SERAKAH, “ITUKAH KODRAT MANUSIA?”

PERCIKAN HATI<3

(*) Motivasi Rohani

SERAKAH,  “ITUKAH KODRAT MANUSIA?”

:) Saya heran, _koq_ ada orang yang menginginkan semuanya. Ini mau, itu suka, sana pun diambil. Semua digasak tanpa sisa. Ini seperti yang dikatakan Horatius, _“Semper avarus eget”_ – orang yang serakah selalu menuntut.

:) “Keserakahan” tentu tidak ada dalam taman firdaus. Karena firdaus sering digambarkan tempat yang damai, tenang dan penuh kebahagiaan. “Keserakahan” bagaikan gambaran tentang “firdaus yang hilang”.

:) Tidak hanya firdaus di Mesopotamia yang hilang. Firdaus-firdaus di berbagai belahan dunia juga hilang. (Trias Kuncahyono dalam _“Kredensial”_ – 29 November 2015).

:) “Keserakahan” dapat kita saksikan dalam suasana makan-minum atau kaya miskin di sekitar kita. Di restoran-restoran, orang-orang kaya makan dengan canda tawa dan di depan restoran orang miskin manahan lapar.

:) "Keserakahan" karena kurangnya rasa syukur, diterangkan dalam "Surat Ibrahim ayat 7", yang tafsirnya:  "Jika manusia bersyukur akan ditambah nikmatnya dan jika serakah akan mendapat azab yang sangat pedih, yang kemudian  juga disyiarkan oleh _Wali Sanga_ dalam  _"Tembang Dhandhang Gula"_ yang berbunyi:

:) _Den mituhu mring agami suci_
_Ora mung marga karya kang suka_
_Den bekti narima tyase_
_Madhep marang Yang Agung..."_

:) Manusia harus melaksanakan perintah agama
Tidak hanya karena apa yang kita sukai
Tetapi kita harus berbakti beribadah dan bersyukur dan _istiqomah_ (konsisten dan konsekuen)

:) Dan ternyata Mahatma Gandhi pun pernah berkata tentang keserakahan. Katanya, “Dunia ini cukup untuk seluruh manusia, tetapi tidak cukup bagi orang-orang yang serakah...”

PERCIKAN HATI<3
Senin, 06 November 2017

Sudahkah Kita Menyayangi Dan Mengasihi Seperti Allah?

PERCIKAN HATI<3

(*) Mutiara Iman

Sudahkah Kita Menyayangi Dan Mengasihi Seperti Allah?

"Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar, dan besar kasih setia-Nya." (Amsal 145:8)

:) Ketika melihat anak-anak-Nya mengalami kesengsaraan dan penderitaan, hati-Nya akan tergerak oleh belas kasih, dan tanpa kita sadari rahmat dan pertolongan-Nya mulai tercurah dalam kehidupan kita.

:) Walaupun, kita adalah orang yang berdosa, namun Ia tetap menyangi dan mengasihi kita, sebab Ia selalu membuka tangan-Nya untuk kita, yang mau kembali kepada-Nya. Tangan-Nya selalu siap untuk merangkul kita, di kala kita sedang mengalami kesulitan, bahkan pun Ia selalu menunjukkan kasih dan kemurahan-Nya ketika kita memohon ampun kepada-Nya.

:) Sahabat, sebagaimana Bapa kita adalah pengasih dan penyayang, maka marilah kita menjadi pribadi yang selalu mengasihi dan menyayangi sesama kita. Kita tetap sabar ketika ada orang lain menyakiti kita dan selalu membuka hati kita untuk mengampuni orang lain, serta siap untuk menolong sesama, ketika mereka dalam kesusahan.

:) Ingatlah, Tuhan Yesus selalu sayang kepada kita, apapun itu Ia selalu siap untuk menerima kita kembali, dan kasih-Nya tak terbatas untuk kita. Oleh karena itu, berusahalah untuk selalu berbuat baik dan kasihilah sesama kita, bahkan juga diri kita sendiri, dan terlebih khusus kasihilah Tuhan Allah kita, kini dan selamanya.

