PW S. Skolastika, Perawan
Kej 3:1-8 Kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.
R:1a Berbahagialah orang, yang pelanggarannya diampuni.
Kis 16:14b Ya Allah, bukalah hati kami, agar kami memperhatikan sabda Anak-Mu.
Mrk 7:31-37 Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya bicara.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada hari ini kita mendengar isi bacaan Injil yakni bagaimana Yesus menyembuhkan seorang tuli dan gagap dengan memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu meludah dan meraba lidah orang itu serta mengucapkan "Efata" (terbukalah). Orang yang bisu tuli secara fisik begitu gampang kita kenali dan mereka masih dapat ditolong jika diketahui sejak awal dan bahkan ada sekolah mendidik orang bisu tuli dan setelah diajari bertahun-tahun akhirnya mereka bisa mendengar dan berbicara.
Sedangkan orang yang bisu tuli hatinya tidak begitu gampang kita kenali karena tidak kelihatan secara fisik. Orang yang bisu tuli secara batin adalah orang yang tidak perduli pada Tuhan, akan sabda-Nya, pada sesama, dan pada diri sendiri. Orang yang seimbang adalah orang yang memperhatikan ketiga-tiganya. Yesus memperlakukan orang itu dengan penuh kebaikan serta belarasa, demikian juga kita diundang untuk melakukan hal yang sama khususnya mereka yang menderita dan membutuhkan sentuhan kasih.
via GIPHY