PERCIKAN HATI<3, (*) Kebijaksanaan Hidup, "Untung atau Malang"

Untung atau Malang

:) Seorang petani tua memiliki seekor kuda untuk mengerajakan tanahnya. Suatu hari kuda itu lari dan masuk ke hutan. Seorang tetangga datang ke rumah petani itu dan menyatakan rasa simpatinya karena nasibnya yang malang, “Aku turut bersedih atas kemalangan yang telah Anda alami,” kata tetangga itu. Petani itu hanya tersenyum dan berkata, “Apa ini suatu kemalangan! Apa ini suatu keuntungan! Siapa yang tahu!”

:) Seminggu kemudian, kuda itu kembali pulang ke rumah petani itu bersama dua kuda lainnya. Melihat akan hal itu, tetangganya datang ke rumah petani itu lagi dan mengucapkan selamat atas nasibnya yang beruntung, karena kini kuda milik pak petani itu sudah menjadi tiga. Menanggapi ucapan selamat dari tetangga itu, petani itu berkata, “Apa ini suatu keuntungan! Apa ini suatu kemalangan! Siapa yang tahu!

:) Keesokan harinya, anak dari si petani itu mencoba menaiki kuda milik ayahnya, dan tanpa sengaja ia terjatuh dari atas kuda hingga kakinya patah. Tetangga itu kembali menyatakan rasa simpatinya pada petani itu.

:) Beberapa minggu kemudian, tentara masuk di desa itu, dan mendaftarkan semua anak muda yang berbadan sehat karena mereka akan berperang. Anak petani itu tidak masuk dalam daftar. Kini, apa itu kemalangan! Apa itu keuntungan! Siapa yang tahu.

:) Sahabat, demikian juga dengan hidup kita, ada saatnya kita mengalami keuntungan dan ada saatnya kita mengalami kemalangan. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita di hari-hari berikutnya. Namun, yang perlu kita lakukan adalah tak perlu menangisi kemalangan yang terjadi dan tak perlu menyombongkan diri atas keuntungan yang kita alami dalam hidup ini. Percayakanlah hidup kita pada Kristus, karena hanya dalam Dialah kita akan menemukan akhir yang bahagia.

PERCIKAN HATI<3 
Senin, 08 Januari 2018

PERCIKAN HATI<3, (*) Mutiara Iman, "Kasih Kristus Membawa Kehidupan"

Kasih Kristus Membawa Kehidupan

"Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." (Roma 12:9)

:) Kasih Yesus tak pernah setengah-setengah, tapi sepenuhnya untuk kita. Kasih Yesus sungguh-sungguh tulus mencintai dan mengasihi kita meskipun kita adalah manusia lemah dan kerap sering jatuh dalam dosa.

:) Sahabat, kembali lagi Paulus hendak mengingatkan kepada kita tentang maksud dari kasih Yesus kepada kita, yang tidak lain untuk mengajak kita mau seperti Yesus yang sungguh-sungguh mengasihi dengan tulus, yang penuh dengan kelembutan, tidak mencari kepentingan sendiri, peduli pada sesama, tidak kenal batas dan penuh dengan pengorbanan.

:) Untuk itu, jangan ada dalam diri kita, sikap yang hanya suka kelihatan di luarnya saja baik, tapi di dalamnya penuh dengan hal-hal yang jahat. Namun, sebaliknya, milikilah dalam diri kita kasih Kristus, yang menghantar kita untuk lebih mencintai dan melakukan perbuatan-perbuatan yang berkenan kepada-Nya.

:) Tumbuhkanlah dalam diri, kasih yang telah ditunjukkan Yesus kepada kita, karena sebagaimana Bapa mengasihi Anak-Nya, sehingga Ia mengurapi Anak-Nya yang kudus itu, maka tak menutup kemungkinan, jika kita selalu hidup dalam Kasih Kristus, kita pun akan menerima rahmat yang berlimpah dari Allah Bapa kita. Sebab kasih-Nya sungguh nyata dan membawa kehidupan kekal bagi kita semua yang hidup dalam nama-Nya.

