

Seseorang mungkin lebih KAYA
dan punya KEDUDUKAN dibanding diri kita,  sehingga mudah Mendapatkan apa yang Diinginkannya.

Seseorang mungkin lebih PINTAR
dan punya banyak RELASI di banding kita, sehingga punya kesempatan lebih banyak untuk melakukan banyak kegiatan.

Seseorang yang lain mungkin telah meraih IMPIANNYA..
sementara kita masih  BERJUANG mengejar impian.

Yakinlah,
Ketika kita terus membandingkan diri dengan orang lain..
maka kita tidak akan pernah menemukan ujungnya walaupun kita telah memiliki kelebihan.

Ingat masih ada langit di atas langit.
Maka BERSYUKUR adalah Kuncinya.

Bersyukur Atas Segala yang Telah kita Miliki.
Bersyukur karena setiap Diri kita diciptakan UNIK..
dan tak Satu pun yang dapat menjadi Seperti Diri Kita.

Amin.

Selamat Pagi
Selamat Berakhir Pekan
Tetaplah Semangat
Salam Sehat

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Falsafah Anak Panah dan Sasaran Hidup

INSPIRASI PAGI
(Falsafah Anak Panah dan Sasaran Hidup)

Pernahkah anda mengalami suatu keadaan yang membuat hidupmu seperti di tarik mundur, jauh dari harapan?
Pernahkah anda melihat orang-orang yang dulunya berapi-api, tiba-tiba seperti kehilangan semangat bahkan lenyap dari peredaran?
Pernahkan anda melihat atau bahkan merasakan bahawa orang-orang yang pernah anda lihat (atau bahkan dirimu sendiri) mengalami kemunduran itu, lalu tiba-tiba 'melesat' cepat ke depan & meraih banyak hasil?
Pasti pernah, bukan?
Kita seperti, Anak Panah di tangan TUHAN...
Ada masa anak panah itu 'terbang' cepat terlepas dari busurnya menuju sasaran yang di maksudkan
Ada masanya anak panah itu harus istirahat dalam kantong-Nya.
Namun di saat yang di perlukan, anak panah itu akan di pasang dalam busur-Nya, 'di tarik ke belakang sejauh mungkin' untuk mencapai suatu sasaran.
Semakin jauh tarikannya, Semakin jauh pula jarak yang akan di tempuh
Semakin panjang rentang busur menarik ancang-ancang, 'Semakin cepat pula anak panah itu melesat'.
Jadi...
Jika kita seperti dalam keadaan yang mundur, bersabarlah; Mungkin TUHAN tengah meletakkan kita di busur-Nya, menarik kita jauh-jauh ke belakang, agar di saat kita di lepaskan, kita memiliki daya dorong yang kuat untuk mencapai sasaran.
Dan, jika melihat seorang teman seperti tengah mengalami kemunduran, 'jangan buru-buru' menghakimi mengatakan, "Apinya tlah padam..."
Jadilah teman yang baik, yang mendampingi di saat teman sedang "di mundurkan",
kerana dengan demikian kita ikut menjaganya, agar teman kita tak sampai putus asa & terkulai.
Hidup kita adalah untuk mencapai suatu sasaran yang sudah di tetapkan oleh TUHAN,
KITA HARUS....
-✓Tetap... SEMANGAT,
-✓ Tetap...BERSABAR,
-✓ Tetap...BEKERJA KERAS,
-✓ Tetap...MELAKUKAN YANG TERBAIK !!!
KERANA KALAU SUDAH SAATNYA KITA DILEPASKAN, KITA AKAN PERGI JAUH KEDEPAN
"Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, kerana ada upah bagi usahamu!"

Amin

Selamat pagi, selamat beraktiviti, dan selamat berkarya

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Di penghujung malam

Ketika kamu tiba di penghujung malammu, cobalah untuk mengarahkan pandanganmu kepada Tuhan. Ingatlah berapa banyak kebaikan yang sudah Tuhan lakukan dalam hidupmu. Hitunglah kembali, berapa kali Tuhan menolongmu tepat waktu di saat-saat tersulitmu.