PERCIKAN HATI<3 
Selasa, 07 November 2017

Citra Diri

PERCIKAN HATI<3

(*) Kebijaksanaan Hidup

Citra Diri

:) Berkat penemuan dinamit, senjata yg mematikan itu, Alfred Nobel, ilmuwan Denmark, mjdi kaya raya. Pada tahun 1888, saudara laki-lakinya yg juga mendapatkan nama keluarga Nobel, meninggal dunia. Namun dlm pemberitahuan yg ditulis dlm surat kabar yg terbit hari berikutnya bukan nama saudaranya, melainkan nama dirinya: Alfred Nobel. Dlm pemberitahuan itu berita kematian dimulai dgn kata: “Alfred Nobel, raja dinamit…” 

:) Alfred terkejut setengah mati, namun sejak membaca berita itu, Alfred Nobel lalu berpikir dan berkata dlm hatinya: “Begitulah pendapat orang tentang diriku. Betapa buruk gambaran masyarakat mengenai diriku. Aku hanya dikenal sebagai seorang penemu dinamit, senjata pemusnah manusia yg hebat. Aku memang penemu dinamit. Namun selama ini, aku juga tlh banyak berbuat amal dgn kekayaanku dan memberi banyak derma dgn uangku. Gambaran orang lain mengenai diriku dan gambaran diriku mengenai diriku sendiri ternyata berbeda. Citra diriku ini harus kuuba.”

:) Maka, Alfred Nobel memutuskan utk mengambil langkah nyata guna memperbaiki citra dirinya. Ia menulis sebuah surat wasiat, di mana ia menyatakan bahwa ia akan meninggalkan harta kekayaannya yg amat banyak utk mendirikan lembaga pemberi penghargaan yg prestisius, yaitu Hadiah Nobel.

:) Kini, nama Alfred Nobel hampir tidak lagi dikaitkan dgn alat pemusnah yg hebat yg disebut dinamit, melainkan dikenal dgn Hadiah yg terkemuka di dunia.

:) Sahabat, dlm hidup ini, ada dua pertanyaan mendasar yg sangat menantang bagi kita. Pertama, “Mau mjdi apa kita dikemudian hari? Dan Kedua, Apa yg akan kita berikan kpd dunia?” Jika kita tlh memiliki jawaban dari pertanyaan yg menantang di atas, dan mulai membuktikannya dlm kehidupan kita sehari-hari, maka kita sungguh-sungguh tlh mjdi manusia sejati, yg tlh menunjukkan bahwa siapa diri kita sebenarnya.

PERCIKAN HATI<3 
Minggu, 05 November 2017

Mencari Kemenangan Dalam Iman

PERCIKAN HATI<3

(*) Mutiara Iman

Mencari Kemenangan Dalam Iman

“Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal...” (1 Timotius 6:12)

:) Ketika Anda melihat seorang juara, ada baiknya Anda jangan melihat piagam atau hadiah yang didapatinya. Namun, cobalah untuk berpikir dan membayangkan segala usaha dan hal-hal yang telah ia lalui dan lakukan.

:) Sahabat, Paulus juga hendak mengingatkan kita dalam ayat ini, agar kita pun terpanggil untuk menjadi pemenang. Menang dalam arti bukan mengalahkan orang lain, tapi menang karena telah mengalahkan segala godaan-godaan jahat dalam hati dan pikiran kita sendiri.

:) Kita diajak untuk menjauhi segala hal yang dekat dengan dosa, dan menuruti segala perintah dan ajaran Yesus. Khususnya, dalam hal ini, kita meneladani Yesus yang sungguh-sungguh adil, jujur, sabar, dan setia kepada Bapa.

:) Yesus ingin agar kita tidak hanya meneladani-Nya, tapi menunjukkan kepada dunia, bahwa kita ini adalah pribadi yang setia kepada Bapa, apapun yang terjadi kita tetap memilih untuk mengikuti Bapa. Sama seperti-Nya yang telah rela menderita demi mengikuti rencana dan kehendak Bapa.

:) Untuk itu, jika Anda ingin menang? Maka bertandinglah! Sebab kebahagiaan yang Anda miliki nanti, itu tergantung dari bagaimana Anda bertanding melawan segala keinginan jahat, dan meraih kehidupan kekal. Anda menang, maka Anda bahagia, sebaliknya Anda lemah, maka Anda menderita.
Selamat bertanding.

PERCIKAN HATI<3 
Sabtu, 04 November 2017

Memandang Pekerjaan

PERCIKAN HATI <3

(*) Motivasi Kerja dan Usaha

Memandang Pekerjaan

“Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum, dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya...” (Pengkhotbah 3:13)

:) Sulit dan mudah pekerjaan yang kita kerjakan, itu tergantung dari diri kita sendiri. Jika kita menganggap pekerjaan itu sulit, maka pekerjaan itu akan menjadi sulit, bahkan semakin sulit. Namun, jika kita menganggap pekerjaan itu mudah, maka walaupun pekerjaan itu sulit, tetap akan terasa mudah dan menyenangkan.

