Ia berasal dari Bapa

Peringatan Sta. Lucia, Perawan dan Martir
Mat.21:23-27; “Ia berasal dari Bapa”


“Ia telah datang dari Bapa, dan pasti akan membawa kembali saudara dan aku kepada Bapa. Tapi, mengapa ada yang tidak percaya kepada-Nya?”


          Mungkin otakku sangat kerdil untuk memahami tindakan sebagian orang Kristen yang memuji Allah Bapa sebagai Allah mereka, namun menolak Yesus sebagai Anak Allah. Pikiran logisku mengatakan bahwa tidak ada kekristenan tanpa Yesus, namun keraguan sebagian orang Kristen akan identitas Yesus dengan sendirinya menjadi tanda keraguan terhadap cara beriman mereka.

            Menentang dan mempertanyakan identitas Yesus sudah ada sejak zaman-Nya Yesus, dan ini tergambar jelas dalam Injil hari ini di mana orang-orang Yahudi mempertanyakan tentang sumber kuasa Yesus. Terhadap keraguan mereka, Yesus membungkam dengan cara bertanya balik tentang pengakuan mereka terhadap Yohanes Pembaptis.

            Mungkin di antara kita tidak sampai meragukan kuasa dan identitas Yesus seperti orang-orang Yahudi dulu sampai sekarang, tetapi apa yang sering kita buat adalah meragukan tentang kuasa-Nya yang mendatangkan mujizat dalam hidup kita. Inilah yang benar bahwa keraguan terhadap kuat kuasa-Nya tidak mendatangkan mujizat. Sebaliknya hanya dengan percaya kepada-Nya maka mujizat itu akan menjadi nyata dalam hidup setiap hari.


Teriring salam dan doa kecilku untukmu selalu,

Rinnong

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts Widget