Apa Bedanya Danau Galillea dan Laut Mati

*Apa Bedanya Danau Galillea dan Laut Mati*

💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
Apakah Persamaan dan Perbedaaan antara Danau Galilea dan Laut Mati ( Dead Sea ) ?

Pada dasarnya keduanya adalah sama² berbentuk danau dan berada dialiran sungai yg sama yaitu _Sungai Yordan_.

Perbedaan yang paling utama adalah walaupun Danau Galilea itu cukup besar tapi tetap saja disebut sebagai sebuah Danau, sedangkan Laut Mati yang juga berbentuk Danau tetapi sangat besar jadi biasa disebut juga dengan sebutan Laut.

Tapi ada perbedaan Penting yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Mungkin Anda perlu mengetahui persamaannya terlebih dahulu.
Persamaannya adalah *Danau Galilea dan Laut Mati mendapat air dari sumber yang sama yaitu sungai Yordan.*

Perbedaannya?

*Danau Galilea sangat subur dan indah* yang sekelilingnya ditumbuhi berbagai jenis tanaman dan banyak orang yang bermukim disekitarnya.
Dan didalam danaunya banyak jenis ikan dan hewan air yang hidup dan berkembang biak.

Sebaliknya, *Laut Mati adalah tempat yang tidak bisa ditinggali.* Tak ada tumbuhan atau spesies yang dapat hidup didalam maupun disekeliling laut mati karena kadar garamnya yang begitu tinggi (+/- 38 %) .

Bahkan burung² pun enggan berada disekitar Laut Mati, Bukan itu saja di-tempat² tertentu ada bau yg kurang sedap.

Mengapa keduanya bisa sangat berbeda? Padahal sumber airnya sama.

Hal ini dikarenakan Danau Galilea “menerima dan memberi”.
*Danau Galilea menerima aliran dari Sungai Yordan dan meneruskan airnya ke danau² lain yg juga dimanfaatkan utk kehidupan manusia.*

Sedangkan *Laut Mati “menerima dan menyimpan” semua aliran dari Sungai Yordan dan Tidak mengalirkannya* kemana-mana alias disimpan untuk dirinya sendiri, air yang masuk ke Laut Mati tidak pernah keluar lagi kemanapun ( Karena letak Laut Mati itu 417,5 meter dibawah permukaan laut dan merupakan titik terendah di permukaan bumi) .

Inilah suatu contoh yg sangat baik bagi kehidupan manusia , maka sebagai manusia kita *jangan hanya bisa Meminta dan Menerima saja, tapi kita juga harus bisa memberi* bagi orang lain.

Karena bila kita bisa membiasakan diri "dengan memberi maka Gelas kita juga pasti akan Dipenuhkan kembali". Karena "terlebih indah menberi daripada menerima".

Apa saja yang telah kita terima baik berkat, talenta, kekayaan, kepintaran, janganlah hanya kita nikmati sendiri, tapi bagilah agar kita juga bisa menjadi berkat bagi orang-orang lain terutama bagi mereka yg kurang beruntung.

*Jadilah seperti “Danau Galilea" yang menerima dan Bisa Memberi* untuk kebaikan banyak orang , Jangan seperti “Laut Mati” yg memakan semuanya Sendiri.

*Jadikanlah hidup kita Berkat buat orang² disekitar kita* dan yg membutuhkannya.