PERCIKAN HATI<3
Minggu, 07 Januari 2018

PERCIKAN HATI<3, (*) Motivasi Rohani, "TETAPLAH  EKSIS"

TETAPLAH  EKSIS

:) Saya tinggal di tengah-tengah kuburan. Setiap pagi saya memandang pusara-pusara itu dari kejauhan.  Lantas saya berpikir, “Ini tempat paling kaya di dunia. Di sini terkubur mimpi-mimpi besar yang tak pernah diwujudkan, penemuan-penemuan dahsyat yang tak pernah ditemukan dan buku-buku yang tak pernah dituliskan. Semuanya hilang terkubur di sini” (Bdk. _“Inspira”_ 10 Desember 2015 – Kompas).

:) Kemudian saya menjadi ingat sebuah istilah yang berbunyi, _“unfinished work”_ (karya yang belum terselesaikan). Istilah ini disematkan bagi  para pencipta sejarah (penulis, negarawan, pemusik, politisi) yang keburu meninggal, namun karyanya belum selesai. Lihat saja,  Charles Dicken  dan Margareth Mitchell  yang meninggal sebelum _“masterpiece”-nya_ rampung.

:) Kadang kita tidak berani eksis dengan apa yang kita miliki. Kita seperti “ayam” dalam kisahnya Antony de Mello (1931 – 1987) dalam bukunya yang berjudul,  _“Burung Berkicau”._ Dalam kisah itu kita mendengar orang berkata, “Untuk apa buat ini atau buat itu, tahu diri saja lah”. Ini adalah mental “ayam” dan bukan mental Rajawali. Orang yang bermental Rajawali itu mau: berkarya dan eksis.

:) Selagi masih hidup, “hiduplah penuh isi. Hanya dengan begitu, hidup kita tidak sia-sia”. Dan nanti ketika kita dikubur akan ada tulisan, _“Vivit post funera virtus”_ – kebajikan tetap akan hidup terus setelah pemakaman.

:) Tetaplah eksis, di mana pun kita berada. Ingat ajaran Maslow (1908 – 1970) dalam bukunya yang berjudul, _“Mazhab Ketiga”_ supaya kita senantiasa menjadi pribadi yang _ber-“self actualization”._

PERCIKAN HATI<3
Minggu, 14 Januari 2018

PERCIKAN HATI<3, (*) Renungan "Meminta dan Mencari di dalam Bapa "

Meminta dan Mencari di dalam Bapa

“Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” (Matius 7:8)

:) Ingin rasanya ketika kita meminta bantuan selalu mendapat respon yang baik dari orang lain. Namun, kenyataannya, dalam kehidupan kita sehari-hari, tak seperti yang kita inginkan, karena tentunya kita pernah bahkan sering mendapatkan penolakan. Ketika kita meminta bantuan, selalu saja ditolak dengan berbagai alasan yang ada.

:) Sahabat, hari ini kembali lagi kita diingatkan dengan kata-kata Yesus yang amat indah, “Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat ….” (Matius 7:8). Melalui kata-kata ini, Yesus mau menunjukkan kepada kita, bahwa Ia tidak pernah menolak ketika kita datang meminta pertolongan kepada-Nya, bahkan pun Ia tidak akan memberikan kita kegagalan, karena di setiap usaha kita dalam mencari, Roh-Nya akan menolong kita menemukan apa yang kita cari.

:) Namun, dari semua hal yang kita minta dan yang kita cari itu, kita bukan hanya sekedar meminta saja, lebih daripada itu, kita diajak untuk bertekun dengan sungguh-sungguh menyadari bahwa Allah adalah sumber kebutuhan dan hidup kita. Dan di balik kesadaran kita akan kasih Allah, maka hal itu haruslah disertai dengan ketaatan dan kesetiaan kita kepada-Nya, serta yang paling penting adalah dari semua hal yang kita minta dan yang kita cari itu, semuanya itu tertuju pada pemenuhan untuk memasuki kerajaan surga. Sebab, setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan, dan itulah pintu menuju kehidupan kekal.

PERCIKAN HATI<3
Sabtu, 13 Januari 2018

PERCIKAN HATI<3, (*) Motivasi Rohani, "DUNIA SELALU BERPUTAR"

DUNIA SELALU BERPUTAR

:) Adagium  bahasa Latin, _"Tempora mutantur, et nos mutamur in illis"_ yang artinya waktu itu berubah dan kita pun ikut berubah dalam kurun waktu itu, rupanya bermakna amat mendalam.