Jangan lekas-lekas tidur. Temuilah Tuhan di dalam doa dan naikkanlah ucapan syukurmu. Berterima kasihlah atas hari-hari yang telah kamu lalui dengan baik. Berterima kasihlah atas penyertaan-Nya dalam hidupmu selama ini. Lebih baik hatimu limpah dengan syukur daripada dipenuhi kekuatiran akan hari esok.

HARAPAN IMAN KASIH.

Berpikir yang baik,
Berbicara yang baik,
Melakukan yang baik.
Ketiga hal ini, dengan rahmat Tuhan, akan membawa manusia sampai ke surga.

Berdoa, membaca bacaan yang baik, sering menerima sakramen, dengan disertai watak yang baik, dan terutama; meniadakan kemalasan. Hal-hal ini, percayalah, adalah sarana-sarana untuk menguduskan dirimu.

Disini, di bumi, dukacita dan sukacita adalah sementara. Seperti hal nya musim berubah, begitu juga dengan manusia. Dalam kesedihan, akan ada penghiburan. Tanpa pencobaan dan godaan, seseorang tak akan mendapat pengalaman spiritual. Jadi, jangan terlalu bersedih, tapi bersabarlah.

Maafkanlah semua orang dan kasihilah semua orang. Lakukan kebaikan kepada semua orang, dan panggillah nama Tuhan sesering mungkin.
Dengan cara ini, bagai mendaki anak tangga yang tak terlihat, kau akan menyempurnakan hidup rohanimu dan kau akan menemukan sukacita yang besar, di dunia ini.

Salam HIKers,
Tuhan memberkati & Bunda merestui
Fiat Lux - Be the Light -
Jadilah Terang!
(Gen 1:3)

Baca Juga:




10 Cara Mengasihi

10 Cara Mengasihi

1. MENDENGAR:
tanpa memotong, Ams 18
2. BERBICARA:
tanpa menyalahkan, Yak 1:19
3. MEMBERI:
tanpa membandingkan, Ams 21:26
4. BERDOA:
tanpa mengejar, Kol 1:9
5. MENJAWAB:
tanpa berdebat, Ams 20:3
6. BERBAGI:
tanpa kemunafikan, Rm 12:9
7. BERGEMBIRA:
tanpa mengeluh, Flp 2:14
8. PERCAYA:
tanpa meragukan, 1 Kor 13:7
9. MENGAMPUNI:
tanpa menghukum, Kol 3:13
10. BERJANJI:
tanpa melupakan, Ams 13:12

 Tuhan Yesus memberkati.

Menghakimi

*Baik dilakukan secara sadar maupun tidak, tindakan menghakimi sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari*

_Orang dengan mudah melihat kesalahan orang lain, bahkan kesalahan yang sangat kecil seperti selumbar sekalipun_

*Sebaliknya, orang itu tidak menyadari kesalahan besar atau balok di dalam dirinya. Firman Tuhan mendorong kita untuk terlebih dahulu mengeluarkan balok tersebut*
( Matius 7 : 3 )

*Artinya, menyadari kesalahan kita dan meminta anugerah Tuhan agar mampu meninggalkannya*

*Dengan demikian, kita diperlengkapi untuk menolong orang lain mengatasi kesalahannya, mengeluarkan selumbar dari matanya, dengan sikap yang lemah lembut, bukan menghakimi*

Memandang persoalan

🍵       * Kopi Pagi*       🍵

Ketika dihadapkan pada suatu persoalan, kita memiliki dua pilihan: _memandang besar persoalan_ itu atau _memandang Allah yang besar_!

Apabila kita memilih bagian pertama, kita akan hidup dalam _kepanikan_. Namun, apabila kita memilih bagian kedua, kita dapat senantiasa hidup dalam _ketenangan_.