:) Oleh karena itu, janganlah kita memandang pekerjaan itu sebagai beban yang menyulitkan, sebaliknya, jadikanlah dirimu menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab, dengan melakukan setiap pekerjaan dengan tulus dan hati yang gembira.

:) Percayalah, setiap pekerjaan yang kita lakukan dengan tulus dan ikhlas, akan menggembirakan hati kita, dan kita pun dapat menerima hasil yang memuaskan dari pekerjaan yang kita lakukan. Sebab, selalu ada hal baik yang akan kita dapat, dari hasil kerja keras kita.

PERCIKAN HATI<3
Jumat, 03 November 2017

Kasih Kerahiman Allah

PERCIKAN HATI<3

(*) Renungan

Kasih Kerahiman Allah

“Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” (Yohanes 6:40)

:) Sahabat, kematian merupakan akhir dari kehidupan kita, tapi itu hanya untuk di dunia ini saja. Sebab, Allah telah menyediakan secara khusus bagi umat yang beriman kepada-Nya, suatu kehidupan kekal, yakni kehidupan yang sungguh-sungguh indah, karena dalam kehidupan itu kita ada bersama-sama dengan Allah dalam Kerajaan Surga.

:) Oleh karena itu, Yesus kembali mengingatkan sekaligus mengajak kita yang masih bersiarah di dunia ini untuk mau terpanggil hidup bertumbuh dalam kasih kerahiman Allah, dan memperkuat iman kepercayaan kita kepada Bapa, melalui Putera-Nya Yesus Kristus, agar kita pun bisa beroleh kehidupan kekal, dan kelak akan dibangkitkan pada akhir zaman.

:) Dan marilah bersama-sama, secara khusus hari ini kita berdoa untuk orang-orang yang telah meninggal, entah itu keluarga, sahabat, kenalan atau siapa saja. Percayalah, mereka yang telah meninggal dalam Kristus, akan dibangkitkan dan kelak mereka akan beroleh hidup yang kekal.

:) Kasih kerahiman Allah selalu menyertai kita, dan mereka yang telah meninggal dunia.

PERCIKAN HATI<3
Kamis, 02 November 2017

Kembali Kepada-Nya Dan Menemukan Hidup Baru

PERCIKAN HATI<3

(*) Cerita Bermakna

Kembali Kepada-Nya Dan Menemukan Hidup Baru

:) Ada seorang penjahat kelas kakap yang dijatuhi hukuman seumur hidup dan dijebloskan ke dalam sebuah sel penjara bawah tanah. Habis sudah harapan dan impiannya, karena ia harus menghabiskan sisa hidupnya di dalam sel penjara bawah tanah yang sangat mengerikan.

:) Suatu hari, di dalam sel, ia menemukan sebuah buku di sudut ruangan, yang mungkin merupakan peninggalan dari penghuni sel pendahulunya. Sambil iseng-iseng, ia mencoba membaca buku yang sudah kumal tersebut. Ternyata buku itu sebuah Kitab Suci Perjanjian Baru.

:) Karena tidak ada kegiatan lain, maka terpaksa ia membaca isi buku tersebut. Hari demi hari ia terus membaca buku itu, hingga suatu saat ia membaca bagian yang mengisahkan tentang kubur kosong dan kebangkitan Yesus Kristus. Ia merasa tersentuh dan membayangkan kalau selnya seperti kubur kosong itu dan suatu hari kelak ia bisa bangkit serta menjadi manusia baru. Tapi sayangnya, ia langsung merenung akan nasib hidupnya yang tetap akan berakhir di dalam penjara bawah tanah.

:) Namun, walaupun ia tahu hidupnya akan berakhir di dalam penjara bawah tanah, tapi ia tetap bertekad untuk mengubah hidupnya. Alhasil, ia mendapatkan pengampunan. Apa yang dilakukannya demi mendapatkan hidup yang lebih baik, telah memberikan hidup baru baginya.

:) Ia menjadi pejuang kemanusiaan yang terkenal, dan menjadi salah satu pelopor dari pembaharuan penjara-penjara di Amerika Serikat. Ia berjuang supaya penjara-penjara itu tidak menjadi kubur bagi manusia-manusia yang dijebloskan di sana. Dan Orang itu adalah Starr Dailey, yang menulis buku, “
Love Can Open Prison Doors”.