:) Orang bisa berpikir tentang waktu, tetapi kadangkala orang tidak menyadari bahwa waktu itu berputar dengan amat cepat. Orang Jawa mengatakan bahwa _"Urip iku mung mampir ngombe"_ yang artinya, hidup itu hanyalah singgah untuk minum. Pemazmur dengan pesimistik berkata, "Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun" (Mz 90: 10). Dengan singkatnya waktu, manusia diajak untuk selalu merenungkan kehidupannya.

:) Plato (427 - 347 SM) pernah berkata bahwa hidup yang tidak direnungkan adalah hidup yang tidak bermakna. Maka, tidak heran, jika setiap akhir tahun, banyak media massa memublikasikan kalaideskop (bhs.  Yunani; _kalos,_ bagus dan _eidos,_ bentuk; _skopos,_ melihat), yang artinya penyajian kembali secara singkat kejadian-kejadian penting di  masa lalu. Apa yang dilukiskan dalam kaleidoskop tersebut bagaikan film kehidupan yang pantas untuk mengevaluasi apa yang penah kita alami.

:) Setelah tutup tahun dirayakan dengan hingar bingar, kita memasuki tahun yang baru, yakni bulan Januari. Bulan Januari itu didedikasikan bagi Dewa Janus. Dewa ini digambarkan sebagai Dewa yang memiliki dua kepala. Satu menghadap ke depan melambangkan visi masa depan. Satu menghadap ke belakang yang melambangkan bahwa manusia bisa belajar dari masa lalu. Dengan memandang masa kini, manusia disadarkan akan kekiniannya. Penulis Inggris, Thomas Carlyle (1795 – 1881)  berkata, "Apa yang harus kita kerjakan itu seharusnya tidak melihat jauh yang samar-samar di kejauhan, melainkan apa yang ada dalam genggaman."

PERCIKAN HATI<3
Sabtu, 06 Januari 2018

BBM ROHANI PERCIKAN HATI, (*) Mutiara Iman, "Belajar Untuk Minta Maaf"

BBM ROHANI PERCIKAN HATI<3 

(*) Mutiara Iman

Belajar Untuk Minta Maaf

:) “Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.” (Mat. 5:25)

:) Meminta maaf adalah perbuatan yang baik dan sangat sederhana, namun tak mudah untuk dilakukan, apalagi jika kita merasa bahwa kita tidak bersalah.

:) Sahabat, dalam kehidupan kita sehari-hari, tentu kita akan berhadapan dengan orang lain, entah itu dalam keluarga, rekan kerja kita, sahabat, ataupun orang lain yang kita temui. Jadi, tak dapat dipungkiri bahwa pertengkaran dapat terjadi. Pertengkaran antara suami dan istri, orang tua dan anak, sesama rekan kerja, sahabat, bahkan pun orang lain yang kita temui.

:) Dengan demikian, satu-satunya cara agar pertengkaran itu tidak akan berlanjut, maka kita harus menyelesaikannya dengan saling meminta maaf satu dengan yang lain.Tak perlu ragu ataupun gengsi untuk minta maaf, meskipun bukan Anda yang salah, karena demi menciptakan suasana yang damai, hanya itulah cara satu-satunya.

:) Yesus Kristus, mengajak kita untuk mau menciptakan damai dengan sesama, dan jangan pernah membuat damai itu hilang dari hati kita. Jangan membuat masalah semakin panjang, karena itu akan berakibat buruk bagi kita. Selesaikan segala masalah kita dengan cepat dan damai, karena itulah yang terbaik bagi kita dan orang lain.

PERCIKAN HATI <3 
Jumat, 5 Januari 2018

PERCIKAN HATI, (*) Cerita Bermakna, " Tuhan Yesus Sahabat Sejatiku "

PERCIKAN HATI<3

(*) Cerita Bermakna

Tuhan Yesus Sahabat Sejatiku

:) Pada suatu malam seorang manusia bermimpi. Dalam mimpi itu, ia berjalan-jalan di pantai bersama dengan Tuhan, ia berjalan-jalan di pantai bersama dengan Tuhan. Di langit tampaklah adegan-adegan dari hidupnya bagaikan sebuah film. Untuk setiap adegan di langit, dilihatnyalah dua pasang jejak kaki di pasir. Sepasang jejak dia dan sepasang lain jejak Tuhan.