Jujur

(*) Cerita Bermakna

Jujur

:) Seorang anak laki-laki mengetuk pintu rumah seorang ibu dan menanyakan apakah ibu tersebut ingin membeli buah-buahan segar. Ternyata, ibu itu ingin membelinya, lalu kata ibu itu kepada anak penjual buah, “Ya saya akan membelinya, dan saya akan membawa keranjangmu ke dapur untuk menimbangnya.” Dengan polos anak itu berkata, “Ia bu, dan saya akan tetap tinggal diluar, sambil bermain dengan seekor anjing ini.”
:) Tiba-tiba, ibu itu berkata, “Mengapa kamu tidak ikut masuk dan melihat bagaimana aku menimbang?” Bagaimana bila aku membohongi kamu?” Anak itu menjawab, “Saya tidak khawatir, karena ibu akan mendapatkan hal yang paling jelek, jika ibu berbohong.” “Maksudmu?” Ibu itu minta penjelasan. Lalu anak itu menjawab, “Begini bu, saya hanya kehilangan sebagian buah-buahan. Tapi ibu telah kehilangan hal yang paling berharga dalam diri ibu sendiri, karena telah membuat diri ibu sendiri, sebagai pencuri.”
:) Sahabat, kejujuran adalah hal yang paling penting bagi kita, entah itu dalam hubungan dengan keluarga, orang lain, bahkan dalam usaha serta pekerjaan kita. Karena kejujuran merupakan kunci kepercayaan. Jadi, jika kita tidak mau kehilangan keharmonisan dalam keluarga kita, maka berusahalah jujur terhadap pasangan kita, dan jika kita tidak ingin kehilangan semua reputasi yang telah kita raih, maka berusahalah untuk selalu jujur terhadap orang lain, dan dalam setiap tugas, pekerjaan, dan usaha kita.

PERCIKAN HATI<3
Selasa, 26 September 2017

Semuanya Ada Dlm Firman Allah

(*) Mutiara Iman

Semuanya Ada Dlm Firman Allah

“Tetapi Yesus menjawab: Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yg keluar dari mulut Allah.” (Mat. 4:4).
:) Ada seorang wanita muda, sedang merapikan kopernya utk suatu perjalanan panjang, ia hendak ditemani oleh ibunya.
:) Tiba-tiba, ibunya berkata, “Nak, kopermu hampir penuh,” lalu wanita muda itu berkata kpd ibunya, “Ia bu, saya hampir saja selesai, saya hanya akan menambahkan lagi sebuah buku petunjuk, sebuah lampu, sebuah cermin, surat-surat cinta favoritku, sebuah buku puisi yg indah, sebuah alat penunjuk arah, dan buku-buku tentang kebijaksanaan serta motivasi yg akan kupelajari.
:) Mendengar hal itu, ibunya berkata, “Nak, bagaimana barang-barang itu bisa masuk ke dlm kopermu? Lihatlah, kopermu saat ini sudah hampir penuh.”Lalu wanita muda itu menjawabnya, “Tidak apa-apa bu, karena semua hal di atas tidak memerlukan tempat yg besar.”
:) Kemudian, wanita muda itu berjalan menuju meja dan mengambil sebuah Alkitab, dan menempatkannya di sudut kopernya lalu menutup koper tersebut.
Dgn senyum yg manis, dari wajahnya, ia berkata kpd ibunya, “Dan bahkan aku juga mempunyai sepotong roti hidup, dan kekuatan yg berasal dari Allah.”
:) Sahabat, semua yg kita perlukan, ada dlm Firman Allah. Disaat kita susah, Firman Allah akan memberikan kekuatan kpd kita, disaat kita berada dlm kegelapan, Firman Allah akan menerangi kita, disaat kita berjalan dan mendapatkan jalan yg buntu, Firman Allah akan menunjukkan jalan yg benar kpd kita, dan disaat kita kelaparan, Firman Allah akan mengenyangkan kita, sebab Allah tidak pernah menutup mata dan telinga-Nya kpd orang yg selalu meminta pertolongan-Nya dgn tulus.
:) Utk itu, marilah hendaknya kita selalu mendengarkan Firman Allah, dan hidup seturut dgn Firman-Nya, agar hidup kita dipenuhi dgn kekuatan dan terang Kristus selalu menerangi jalan hidup kita.