_Mana lebih besar: persoalan atau Allah? Semua tergantung cara kita memandangnya_

*JIKA KITA PERCAYA KUASA ALLAH BEGITU BESAR, TIDAK AKAN ADA LAGI MASALAH YANG TERLALU BESAR BAGI KITA* 🌷🌹🙏

_*Selamat pagi saudaraku*_ ...
_*Selamat beraktivitas*_ ...
_*Tuhan memberkati*_ ...
🙏🙏🙏

Renungan Paskah dan Duka mendalam atas Tragedi SriLankah

Aku: Tuhan, dimanakah Engkau??

Tuhan: Aku disini, anakKu..

Aku: Tidakkah Engkau melihat gereja-gereja itu diledakkan??

Tuhan: Lalu jika diledakkan, mengapa??

Aku: Mengapa Engkau tidak melakukan sesuatu? Bukankah itu rumahMu, Bapa??

Tuhan: Yang mengatakan bahwa itu rumahKu, siapa??

Aku: Orangtua, rekan, sahabat, dan kebanyakan orang juga tahu kalau itu adalah rumahMu.

Tuhan: AnakKu, Aku tidaklah tinggal ditempat yang kau kunjungi sehari dalam seminggu. Yang kemudian engkau menutupnya setelah usai ibadah dan melupakan Aku.
Aku hanya tinggal, ditempat dimana Aku selalu bisa melihatmu, dan mendengar setiap keluh kesahmu. Bukan di bangunan itu..

Aku: Lalu, dimanakah rumahMu itu, Bapa??

Tuhan: RumahKu berada dihatimu dan hati anak-anakKu yang percaya akan Aku. Aku selalu setia didalam hatimu, menemanimu dalam suka maupun duka. Meski kadang kau lupa bahwa Aku ada disini bersamamu.
Biarlah bangunan-bangunan itu mereka hancurkan sesuka hati mereka, karena bangunan dapat dibangun kembali.
Namun..hatimu tak akan Kubiarkan mereka hancurkan dengan kekerasan mereka. Karena anak-anakKu akan selalu berada dalam perlindunganku.
Sampaikan juga kepada yang lain "KASIHILAH MUSUHMU"..

Aku: Lalu bagaimana dengan mereka yang menjadi korban, Bapa?

Tuhan: Mereka sekarang sudah bersama-sama denganKu dan para malaikat didalam Firdaus. Tidak ada lagi kesakitan yang mereka rasakan.

Aku: Terimakasih, Bapa.. Kini aku mengerti.

Renungan Paskah dan Duka mendalam atas Tragedi Sri Lanka n

PASKAH adalah tentang Cinta yang luar biasa, Pengorbanan, Penebusan dan PENGAMPUNAN

PERCIKAN HATI<3, (*) Kebijaksanaan Hidup, "Untung atau Malang"

Untung atau Malang

:) Seorang petani tua memiliki seekor kuda untuk mengerajakan tanahnya. Suatu hari kuda itu lari dan masuk ke hutan. Seorang tetangga datang ke rumah petani itu dan menyatakan rasa simpatinya karena nasibnya yang malang, “Aku turut bersedih atas kemalangan yang telah Anda alami,” kata tetangga itu. Petani itu hanya tersenyum dan berkata, “Apa ini suatu kemalangan! Apa ini suatu keuntungan! Siapa yang tahu!”

:) Seminggu kemudian, kuda itu kembali pulang ke rumah petani itu bersama dua kuda lainnya. Melihat akan hal itu, tetangganya datang ke rumah petani itu lagi dan mengucapkan selamat atas nasibnya yang beruntung, karena kini kuda milik pak petani itu sudah menjadi tiga. Menanggapi ucapan selamat dari tetangga itu, petani itu berkata, “Apa ini suatu keuntungan! Apa ini suatu kemalangan! Siapa yang tahu!

:) Keesokan harinya, anak dari si petani itu mencoba menaiki kuda milik ayahnya, dan tanpa sengaja ia terjatuh dari atas kuda hingga kakinya patah. Tetangga itu kembali menyatakan rasa simpatinya pada petani itu.

:) Beberapa minggu kemudian, tentara masuk di desa itu, dan mendaftarkan semua anak muda yang berbadan sehat karena mereka akan berperang. Anak petani itu tidak masuk dalam daftar. Kini, apa itu kemalangan! Apa itu keuntungan! Siapa yang tahu.