:) Sahabat, ingatlah selalu, bahwa Allah sungguh baik, ketika Anda kembali kepada-Nya, maka Ia akan memberikan jalan terbaik bagi Anda.

PERCIKAN HATI<3
Rabu, 01 November 2017

Berusaha Untuk Setia

PERCIKAN HATI<3 

(*) Kebijaksanaan Hidup

Berusaha Untuk Setia

Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yg setia, siapakah menemukannya? (Amsal 20:6)
:) Menyebut diri sebagai orang yg baik hati, memang tak sesulit dgn menyebut diri sebagai orang yg setia. Rasanya, menjadi pribadi yg setia, adalah hal yg paling sulit, karena untuk menjadi pribadi yg setia, maka sudah seharusnya kita selalu siap memegang setiap janji yg diucapkan. Ada tiga hal penting, yg menjadikan kita pribadi yg setia, yakni;
:) Pertama, setia terhadap tugas dan pekerjaan. Jika Anda telah berjanji untuk setia terhadap segala tugas dan pekerjaan Anda, baik dlm gereja, pemerintahan, dan komunitas, maka sudah menjadi kewajiban Anda untuk tetap setia melaksanakan tugas dan pekerjaan Anda sesuai waktu yg telah ditentukan dgn baik dan benar.
:) Kedua, setia terhadap pasangan. Jika Anda telah menikah, maka sudah menjadi kewajiban Anda untuk selalu setia terhadap pasangan Anda, seperti yg telah Anda ucapkan dlm Janji Perkawinan. Susah-senang dlm hidup berkeluarga, sudah menjadi tugas Anda untuk menerimanya dgn penuh sukacita.
:) Ketiga, setia kepada Allah. Jika Anda telah dibaptis, maka sudah sepantasnya Anda melakukan cara-cara yg berkenan kepada Allah, sebab Anda telah menjadi anggota umat Allah. Percayalah, dlm kehidupan sehari-hari, jika Anda hidup sesuai dgn cara yg dikehendaki Allah, maka dlm segala hal, Anda bisa menjadi pribadi yg setia, sebab segala sesuatu yg baik berasal dari kehendak Allah.
:) Tak dapat disangkal, dlm keadaan dunia yg semakin modern sekarang ini, sudah banyak godaan-godaan yg membuat kita semakin sulit untuk menjadi pribadi yg setia. Namun, jika kita selalu mengandalkan Tuhan dlm setiap perjalanan hidup kita, maka pastilah kita bisa melawan godaan-godaan itu, dan bisa tetap setia dlm segala tugas-pekerjaan, terhadap pasangan kita, teristimewa kepada Allah.
PERCIKAN HATI<3
Rabu, 08 November 2017

Tetap Semangat

PERCIKAN HATI<3

(*) Motivasi Kerja dan Usaha

Tetap Semangat

:) Coba Anda perhatikan, ketika Anda menghalangi semut yang sementara berjalan dengan sebuah pena. Apakah semut itu akan diam saja, dan menunggu Anda mengeluarkan pena yang menghalangi perjalanannya? Tentu tidak! Karena, pastilah semut akan mencari jalan keluar agar ia terus berjalan, entah itu berbelok atau pun menaiki pena yang menghalanginya.

:) Sahabat, bayangkan semangat kita bisa seperti semut, terus mencari jalan keluar dan tidak hanya diam saja, ketika ada hambatan dan tantangan yang datang menghalangi setiap usaha kita. Semut saja tahu apa yang perlu dilakukannya, apalagi kita yang telah diberikan kemampuan dan talenta yang luar biasa dari Allah.

:) Ingatlah, tak ada yang didapat dengan mudah, semuanya butuh perjuangan dan semangat yang tinggi. Jadi, sudah tak mengherankan bagi kita, jika hambatan selalu ada dalam setiap usaha kita mencapai keberhasilan. Ada satu ungkapan indah yang ditulis oleh penulis Jeffrey Gitomer yang bisa membantu kita, “Hambatan tidak bisa menghentikan Anda. Masalah tidak bisa menghentikan Anda. Orang lain tidak bisa menghentikan Anda. Hanya Anda yang bisa menghentikan Anda.”