PERCIKAN HATI<3
Senin, 25 September 2017

SEMUA KARENA HARAPAN

(*) Motivasi Rohani

SEMUA KARENA HARAPAN

:) Seseorang berkata, “Mengapa seorang pelaut yang kapalnya karam bisa berpegang erat pada sepotong papan selama beberapa hari di samodra?” Karena ia berpengharapan: istrinya menunggu di rumah dan anak-anaknya butuh kasih sayangnya. _“Ad spes non fracta”_ – harapan belumlah putus.
:) Pengharapan merupakan prasayarat yang membuat kita hidup. Binatang tidak punya harapan. Maka orang yang suka PHP (Pemberi Harapan Palsu) dibenci banyak orang.
:) Penulis Rusia, Destoevsky (1821 – 1881) dalam novelnya yang berjudul, _“The House of The Dead”_ – Rumah orang mati, melukiskan bahwa seorang tahanan hanya bisa hidup jika ia “bangkit dari kematian” menjadi manusia berpengharapan. Mungkin mirip dengan buku tulisan Viktor Frankl (1905 – 1997)  yang berjudul, _“Man’s search for meaning”._
:) Orang yang berpengharapan tidak mengenang masa lalu, yang penuh dengan rasa bersalah dan penyesalan-penyesalan yang teramat besar. Namun memiliki pandangan masa depan yang penuh harapan yakni _“memoria futuri”_ – kenangan masa depan yang indah (Madeca = Masa depan cerah).

PERCIKAN HATI<3
Minggu, 24 September 2017

Engkau Pelindungku

(*) Inspirasi Kitab Suci

Engkau Pelindungku

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allah; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41:10)
:) Rasa takut seringkali dirasakan oleh manusia pada umumnya, dan tanpa disadari, rasa takut itulah yang menghambat manusia untuk menyadari, bahwa sebenarnya tak ada yang perlu kita takuti di dunia ini, sebab, sebagai orang beriman kita masih memiliki Bapa yang selalu ada dan siap untuk melindungi dan menolong kita.
:) Perlindungan Allah telah ditunjukkan oleh Yesus, melalui Yakub dalam kitab Yesaya, bahwa Israel tidak perlu takut akan kebinasaan, karena Allah telah memilih mereka sebagai saluran untuk melaksanakan janji penebusan yang diadakan-Nya dengan leluhur mereka, dan Allah akan selalu menyertai mereka. Sahabat, janji atas perlindungan Israel dari Allah, adalah nyata dan benar.
:) Karena itu, sebagai orang beriman, kita tak perlu takut terhadap dunia, sebab Allah akan selalu menyertai kita. Ia akan memberikan bagi kita, kasih karunia dan kekuatan yang kita perlukan, untuk menghadapi semua situasi kehidupan ini. Ia akan menolong kita melewati masa-masa yang sulit dan menopang kita, serta membela kita, bahkan penyertaan-Nya akan membawa kita pada kemenangan. Jadi, janganlah takut, karena kebinasaan tidak akan menguasai kita, jika kita selalu dalam perlindungan-Nya.

PERCIKAN HATI<3
Sabtu, 23 September 2017

Penghargaan Dan Keberuntungan

(*) Kebijaksanaan Hidup

Penghargaan Dan Keberuntungan

:) Ada seorang pemuda, pergi ke sebuah perusahaan dengan membawa berkas untuk melamar kerja. Ketika ia hendak memasuki kantor tersebut, dilihatnya banyak kertas yang jatuh di lantai, dan dikumpulkannya kertas itu, dan diletakkan ke dalam tong sampah. Ternyata, apa yang dilakukan oleh pemuda itu, dilihat oleh peng-interview, dan pada akhirnya, pemuda itu diterima bekerja dalam perusahaan itu, berkat kebaikan yang telah dilakukannya.
:) Sahabat, ternyata untuk memperoleh penghargaan dan keberuntungan, itu sangat mudah. Cukup dengan memelihara kebiasaan yang baik dalam kehidupan kita sehari-hari, maka, kapan pun dan di mana pun kita berada, pasti penghargaan dan keberuntungan akan selalu mengikuti kita. Karena segala sesuatu yang baik, pasti akan berbuah baik.
:) Oleh karena itu, mari kita memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam hidup keseharian kita, entah dalam keluarga, sahabat, atau dengan orang lain yang kita jumpai, bahkan di mana pun kita berada, maka kebiasaan-kebiasaan yang baik itulah, yang akan memberikan kenyamanan, kebahagiaan dan ketentraman bagi hidup kita, dan bagi orang lain.