:) Sahabat, demikian juga dengan hidup kita, ada saatnya kita mengalami keuntungan dan ada saatnya kita mengalami kemalangan. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita di hari-hari berikutnya. Namun, yang perlu kita lakukan adalah tak perlu menangisi kemalangan yang terjadi dan tak perlu menyombongkan diri atas keuntungan yang kita alami dalam hidup ini. Percayakanlah hidup kita pada Kristus, karena hanya dalam Dialah kita akan menemukan akhir yang bahagia.

PERCIKAN HATI<3 
Senin, 08 Januari 2018

"Whiner or Winner"

Mungkin ada di antara kita yang tidak mengenal Jean-Dominique Bauby. Ia pemimpin redaksi majalah Perancis 'Elle'. Tahun 1996 ia meninggal pada usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoar yang "ditulisnya" secara istimewa dan diberinya judul Le Scaphandre et le Papillon (The Bubble and the Butterfly), yang mengisahkan tentang sang pemimpin redaksi itu.

Pada 1995 Jean terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut 'locked-in syndrome', kelumpuhan total yang ia sebut 'seperti pikiran di dalam botol'. Memang Jean masih bisa berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kiri. Jadi itulah caranya berkomunikasi dengan para perawatnya, dokter rumah sakit, keluarga dan teman-temannya.

Mereka menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip bila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. 'Bukan main', kata setiap orang yang membaca kisahnya.

Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh menulis dengan cara si Jean, barangkali kita harus menangis dulu berhari-hari.

Betapa mengagumkan tekad dan semangat hidup si Jean untuk tetap menulis dan membagikan kisah hidupnya yang begitu luar biasa. Ia meninggal 3 hari setelah bukunya diterbitkan.

Nah, berapa pun problem dan stress hidup kita, tiada artinya jika dibandingkan dengan problem si Jean.

Dalam memoarnya ia menulis: 'Aku akan jadi orang paling bahagia di dunia ini, jika aku bisa menelan ludahku saja'. Bisa dibayangkan, menelan ludah pun ia tak mampu, sementara banyak orang yang masih bisa makan bakmi dsb, mengeluh setiap hari, sepanjang tahun.

Apa lagi yang dikerjakan Jean dalam kelumpuhan totalnya selain menulis buku ? Ia mendirikan asosiasi penderita 'locked-in syndrome' untuk membantu keluarga penderita. Ia juga menjadi 'bintang film' sebagai pemeran utama dalam film yang dibuat TV Perancis yang menceritakan kisah Jean. Ia merencanakan untuk menulis, menulis dan menulis buku selanjutnya. Pokoknya ia hidup 'to celebrate life, to do something good for others'. (rayakan hidup ini, dengan melakukan kebaikan bagi orang lain)


Adakah arti kisah nyata si Jean buat kita ? Betapa pun dahsyat masalah  kita saat ini, stress berat, konflik batin dengan diri sendiri maupun orang lain, tak bahagia dengan pasangan, kebutuhan hidup tak terpenuhi, baru saja di-PHK dst, saya yakin kita masih bisa menelan ludah bukan ?

Mari, kita jangan terus menjadi whiner (pengeluh abadi), melainkan jadi winner (pemenang) atas kehidupan ini.

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal 🙏🙏🙏

Ketika aku tersenyum bukan berarti hidupku sempurna.
Aku hanya mensyukuri apa yg aku punya dan apa yg telah Tuhan berikan untukku.