:) Setelah adegan terakhir, ia menoleh ke belakang. Dilihatnyalah bahwa sering kali dalam jalan hidupnya hanya ada sepasang jejak saja. Diperhatikannya juga bahwa hal itu terjadi justru pada saat-saat ketika ia sangat susah dan sedih.

:) Ini betul-betul membingungkannya. Lalu, ia bertanya kepada Tuhan, “ Tuhan, Engkau pernah berkata Engkau akan mendampingi diriku sepanjang jalan. Akan tetapi, telah kulihat bahwa dalam saat-saat yang paling sukar dalam hidupku, hanya ada sepasang jejak saja. Aku tidak mengerti, mengapa justru pada waktu akau paling membutuhkan Engkau, aku Kautinggalkan.”

:) Tuhan menjawab, “Anak-Ku yang terkasih, Aku cinta padamu dan tidak pernah sedetik pun aku meninggalkanmu. Selama masa percobaan dan kesengsaraanmu, ketika engkau hanya melihat satu pasang jejak saja, justru pada saat-saat itulah Aku memikul engkau.”

:) Sahabat, hanya ada satu sahabat yang benar-benar tulus mencintai kita, dan Dia adalah Tuhan Yesus. Ia tidak pernah meninggalkan kita, janji-Nya sungguh nyata dan benar dalam kehidupan kita. Apapun yang kita rasakan, selalu dirasakan oleh-Nya, bahkan Ia rela menerima semua kesulitan yang kita hadapi. Ia selalu punya cara yang baik untuk kita semua anak-anak-Nya.

PERCIKAN HATI<3  
Kamis, 04 Januari 2018

PERCIKAN HATI Kebijaksanaan Hidup "Kebahagiaan"

PERCIKAN HATI<3

(*) Kebijaksanaan Hidup

Kebahagiaan

:) Orang yg mampu menghargai sesuatu, jika diberi tanggung jawab besar, pasti selalu bahagia. Awalanya, kita merasa tertekan dan berpikir bagaimana mengerjakan semua dgn tulus dan mampu mengoptimalkannya secara total.

:) Seperti sebuah kalimat mengatakan, “Hasil akhir tidak pernah menghianati usaha”. Seperti itu pula, kebahagiaan yg akn didapatkan jika kita berusaha keras utk melaksanakan tanggung jawab yg diberikan kepada kita. Sudah pasti sesuatu yg kita kerjakan secara berhasil akan menjadi sebuah hal, yg membuat kita merasa bahagia, puas, dan mungkin ingin melakukan sesuatu yg lebih tertantang lagi, karena kita mampu menyelesaikan sesuatu yg sulit dan hebat.

:) Bagaimana sesungguhnya kebahagiaan yg ditampakan Yesus? Kebahagiaan itu ada pada Injil Suci yaitu, Yesus menyadarkan kita untuk bersikap rendah hati agar memperoleh kebahagiaan yg tak kunjung henti. Yesus mengajak orang lemah dan tertindas utk selalu bahagia serta menghargai apa yg berada disekitar mereka, karena bentuk apapun yg kita lakukan dengan rasa syukur dan bahagia tlh dioptimalkan Tuhan sbg upah utk bersukacita dan bergembira di surga.

:) Sahabat, tidak lepas dari proses utk mencapai titik kebahagiaan, kita membutuhkan iman yang kuat mampu bersaing dengan pelbagai tantangan agar bisa mencapai titik kebahagian. Ada banyak hal duniawi, seperti; harta, kekuasaan dan keinginan semata yang sering membuat kita lupa diri dan merasa bahwa itu adalah kebahagian sesungguhnya, padahal bukan itu yang seharusnya kita tanamkan, banyak hal positif yang perlu kita lakukan untuk mencapai titik kebahagian yaitu belajar meneladani sikap Yesus yg rendah hati, dgn menolong sesama, pantang menyerah, lebih dari itu adalah mampu membuat sesama kita bahagia, selanjutnya batin dan hati nurani kitalah yg  menentukan kebahagiaan.