:) Kita harus ingat, bahwa semuanya itu tergantung dari diri kita sendiri. Untuk itu, milikilah semangat yang tinggi dalam diri kita, dan pertahankanlah semangat itu agar terus tumbuh dalam diri kita. Jangan biarkan hambatan yang ada melunturkan keyakinan Anda untuk menjadi orang yang berhasil. Percayalah, kita pasti bisa melewati segala tantangan dan hambatan yang ada, dengan semangat yang kita miliki. Tuhan pasti akan memberkati segala cara, usaha, dan niat baik kita.

PERCIKAN HATI<3
Kamis, 09 November 2017

Menyelaraskan Pikiran Sesuai Kehendak Allah

BBM ROHANI
PERCIKAN HATI<3

(*) Renungan

Menyelaraskan Pikiran Sesuai Kehendak Allah

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah; apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

:) Allah menciptakan kita serupa dengan-Nya, kita menjadi makhluk hidup yang paling mulia dari antara makhluk hidup lainnya, dan kita pun diberikan kemampuan dan talenta masing-masing.

:) Sahabat, kembali lagi dalam ayat ini, Paulus mau mengingatkan kepada kita, namun sebelum itu ada satu pertanyaan yang perlu kita renungkan hari ini, “Sudahkah kita memberi kewajiban kita sebagai anak-anak ciptaan-Nya yang paling mulia?”

:) Paulus mau mengingatkan kepada kita, bahwa kita adalah ciptaan-Nya yang paling mulia, dan di dunia ini kita bukan diciptakan untuk menjadi serupa dengan dunia, tapi untuk melakukan kehendak Allah. Kita harus membenci kejahatan dan menolak untuk berserah pada aneka macam duniawi, seperti; keserakahan, mementingkan diri sendiri, tinggi hati, kebencian dan sebagainya.

:) Kita harus sadar bahwa sistem dunia ini jahat adanya, iblis selalu mencari cara untuk menguasai kita. Oleh karena itu, marilah kita berusaha untuk selalu menyelaraskan pikiran kita dengan cara dan kehendak Allah, agar aneka macam duniawi tidak menguasai kita. Dan sudah seharusnya kita menentukan segala rencana, harapan kita sesuai dengan kehendak Allah, bukan karena mencari kenikmatan duniawi semata.

PERCIKAN HATI<3
Jumat, 10 November 2017

Menerima Seperti Yesus

PERCIKAN HATI<3

(*) Kebijaksanaan Hidup

Menerima Seperti Yesus

“Lain waktu jika suatu hal buruk terjadi padamu meskipun itu bukan salahmu, dan kamu mengeluh pada Allah, “Aku tidak pantas mendapatkan itu,” lihatlah pada salib dan katakan perkataan yang sama kepada-Nya: “Aku tidak pantas mendapatkan itu” ini akan memberikanmu rasa perspektif yang berbeda” (Dr. Peter Kreeft)

:) Yesus Kristus yang dicap bersalah, padahal Ia sama sekali tidak berdosa, Ia mendapat malu dan dicaci, bahkan sampai pada hal yang paling buruk, yakni; wafat di kayu salib.

:) Sahabat, apa yang akan Anda lakukan, jika hal yang terjadi kepada Yesus terjadi kepada Anda? Dicaci, dihina, dicap bersalah, padahal tidak bersalah. Apakah Anda ingin marah, membalas dendam, atau membela diri dan mengatakan bahwa itu bukan kesalahan Anda, tapi kesalahan orang lain?

:) Ketahuilah, sebagai umat Allah, kita harus siap untuk menderita di dunia ini. Karena pastinya dunia akan membenci kita. Akan semakin banyak tantangan yang akan kita alami, bahkan lebih banyak dari orang lain, yang membenci Yesus. Namun, kita tak perlu kuatir, karena untuk menjadi juara, kita harus melalui banyak tantangan, perlu adanya usaha dan kerja keras untuk menjadi seorang pemenang.

:) Ingatlah, Yesus yang telah setia kepada Bapa, kini telah bangkit, dan naik ke surga, maka tak ada hal yang tak mungkin juga bagi kita, jika Allah berkenan, pada akhirnya kita pun akan dibangkitkan dan akan ada bersama-sama dengan-Nya dalam Kerajaan Surga.

:) Untuk itu, tak perlu berkecil hati, jika orang selalu menyalahkan kita, karena kita selalu mengikuti kehendak Allah. Karena memang Allah tidak menjanjikan kehidupan kekal dalam dunia ini, sebab dunia ini hanya merupakan tempat singgah untuk kita, yakni, tempat untuk menguji iman kita, ”Apakah kita mampu untuk menolak kejahatan dan sungguh-sungguh memilih Yesus.” Jika kita mampu, maka kita akan beroleh hidup kekal.