Selalu Bersyukur
Setiap hari
GBU

Melihat kehadiran Tuhan

Paulus memaparkan bahwa hubungan dengan Tuhan adalah landasan bagi hubungan kita dengan sesama: ketika kita melakukan sesuatu bagi sesama. Sesungguhnya kita sedang melakukannya bagi Tuhan, yang menciptakan kita semua

Kesadaran ini menggugah dedikasi dan etos kerja yang luar biasa. Orang tergerak untuk bekerja dengan segenap hati. Bukan sekadar mengejar keuntungan materiil, melainkan sungguh-sungguh mengupayakan kesejahteraan orang lain. ( Kol 3 : 23 )

Orang bersedia untuk bekerja secara ekstra, melampaui tuntutan tugas, agar kehidupan sesamanya dapat menjadi lebih baik. Maka ia memperoleh kepuasan sedalam-dalamnya dengan menyadari bahwa ia mengerjakan semuanya itu sebagai ungkapan syukur atas anugerah Tuhan

Bagaimana dengan kita? Apakah kita melihat kehadiran Tuhan di balik setiap orang yang kita layani? Apakah kita bekerja demi memberikan manfaat pada sesama? Apakah kita menilai sukses dari kepuasan dalam mensyukuri anugerah-Nya?

(Sugeng Pramono)

"Spt Anak Panah, Dimundurkan Utk Melesat Ke Depan"

Pernahkah kita mengalami suatu keadaan yg membuat hidup kita spt ditarik mundur, jauh dr harapan?
.
Pernahkah kita melihat orang2 yg dulunya berApi2 tiba2 spt kehilangan semangat bhkn lenyap dr peredaran?
.
Pernahkah kita melihat atau bhkn merasakan bhw orang2 yg pernah kita lihat (atau bhkn diri sendiri) mengalami kemunduran itu, lalu tiba2 melesat cepat ke depan dan meraih banyak hasil?
.
Kita spt anak panah di tangan Allah..! Ada masa2 anak panah itu melesat cepat terlepas dr busurnya menuju sasaran yg dimaksudkan

Ada masanya anak2 panah itu hrs istirahat dlm kantong-Nya. Namun disaat yg diperlukan, anak panah itu akan dipasang dlm busur-Nya ditarik kebelakang.. Sejauh mungkin utk mencapai suatu sasaran

Semakin jauh tarikannya, semakin jauh pula jarak yg akan ditempuh. Semakin panjang rentang busur menarik ancang2, makin cepat pula anak panah itu melesat

Jadi

Jika kita spt dlm keadaan yg mundur, bersabarlah : Mungkin Allah tengah meletakkanmu di busur-Nya. Menarikmu jauh2 ke belakang, agar disaat kita dilepaskan, kita memiliki daya dorong yg kuat utk mencapai sasaran. Dan jika kita melihat seorang teman spt tengah mengalami kemunduran, jangan buru2 menghakimi dg mengatakan “Apinya tlah padam” atau.. “Jangan2 dia ada dosa..”
.
Jadilah teman yg baik, yg mendampingi di saat teman kita sdg “dimundurkan” krn dg demikian kita ikut menjaganya agar tdk smp putus asa dan terkulai

Kamu, aku, dia, mrk, kita… adlh anak2 panah ditangan Allah..!
Hidup utk mencapai suatu sasaran yg sdh ditetapkan

Tetaplah semangat..
Tetaplah bersabar..
Tetaplah tekun dlm kebenaran..
Dan tetaplah berdoa memohon pd Allah, niscaya Allah akan memberi lebih dr yg kita mohon...

Citra Diri

PERCIKAN HATI<3

(*) Kebijaksanaan Hidup

Citra Diri

:) Berkat penemuan dinamit, senjata yg mematikan itu, Alfred Nobel, ilmuwan Denmark, mjdi kaya raya. Pada tahun 1888, saudara laki-lakinya yg juga mendapatkan nama keluarga Nobel, meninggal dunia. Namun dlm pemberitahuan yg ditulis dlm surat kabar yg terbit hari berikutnya bukan nama saudaranya, melainkan nama dirinya: Alfred Nobel. Dlm pemberitahuan itu berita kematian dimulai dgn kata: “Alfred Nobel, raja dinamit…” 

:) Alfred terkejut setengah mati, namun sejak membaca berita itu, Alfred Nobel lalu berpikir dan berkata dlm hatinya: “Begitulah pendapat orang tentang diriku. Betapa buruk gambaran masyarakat mengenai diriku. Aku hanya dikenal sebagai seorang penemu dinamit, senjata pemusnah manusia yg hebat. Aku memang penemu dinamit. Namun selama ini, aku juga tlh banyak berbuat amal dgn kekayaanku dan memberi banyak derma dgn uangku. Gambaran orang lain mengenai diriku dan gambaran diriku mengenai diriku sendiri ternyata berbeda. Citra diriku ini harus kuuba.”