PERCIKAN HATI<3 
Rabu, 03 Januari 2018

PERCIKAN HATI (*) Renungan (Luk. 2:16-21) JANGAN BERHENTI BERHARAP

PERCIKAN HATI<3

(*) Renungan (Luk. 2:16-21)

JANGAN BERHENTI BERHARAP

:)Sahabat, hari ini kita diajak bersama-sama memandang ke Betlehem. Kita mengarahkan mata kita ke sana bukan pertama-tama karena kotanya tetapi karena di sanalah Sang Juru Selamat kita lahir.  Di sanalah kabar sukacita itu pertama-tama di nyatakan melalui para gembala.

:) Para gembala adalah orang-orang yg dianggap  hina,  kotor,  dan karena itu dijauhi. Akan tetapi justru dalam kehinaan dan kekotoran, mereka selalu berharap akan adanya Penyelamat yg mana melalui Dia mereka diangkat ke martabatnya yg luhur.

:)Demikian juga, kita ini adalah manusia lemah dan berdosa. Akan tetapi, apakah kelemahan dan keberdosaan kita itu membuat kita juga mempunyai pengharapan akan Tuhan.

:)Kita seringkali menjadi orang yang takut dan mudah goyah karena kelemahan kita. Maka kini, para gembala mengajak kita untuk tidak henti-hentinya berharap kepada Tuhan.

:) Kita harus percaya, bahwa Dia yang karena cinta-Nya telah hadir di dunia ini, tidak akan pernah meninggalkan kita sesaat pun sekalipun kita lemah dan berdosa.

:)Dalam segala keterbatasan dan kelemahan kita, Maria mengajak kita untuk selalu menyimpan segala sesuatu yg kita alami, dan merenungkannya. Inilah suatu tahap yang akan menuntun kita kepada perubahan dalam hidup kita. Permenungan adalah sebuah usaha untuk menemukan arti dan makna dari setiap pengalaman hidup yg kita lalui dan hadapi.

:)Oleh karena itu,  marilah kita tetap berharap pada Tuhan karena hanya pada Dialah kita akan dituntun untuk menemukan makna hidup itu.

:)Sambutlah tahun yg baru ini dengan sukacita dan jangan pernah berhenti berharap pada Tuhan, agar hidup kita di tahun ini, juga di tahun-tahun yg akan datang selalu dalam naungan kasih-Nya.

PERCIKAN HATI<3
Senin, 01 Januari 2018

PERCIKAN HATI, Mutiara Iman, Tunjukkanlah

PERCIKAN HATI<3

(*) Mutiara Iman


Tunjukkanlah

“Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.” (Matius 12:33)

:) Anda bisa saja mengatakan kepada orang lain bahwa Anda adalah orang beriman, orang Kristiani yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan. Namun, apakah orang lain akan begitu mudah percaya dengan apa yang Anda katakan tentang diri Anda sendiri? Karena kita tahu bersama, berkata-kata memanglah mudah, tapi dipercayai oleh orang lain mungkin sulit untuk kita.

:) Sahabat, ada ungkapan yang mengatakan, “Orang mungkin bisa meragukan apa yang Anda katakan, tetapi mereka akan mempercayai apa yang telah Anda lakukan.” Maka, sebagai orang Kristiani, kita jangan hanya sampai pada kata-kata saja, namun tunjukkanlah dalam gaya hidup Anda setiap hari, bahwa Anda sungguh-sungguh orang beriman.

:) Percayalah, tanpa Anda mengatakannya, orang telah percaya kepada Anda, karena mereka telah melihat perbuatan dan tindakan Anda setiap hari. Anda melakukan hal-hal yang baik, pasti akan membuat orang percaya, sebaliknya, Anda melakukan hal-hal yang bertentangan dengan perkataan Anda, bahwa Anda adalah orang beriman, maka hal itu hanyalah membuat orang lain semakin tidak percaya kepada Anda. Untuk itu, lakukanlah yang semestinya Anda lakukan sebagai orang beriman, agar orang percaya kepada Anda.

PERCIKAN HATI<3
Selasa, 02 Januari 2018

Popular Posts Widget