PERCIKAN HATI<3
Jumat, 22 September 2017

Kebaikan Allah

(*) Renungan

Kebaikan Allah

"...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28). 
:) Hal yang paling dibutuhkan, ketika seseorang menderita atau mengalami hal yang menyedikan adalah penghiburan. Penghiburan yang bisa menyejukkan dan menguatkan hati kita yang sedang susah.
:) Dalam ayat ini, Paulus memberikan gambaran tentang penghiburan, yakni penghiburan yang diberikan Allah bagi umat-Nya. Penghiburan ini, untuk menguatkan hati umat-Nya, karena Ia tahu, bahwa anak-anak-Nya, akan menderita di dunia ini. Sebagaimana yang dirasakan oleh Putera-Nya, Yesus Kristus selama Ia hidup menjadi manusia di dunia, maka itu pula yang akan dirasakan oleh umat-Nya. Dengan demikian, Allah menghibur dan berjanji kepada mereka, bahwa dibalik penderitaan itu, Ia akan mendatangkan kebaikan kepada mereka yang dengan setia mengasihi dan mengikuti-Nya.
:) Sahabat, Allah adalah pemegang kendali seluruh kehidupan kita, bahkan juga setiap permasalahan kita. Oleh karena itu, kita tak perlu kuatir akan penderitaan yang akan kita alami di dunia ini, karena selagi kita masih berjalan di jalan yang benar, menyerahkan diri kepada-Nya melalui iman kepada Yesus Kristus, dan tetap mengasihi Allah, maka seluruh kehidupan kita, selalu dalam penyertaan-Nya, bahkan setiap pergumulan dan masalah hidup kita, akan terasa mudah untuk diselesaikan. Karena, Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya.

PERCIKAN HATI<3
Kamis, 21 September 2017

Buatlah Hidupmu Berguna Dari Apa Yang Engkau Berikan

(*) Cerita Bermakna

Buatlah Hidupmu Berguna Dari Apa Yang Engkau Berikan

:) Di sudut suatu taman ada serumpun bambu yang sudah tinggi. Pada suatu hari seorang tukang kebun mendatangi rumpun bambu itu dan berkata kepada bambu yang paling tinggi, “Sahabat, saya membutuhkan kamu.” Lalu jawab bambu yang paling tinggi itu, “Tuan, gunakan saya seperti yang tuan kehendaki, saya siap sedia.” Lalu sambung tukang kebun itu, “Agar kamu bermanfaat, saya harus membelahmu.”
:) “Membelah aku? Gunakan aku semaumu, tapi jangan membelahku. Aku bambu yang paling indah dalam kebunmu,” bambu itu memohon. Dan tuan kebun itu berkata, “Bila saya tidak membelahmu, saya tidak bisa menggunakanmu.”
:) Bambu yang paling tinggi dan indah itu tiba-tiba merasa sedih dan pilu. Angin menggoyang-goyangkannya ke sana kemari. Di sekitarnya ada beberapa kupu-kupu yang gelisah beterbangan. Akhirnya bambu itu membungkuk dan berbisik, “Tuan, bila satu-satunya jalan demikian, belahlah saya.” Lalu, jawab tukang kebun itu. “Kalau begitu, saya akan memotong dan membelahmu.”
:) Tukang kebun itu memotong dan membelahnya. Kemudian ia membawa dan meletakkannya di antara lahan yang kering dan sumber air. Bambu itu dijadikan saluran yang mengalirkan air ke ladang-ladang, mendatangkan kesuburan, dan memberikan berkah yang melimpah bagi banyak orang.
:) Sahabat, kita hidup bukan hanya untuk diri kita sendiri saja, tapi kita hidup juga bagi orang lain. Karena hidup akan berarti, jika kita mau berbagi bersama dengan orang lain. Dan nilai manusia itu, dilihat bukan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang ia telah peroleh, melainkan apa yang ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya. (Ministry).