:) Maka, Alfred Nobel memutuskan utk mengambil langkah nyata guna memperbaiki citra dirinya. Ia menulis sebuah surat wasiat, di mana ia menyatakan bahwa ia akan meninggalkan harta kekayaannya yg amat banyak utk mendirikan lembaga pemberi penghargaan yg prestisius, yaitu Hadiah Nobel.

:) Kini, nama Alfred Nobel hampir tidak lagi dikaitkan dgn alat pemusnah yg hebat yg disebut dinamit, melainkan dikenal dgn Hadiah yg terkemuka di dunia.

:) Sahabat, dlm hidup ini, ada dua pertanyaan mendasar yg sangat menantang bagi kita. Pertama, “Mau mjdi apa kita dikemudian hari? Dan Kedua, Apa yg akan kita berikan kpd dunia?” Jika kita tlh memiliki jawaban dari pertanyaan yg menantang di atas, dan mulai membuktikannya dlm kehidupan kita sehari-hari, maka kita sungguh-sungguh tlh mjdi manusia sejati, yg tlh menunjukkan bahwa siapa diri kita sebenarnya.

PERCIKAN HATI<3 
Minggu, 05 November 2017

Berusaha Untuk Setia

PERCIKAN HATI<3 

(*) Kebijaksanaan Hidup

Berusaha Untuk Setia

Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yg setia, siapakah menemukannya? (Amsal 20:6)
:) Menyebut diri sebagai orang yg baik hati, memang tak sesulit dgn menyebut diri sebagai orang yg setia. Rasanya, menjadi pribadi yg setia, adalah hal yg paling sulit, karena untuk menjadi pribadi yg setia, maka sudah seharusnya kita selalu siap memegang setiap janji yg diucapkan. Ada tiga hal penting, yg menjadikan kita pribadi yg setia, yakni;
:) Pertama, setia terhadap tugas dan pekerjaan. Jika Anda telah berjanji untuk setia terhadap segala tugas dan pekerjaan Anda, baik dlm gereja, pemerintahan, dan komunitas, maka sudah menjadi kewajiban Anda untuk tetap setia melaksanakan tugas dan pekerjaan Anda sesuai waktu yg telah ditentukan dgn baik dan benar.
:) Kedua, setia terhadap pasangan. Jika Anda telah menikah, maka sudah menjadi kewajiban Anda untuk selalu setia terhadap pasangan Anda, seperti yg telah Anda ucapkan dlm Janji Perkawinan. Susah-senang dlm hidup berkeluarga, sudah menjadi tugas Anda untuk menerimanya dgn penuh sukacita.
:) Ketiga, setia kepada Allah. Jika Anda telah dibaptis, maka sudah sepantasnya Anda melakukan cara-cara yg berkenan kepada Allah, sebab Anda telah menjadi anggota umat Allah. Percayalah, dlm kehidupan sehari-hari, jika Anda hidup sesuai dgn cara yg dikehendaki Allah, maka dlm segala hal, Anda bisa menjadi pribadi yg setia, sebab segala sesuatu yg baik berasal dari kehendak Allah.
:) Tak dapat disangkal, dlm keadaan dunia yg semakin modern sekarang ini, sudah banyak godaan-godaan yg membuat kita semakin sulit untuk menjadi pribadi yg setia. Namun, jika kita selalu mengandalkan Tuhan dlm setiap perjalanan hidup kita, maka pastilah kita bisa melawan godaan-godaan itu, dan bisa tetap setia dlm segala tugas-pekerjaan, terhadap pasangan kita, teristimewa kepada Allah.
PERCIKAN HATI<3
Rabu, 08 November 2017

Apa Bedanya Danau Galillea dan Laut Mati

*Apa Bedanya Danau Galillea dan Laut Mati*

💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
Apakah Persamaan dan Perbedaaan antara Danau Galilea dan Laut Mati ( Dead Sea ) ?