PERCIKAN HATI<3
Sabtu, 11 November 2017

Kaya Di hadapan Allah

(*) Renungan

Kaya Di hadapan Allah

:) “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (Luk. 12:15)

:) Punya harta berlimpah bukanlah hal yang salah. Tapi yang menjadi masalah adalah ketika kita menjadikan harta kekayaan itu sebagai inti kehidupan kita.

:) Sahabat, sebagai orang Kristiani, hal yang perlu kita perhatikan dan seharusnya menjadi tujuan hidup kita adalah menjadi kaya, kaya bukan berarti karena memiliki harta berlimpah, tapi kaya di hadapan Allah. Dan untuk menjadi kaya di hadapan Allah, maka kita perlu melibatkan diri, dalam bentuk tindakan kita setiap hari. Karena, lewat tindakan itulah, kita bisa mengumpulkan setiap pundi-pundi kebaikan.

:) Tak ada larangan untuk kita memiliki harta di dunia ini, selagi kita berusaha dengan cara-cara yang baik, maka tak ada yang salah. Namun, satu hal yang perlu kita ingat, bahwa ketika kita mengumpulkan harta dan kekayaan di dunia ini, janganlah sekali-kali kita lupa pada sesama, bahkan keluarga kita sendiri. Karena, walaupun cara-cara yang kita lakukan baik, ketika kita berusaha mengumpulkan kekayaan duniawi, tapi pada akhirnya kita melupakan sesama, bahkan keluarga kita sendiri, maka itu tetap saja tidak diterima oleh Allah.

:) Untuk itu, cobalah untuk mengatur hidup kita. Seimbangkanlah antara mencari kebutuhan duniawi dan kebutuhan rohani. Dan, jadikanlah harta duniawi  yang kita miliki, sebagai sarana untuk bisa membantu kita menjadi lebih kaya dihadapan Allah. Kita bisa saling membantu, bahkan saling mencurahkan kebaikan satu sama lain.

:) Ingatlah, yang paling penting, utamakanlah menjadi kaya di hadapan Allah, bukan menjadi kaya karena harta duniawi. Sebab kaya di hadapan Allah, itu artinya kita pun telah kaya di dunia ini, yakni; kaya akan kebaikan dan kasih Allah.

PERCIKAN HATI <3
Kamis, 23 November 2017

Anda Percaya, Maka Anda hidup

(*) Mutiara Iman

Anda Percaya, Maka Anda hidup

:) “Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.” (Lukas 20:38)

:) Berbicara mengenai kehidupan, tentu tak lepas dari siapa yang memberi kehidupan kepada kita dan itu adalah Allah Bapa kita.

:) Allah telah memberikan bagi kita nafas kehidupan, namun sebagaimana yang kita tahu bersama bahwa dunia ini tidaklah kekal. Suatu saat nanti kita akan sampai pada saat di mana kita akan menghembuskan nafas terakhir, dan akhirnya secara jasmani kita akan mati.

:) Sahabat, memang secara jasmani kita akan mati, tapi kematian secara jasmani tidaklah menjadi masalah bagi kita, karena sekalipun kita telah mati, tapi kita masih memiliki Bapa yang hidup. Dan, jika kita berkenan kepada-Nya, maka di hadapan-Nya kita tetap akan hidup.

:) Berkenannya kita di hadapan Allah, itu semua tergantung dari keyakinan kita kepada-Nya. Sebab, Allah menghendaki agar setiap umat-Nya percaya sepenuhnya kepada-Nya. Kita diajak untuk percaya bahwa kebangkitan sungguh- sungguh ada dan nyata di dalam-Nya. Kita harus percaya, kematian jasmani bukanlah akhir dari segalanya, karena masih ada kehidupan kekal yang telah disediakan Allah bagi kita. 

:) Karena itu, marilah senantiasa kita sepenuhnya percaya kepada Dia yang hidup selama-lamanya, sebab dalam Dia selalu ada hidup bagi orang yang percaya kepada-Nya. 

PERCIKAN HATI <3
Sabtu, 25 November 2017

MENGAPA ORANG SUKA MENGABADIKAN KEKUASAANNYA?

(*)  Motivasi Rohani

MENGAPA ORANG SUKA MENGABADIKAN KEKUASAANNYA?