PERCIKAN HATI<3 
Rabu, 20 September 2017

ADMIN

(*) Motivasi Rohani

ADMIN

:) Kemarin saya berjumpa dengan seorang bapak muda. Dia berkata kepada saya, “Jangan main-main dengan saya. Saya adalah _admin_ dalam sebuah _WAGroup!”_
:) Lantas saya bertanya, _“Bos,_ kira-kira apa sih tugas _Admin group_ itu?” Jawabnya polos dan jujur, “Ya memasukkan anggota-anggota saja. Setelah itu terserah. _Roma locuta, causa finita!”_ 
:) _“Admin”_ yang sering muncul dalam _group-group WA_ itu merupakan kependekan dari  _administrare._  _Ad_ = menjadi + _ministrare_ = melayani.  Dari sana pula muncul kata, _mǐnistĕr_ yang berarti abdi atau hamba atau budak, yang dalam bahasa Yunaninya adalah  _“doulos”._
:) Dari  _ministrare_  itu terkandung kata  _minus_ (kecil, rendah). Dalam konteks zaman itu, “yang kecil melayani yang sederajad atau yang lebih tinggi”. Ini kebalikan dengan  _magistrare_ = mengajar.  _Magis_ (Bhs. Latin) bermakna tinggi dan luhur serta beradab. _Magistrare_ menyampaikan hal dari lebih tinggi pengetahuannya, kebijaksanaannya, ketrampilannya pada yang belum.
:) _Administrare_ atau _ministrare_ bermakna melakukan layanan untuk kepentingan khusus, agar yang dilayani menjadi lebih baik. Kata ini digunakan pada kisah _“good samaritan”_ yang melayani korban perampokan antara Yerusalem – Yeriko (Luk 10: 30 – 37).
:) Untuk zaman sekarang ini,  “Bagaimana dengan tugas _Admin WAG?”_ Kalau melihat asal-usulnya, _admin WA_ yang pasti menjadi hamba para peserta _group WA_ tersebut. Tugasnya lumayan mulia, “memasukkan-masukkan nomor _WA_ atas suruhan orang lain” misalnya, “Pak _Admin,_ tolong dimasukkan si Fulan ini di group kita ya!”  Tentu saja mau, karena si _admin_ itu pelayan, hamba dan budak.

PERCIKAN HATI<3
Selasa, 19 September 2017

Keluarga yang Dikehendaki oleh Allah

(*) Mutiara Iman (Keluarga)

Keluarga yang Dikehendaki oleh Allah

:) Menikah dan membentuk satu keluarga bukanlah hal yang mudah, apalagi menyatuhkan dua pikiran menjadi satu, merupakan hal yang paling sulit. Namun inilah yang menjadi hal yang paling indah dalam hubungan suami dan istri. Karena, dibalik itu, pasangan suami dan istri akan belajar bagaimana menjadi pribadi yang sabar, bertanggung jawab, dan sungguh-sungguh dewasa dalam berpikir.
:) Tidaklah heran, suami dan istri memiliki pendapatnya masing-masing dalam menanggapi sebuah masalah. Akan tetapi, sebagai suami dan istri, harus bersama-sama mendengarkan pendapat pasangannya masing-masing, dan memilih mana yang terbaik. Dan ketika pilihan telah ditentukan, maka keduanya, harus siap sedia untuk bertanggung jawab bersama-sama. Karena mereka bukan lagi dua, melainkan satu. (Mat. 19:6)
:) Oleh karena itu, alangkah indahnya dalam sebuah perkawinan, pasangan suami istri tetap saling mendukung, terbuka, dan, sabar dalam menghadapi permasalahan serta berjuang untuk melewati rintangan yang ada dalam keluarga. Karena, terkadang, melalui kesulitan yang dihadapi, itu akan lebih mempererat keharmonisan keluarga kita, jika kita tahu bagaimana menanggapinya. Intinya, keluarga bahagia, maka kita juga akan bahagia, dan itulah yang dikehendaki oleh Allah bagi keluarga Kristiani.

PERCIKAN HATI<3
Senin, 18 September 2017

Popular Posts Widget