Pada dasarnya keduanya adalah sama² berbentuk danau dan berada dialiran sungai yg sama yaitu _Sungai Yordan_.

Perbedaan yang paling utama adalah walaupun Danau Galilea itu cukup besar tapi tetap saja disebut sebagai sebuah Danau, sedangkan Laut Mati yang juga berbentuk Danau tetapi sangat besar jadi biasa disebut juga dengan sebutan Laut.

Tapi ada perbedaan Penting yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Mungkin Anda perlu mengetahui persamaannya terlebih dahulu.
Persamaannya adalah *Danau Galilea dan Laut Mati mendapat air dari sumber yang sama yaitu sungai Yordan.*

Perbedaannya?

*Danau Galilea sangat subur dan indah* yang sekelilingnya ditumbuhi berbagai jenis tanaman dan banyak orang yang bermukim disekitarnya.
Dan didalam danaunya banyak jenis ikan dan hewan air yang hidup dan berkembang biak.

Sebaliknya, *Laut Mati adalah tempat yang tidak bisa ditinggali.* Tak ada tumbuhan atau spesies yang dapat hidup didalam maupun disekeliling laut mati karena kadar garamnya yang begitu tinggi (+/- 38 %) .

Bahkan burung² pun enggan berada disekitar Laut Mati, Bukan itu saja di-tempat² tertentu ada bau yg kurang sedap.

Mengapa keduanya bisa sangat berbeda? Padahal sumber airnya sama.

Hal ini dikarenakan Danau Galilea “menerima dan memberi”.
*Danau Galilea menerima aliran dari Sungai Yordan dan meneruskan airnya ke danau² lain yg juga dimanfaatkan utk kehidupan manusia.*

Sedangkan *Laut Mati “menerima dan menyimpan” semua aliran dari Sungai Yordan dan Tidak mengalirkannya* kemana-mana alias disimpan untuk dirinya sendiri, air yang masuk ke Laut Mati tidak pernah keluar lagi kemanapun ( Karena letak Laut Mati itu 417,5 meter dibawah permukaan laut dan merupakan titik terendah di permukaan bumi) .

Inilah suatu contoh yg sangat baik bagi kehidupan manusia , maka sebagai manusia kita *jangan hanya bisa Meminta dan Menerima saja, tapi kita juga harus bisa memberi* bagi orang lain.

Karena bila kita bisa membiasakan diri "dengan memberi maka Gelas kita juga pasti akan Dipenuhkan kembali". Karena "terlebih indah menberi daripada menerima".

Apa saja yang telah kita terima baik berkat, talenta, kekayaan, kepintaran, janganlah hanya kita nikmati sendiri, tapi bagilah agar kita juga bisa menjadi berkat bagi orang-orang lain terutama bagi mereka yg kurang beruntung.

*Jadilah seperti “Danau Galilea" yang menerima dan Bisa Memberi* untuk kebaikan banyak orang , Jangan seperti “Laut Mati” yg memakan semuanya Sendiri.

*Jadikanlah hidup kita Berkat buat orang² disekitar kita* dan yg membutuhkannya.

Penghargaan Dan Keberuntungan

(*) Kebijaksanaan Hidup

Penghargaan Dan Keberuntungan

:) Ada seorang pemuda, pergi ke sebuah perusahaan dengan membawa berkas untuk melamar kerja. Ketika ia hendak memasuki kantor tersebut, dilihatnya banyak kertas yang jatuh di lantai, dan dikumpulkannya kertas itu, dan diletakkan ke dalam tong sampah. Ternyata, apa yang dilakukan oleh pemuda itu, dilihat oleh peng-interview, dan pada akhirnya, pemuda itu diterima bekerja dalam perusahaan itu, berkat kebaikan yang telah dilakukannya.
:) Sahabat, ternyata untuk memperoleh penghargaan dan keberuntungan, itu sangat mudah. Cukup dengan memelihara kebiasaan yang baik dalam kehidupan kita sehari-hari, maka, kapan pun dan di mana pun kita berada, pasti penghargaan dan keberuntungan akan selalu mengikuti kita. Karena segala sesuatu yang baik, pasti akan berbuah baik.
:) Oleh karena itu, mari kita memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam hidup keseharian kita, entah dalam keluarga, sahabat, atau dengan orang lain yang kita jumpai, bahkan di mana pun kita berada, maka kebiasaan-kebiasaan yang baik itulah, yang akan memberikan kenyamanan, kebahagiaan dan ketentraman bagi hidup kita, dan bagi orang lain.