:)  Dalam minggu-minggu ini, kita disuguhi  _dagelan_ di layar kaca: yang kadang menggelikan, menjengkelkan, menggemaskan.  Dan ujung-ujungnya adalah uang dan kekuasaan. Dan tanpa sadar kita pun berguman, _“Id genus omne”_ – itulah umat manusia.

:)  Dan manusia kalau sudah duduk di _“dampar kencana”_ – kursi emas, tidak mau turun. Ingatlah kembali   Raja Prancis Louis XIV (1638 – 1715) yang mengatakan, _“L’Etat c’est moi”_ – negara adalah saya. Pernyataan Louis XIV itu menggambarkan absolutisitas kekuasaannya. Karena dengan mengatakan itu, ia tidak terikat pada hukum dan aturan, serta kekuasaannya tak ada batasnya. Yang mencanangkan kekuasaan tanpa batas ini lupa kata-kata Petrinius, _“Homines sumus non dei”_ – kita ini hanya manusia biasa, bukan Allah.

:)  Tetapi untuk mengabadikan kekuasaannya, ada penguasa (raja atau kaisar) yang menyebut dirinya Tuhan. Misalnya kaisar Romawi Kuno. Kaisar itu disebut _Sebastos_ atau _Augustus_ yang artinya: “yang dimuliakan”, padahal yang dimuliakan seharusnya hanya Allah. Kaisar adalah _divus_ atau _theios,_ yang pertama berasal dari bahasa Latin yang kedua dari bahasa Yunani artinya, “yang ilahi”. Banyak kaisar disebut _sōtēr,_ penyelamat. Memang, zaman itu Roma disebut sebagai “kota yang haus darah” atau Cicero  menyebutnya sebagai, _“Vi et armis”_ dengan kekerasan dan senjata.

:) Masing-masing kita – tentu – diberi “kekuasaan” entah kecil maupun besar. Paling tidak jangan suka mengabadikan kekuasaan itu. Kalau seandainya diminta mutasi, langsung saja pindah dan membuat laporan pertanggungjawaban.  Tidak usah banyak alasan.

PERCIKAN HATI <3
Minggu, 26 November 2017

Harta

(*) Rubrik Kebijaksanaan Hidup

HARTA

:) Harta benda yang didapat dengan mudah dan cepat, sesungguhnya semua itu tidaklah bersifat abadi. Dengan cepat pula harta benda itu lepas dari milik kita (Douglas Jerrold).

:) Kita sering melihat ada seseorang yang memiliki harta dalam jumlah besar, namun harta tersebut didapat dengan cepat (harta warisan atau harta yang didapat tanpa kerja keras).  Namun cepat atau lambat, harta itu pun berakhir pula.

:) Sebaliknya, harta yang diperoleh dengan kerja keras (bercucuran air mata dan keringat), akan memiliki makna yang mendalam. Mereka akan memanfaatkan harta tersebut secara hati-hati dan bijaksana. Harta tersebut amat membantu bagi perkembangan diri serta orang-orang yang mereka kasihi, karena yang penting bukanlah banyaknya harta tapi usaha dan kerja keras yang dilakukan untuk mendapatkan harta itu.
 
:) Marilah kita bekerja dengan tekun, jujur serta bertanggung jawab, bukan terutama untuk harta duniawi tapi untuk harta sorgawi.

PERCIKAN HATI<3
27 November 2017

*ONE STORY, TWO PERSPECTIVES*

*ONE STORY, TWO PERSPECTIVES*

Seorang penulis buku  yang terkenal duduk di ruang kerjanya...dia mengambil penanya... dan mulai menulis :

"Tahun lalu... saya harus dioperasi untuk mengeluarkan batu empedu. Saya harus terbaring cukup lama di ranjang.

Di tahun yang sama.... saya berusia 60 tahun dan memasuki usia pensiun, keluar dari pekerjaan di perusahaan yang begitu saya senangi...saya harus tinggalkan pekerjaan yang sudah saya tekuni selama 35 tahun.

Di tahun itu juga..saya ditinggalkan ayah yang tercinta.

Kemudian... masih di tahun yang sama anak saya gagal di ujian akhir kedokteran, karena kecelakaan mobil. Biaya bengkel akibat kerusakan mobil adalah puncak kesialan di tahun lalu..."

Di bagian akhir dia menulis :

*"Sungguh...tahun yang sangat buruk !"*
                                      
Istri sang penulis masuk ke kamar itu dan menjumpai suaminya yang sedang sedih dan termenung. Dari belakang...sang istri melihat tulisan sang suami. Perlahan-lahan ia mundur dan keluar dari ruangan itu...

