Renungan Harian,CAHAYA SABDA 02 Juli 2017, Mat 10:37-42

Minggu Biasa XIII

Bacaan Pertama: 2Raj 4:8-11.14-16a

Mazmur : Mzm 89:2-3.16-17.18-19

Bacaan Kedua : Rom 6:3-4.8-11

Bacaan Injil : Mat 10:37-42

Renungan:
Perkataan Yesus dalam Injil hari ini sepertinya tidak relevan dengan kehidupan nyata kita. Bila kita berpikir secara logika saja, hampir semua ungkapan Yesus hari ini sangat bertentangan dengan logika kita dan bahkan membingungkan. Beberapa larangan yang disampaikan Yesus hari ini begitu ekstrim "Barang siapa mengasihi Bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; Siapa saja yang menyatakan diri sebagai pengikut Yesus harus siap memikul salib dan bahkan rela kehilangan nyawanya karena Tuhan.
       Sesungguhnya apa maksud dari semua perkataan Yesus ini? Maksudnya orang yang mau mengikuti Yesus harus  harus mencintai Yesus lebih daripada apapun di dunia ini. Mungkin, kita mengira apa yang dikatakan Yesus itu tidak penuh kasih dan menebarkan kebencian. Padahal, tidak! Konteks pembicaraan Tuhan Yesus adalah bagaimana caranya mengikut Dia. Melalui Injil hari ini, Yesus sedang menjelaskan apa yang harus dilakukan seseorang jika ia mau mengikuti Yesus. Sebab kita beriman pada Yesus bukanlah karena hubungan darah, tetapi pilihan hidup. Beriman yang benar bukanlah suatu pelarian. Pelarian tidak membuat iman berdampak. Iman yang benar akan terwujud dalam perkataan dan tindakan kita dalam hidup nyata sehari-hari. Kewajiban kepada Allah dan sesama harus dijalankan bersama, walaupun tidak mudah.

"Mengikuti dan mencintai Tuhan lebih dari segala sesuatu."

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts Widget