PERCIKAN HATI<3
Jumat, 22 September 2017

Jadilah Dirimu Sendiri dan Berikan yang Terbaik

(*) Kebijaksanaan Hidup

Jadilah Dirimu Sendiri dan Berikan yang Terbaik

“Lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri, dari pada berlagak orang besar, tapi kekurangan makan.” (Amsal 12:9)
:) Umumnya, setiap manusia pasti memiliki bagiannya masing-masing, karena tentunya tak semua orang di dunia ini akan menjadi nahkoda, yang lainnya pasti akan menjadi awak kapal dan juga penumpang.
:) Sahabat, bagaimana diri kita saat ini dan apa yang kita miliki saat ini, bukanlah hal yang menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya, dan bukanlah hal yang harus kita banggakan. Karena untuk apa kita menjadi nahkoda, tapi kita tak bisa bertanggung jawab ketika membawa sebuah kapal dalam pelayaran, baik itu tentang keselamatan seluruh penumpang dan semua barang-barang yang ada di dalam kapal tersebut.
:) Untuk itu, jadilah dirimu sendiri, dan lakukan serta berikan yang terbaik bagi setiap tugas, pekerjaan, dan tanggung jawabmu. Karena dari situlah akan menunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya. Jangan pernah menilai Anda kalah atau menang, Anda kaya atau miskin, akan tetapi tunjukkan siapa dirimu dan jadilah yang terbaik.

PERCIKAN HATI<3
Rabu, 13 September 2017

Kebenaran di atas Segalanya

(*) Kebijaksanaan Hidup

Kebenaran di atas Segalanya

:) Abraham Lincoln membuat pidatonya yang terkenal pada kampanye pemilihan senat di Springfield, Illinois. Rapat sebelumnya untuk menentukan hal-hal yang dipidatokan dibahas oleh sekitar seribu delegasi dengan berbagai perdebatan dan keributan yang terjadi.
:) Pidatonya disiapkan dengan sangat hati-hati. setiap kalimat ditulis dengan sangat berhati-hati dan tegas. Pidato tersebut dikenal sebagai “The Divided House” ( Rumah yang Terbagi). Sebelum memasuki ruang depan, ia menuju kantor rekan hukumnya, Tuan Herndon, dan mengunci pintu, mereka berbicara secara pribadi. Ia mengambil naskah dari kantungnya dan membaca kalimat pembuka, “Saya percaya bahwa pemerintah tidak selama-lamanya dapat menahan, (kondisi) setengah negara dengan perbudakan dan setengah negara dengan kebebasan.”
:) Menanggapi hal itu, Tuan Herndon berkata, “Perasaan tersebut memang benar, tetapi mungkin secara politik tidak menguntungkan bila dikemukakan pada saat itu.” Lalu, Lincoln menjawab dengan tegas, “Tidak ada urusan dengan politik. Hal ini adalah benar, dan negara harus mengesahkannya. Usulan itu merupakan kebenaran selama 6.000 tahun, dan aku ingin menyampaikannya dalam bentuk tertulis.”
:) Sahabat, kebenaran di atas segalanya, dan sebagai orang beriman, kita pun diajak untuk selalu berusaha melakukan hal-hal yang benar dan yang berkenan kepada Allah. Karena segala hal yang benar dan yang berkenan kepada Allah, pasti itulah yang terbaik untuk kehidupan kita. Dan Marilah kita hidup dengan mempunyai kasih, sebab “kasih tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.” (1 Korintus 13:6)

PERCIKAN HATI<3
Senin, 11 September 2017

Popular Posts Widget