15 menit kemudian dia masuk lagi dan meletakkan sebuah kertas berisi tulisan sebagai berikut :

"Tahun lalu... akhirnya saya berhasil menyingkirkan kantong empedu saya yang selama bertahun-tahun membuat perut saya sakit.

Di tahun itu juga...saya bersyukur bisa pensiun dengan kondisi sehat dan bahagia. Saya bersyukur kepada Tuhan sudah diberikan kesempatan berkarya dan penghasilan selama 35 tahun untuk menghidupi keluargaku.

Sekarang... saya bisa menggunakan waktu saya lebih banyak untuk menulis, yang merupakan hobi-ku sejak dulu ...

Pada tahun yang sama... ayah saya yang berusia 95 tahun... tanpa sakit apa2 telah mengakhiri hidupnya dengan damai dan bahagia.

Dan masih di tahun yang sama pula... Tuhan telah melindungi anak saya dari kecelakaan yang hebat.....Mobil kami memang rusak berat akibat kecelakaan tersebut... tapi anak saya selamat tanpa cacat sedikit pun..."
                                      
Pada kalimat terakhir istrinya menulis :

*"Tahun lalu.... adalah tahun yang penuh berkat yang luar biasa dari Tuhan.... dan kami lalui dengan penuh rasa takjub dan syukur..."*
                                      
Sang penulis tersenyum haru... dan mengalir rasa hangat di pipinya... Ia berterima kasih atas sudut pandang berbeda untuk setiap peristiwa yang dilaluinya tahun lalu... Perspektif yang berbeda membuatnya bahagia.
                                      
Sahabatku, di dalam hidup ini kita harus mengerti bahwa bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur. Namun rasa syukurlah yang membuat kita bahagia.
                          
Mari kita berlatih melihat suatu peristiwa dari sudut pandang positif.

*_"We can complain because rose bushes have thorns, or rejoice because thorn bushes have roses"_ -  Abraham Lincoln*

Have a positive Day.

(*) Cerita Bermakna Kembali Kepada-Nya Dan Menemukan Hidup Baru

PERCIKAN HATI<3

(*) Cerita Bermakna

Kembali Kepada-Nya Dan Menemukan Hidup Baru

:) Ada seorang penjahat kelas kakap yang dijatuhi hukuman seumur hidup dan dijebloskan ke dalam sebuah sel penjara bawah tanah. Habis sudah harapan dan impiannya, karena ia harus menghabiskan sisa hidupnya di dalam sel penjara bawah tanah yang sangat mengerikan.

:) Suatu hari, di dalam sel, ia menemukan sebuah buku di sudut ruangan, yang mungkin merupakan peninggalan dari penghuni sel pendahulunya. Sambil iseng-iseng, ia mencoba membaca buku yang sudah kumal tersebut. Ternyata buku itu sebuah Kitab Suci Perjanjian Baru.

:) Karena tidak ada kegiatan lain, maka terpaksa ia membaca isi buku tersebut. Hari demi hari ia terus membaca buku itu, hingga suatu saat ia membaca bagian yang mengisahkan tentang kubur kosong dan kebangkitan Yesus Kristus. Ia merasa tersentuh dan membayangkan kalau selnya seperti kubur kosong itu dan suatu hari kelak ia bisa bangkit serta menjadi manusia baru. Tapi sayangnya, ia langsung merenung akan nasib hidupnya yang tetap akan berakhir di dalam penjara bawah tanah.

:) Namun, walaupun ia tahu hidupnya akan berakhir di dalam penjara bawah tanah, tapi ia tetap bertekad untuk mengubah hidupnya. Alhasil, ia mendapatkan pengampunan. Apa yang dilakukannya demi mendapatkan hidup yang lebih baik, telah memberikan hidup baru baginya.

:) Ia menjadi pejuang kemanusiaan yang terkenal, dan menjadi salah satu pelopor dari pembaharuan penjara-penjara di Amerika Serikat. Ia berjuang supaya penjara-penjara itu tidak menjadi kubur bagi manusia-manusia yang dijebloskan di sana. Dan Orang itu adalah Starr Dailey, yang menulis buku, “Love Can Open Prison Doors”.

:) Sahabat, ingatlah selalu, bahwa Allah sungguh baik, ketika Anda kembali kepada-Nya, maka Ia akan memberikan jalan terbaik bagi Anda.

PERCIKAN HATI<3
Rabu, 01 November 2017

Popular Posts Widget