KESEMPATAN

*Pram jatuh cinta kepada Gita . Gayung bersambut. Dua tahun mereka berpacaran. Namun, belakangan Pram tidak lagi memandang kehadiran Gita sebagai kesempatan istimewa*

­Ia tidak memberi kepastian tentang arah hubungan mereka

_Akhirnya, Gita meninggalkannya_

_Saat itu baru Pram sadar, kesempatan berharga telah lewat! Dengan hati remuk, dia menulis di buku hariannya  She's out of my life. "Akhirnya aku belajar sesuatu, " kata Pram , "tetapi semua sudah terlambat."_

*Kesempatan bagaikan burung. Jika tidak segera ditangkap, ia pergi dan tidak kembali. Kesempatan ialah momen yang tepat untuk berbuat sesuatu. Atau, sebuah situasi di mana anda lebih mudah untuk berbuat sesuatu*

Menurut Pengkhotbah, "untuk segala sesuatu ada waktunya". Ada gilirannya. Allah mengizinkan berbagai peristiwa mampir dalam hidup kita, silih berganti. Di setiap kejadian, ada kesempatan untuk melakukan apa yang bernilai kekal.

*Sayang, kita kerap "tidak dapat menyelami pekerjaan Allah" ( Pengkotbah 3 : 1 -13)*

*Karena terjebak oleh rutinitas hidup, kita menjalani hidup seperti mesin*

*Tidak bisa melihat bahwa dalam tiap rutinitias, ada kesempatan indah untuk berbuat sesuatu. Akibatnya, momen demi momen lenyap!*

*Hari ini, saat bertemu seseorang atau menjalani rutinitas, renungkan: adakah kesempatan bagi saya untuk menyatakan kasih Allah?*

*Sebuah senyuman atau kalimat pembangkit semangat bisa menyentuh hidup seseorang*

*_Sikap simpatik dan peduli bisa sangat berarti. Pakai setiap kesempatan untuk menabur kasih Allah. anda akan mengamini: Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya_*

*MASA-MASA* sulit tidak pernah berlangsung selamanya, tapi orang-orang tangguh bertahan selamanya.

*Robert H. Schuller*

:) TAHAN UJI

PERCIKAN HATI<3

Renungan
Kis. 14:19-28
Yoh. 14:27-31a

:) TAHAN UJI

�:) Berapakah banyak orang bisa bertahan dalam derita, kesusahan dan perjuangan?  Kalau terpaksa dan tidak ada jalan keluar, maka orang mau tak mau bertahan. Namun berapa banyak orang yang kendati memiliki uang tetapi mampu bertahan dalam tantangan hidup keluarga, bahkan dalam kesulitan dan pelayanan yang kerap menyulitkan, menantang dan mengecewakan?  

�:) Kalau kita melihat betapa gigihnya Paulus dan Barnabas berjuang di kota Listra dalam Perjalanan Pertama pewartaan Injilnya ke wilayah Siprus, Antiokia di Pisidia, Ikonium, Listra dan Derbe yang ditempuhnya pada tahun 46-49 M, kita bisa melihat ancaman pembunuhan terhadap diri Paulus. Tapi ia dilindungi Allah, dan tetap tegar untuk melanjutkan perjalanan misinya. Kegigihan luar biasa dimiliki Paulus.   Ia memiliki kesungguhan dan keberanian.  Tak ada kata melarikan diri atau mengelak bahaya, malah ia tampil menghadang bahaya dan ia berhasil.

�:) Apa yang dibuat Paulus persis mengikuti jejak sang Guru, Yesus sendiri. Apapun dihadapi Yesus, walau harus dipaku di kayu salib, asalkan misinya tuntas dan berhasil. Yesus berkata “supaya dunia tahu bahwa aku mengasihi Bapa dan  bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku”.  

�:) Sahabat, cinta dan komitmen Yesus dilanjutkan Paulus. Derita dan pengorbanan tak menjadi aral, malah justru menjadi jalan menuju kemenangan. Kita belajar bagaimana menjadi pribadi yang tahan uji di tengah tantangan.   

PERCIKAN HATI<3
Selasa, 1 Mei 2018

AWAL YANG BAIK, AKAN BERAKHIR DENGAN BAIK PULA

PERCIKAN HATI <3

(*)  Motivasi Rohani

AWAL YANG BAIK, AKAN BERAKHIR DENGAN BAIK PULA

:) Kadang kala, kita pernah menghadapi tugas atau pekerjaan dan kita merasa mblênêg, bahkan terasa ingin muak.

:) Tetapi, ketika kita "masuk" dan  mulai menggumuli pekerjaan itu, ternyata lancar-lancar saja.

:)  Ahli pidato bahasa Latin, kelahiran Prancis - Decimus Magnus Ausonius (310 - 395) menulis, "Incipe dimidium facti est captum" mulailah, karena begitu engkau memulainya separuh dari pekerjaan itu sudah terselesaikan. Ini yang dalam peribahasa Inggris ditulis, "Well begun is half done" - memulai pekerjaan dengan baik dan benar berarti menyelesaikan setengah pekerjaan.

:) Semua memang perlu persiapan. Dan kita sering mendengar kata-kata ini, "Persiapan yg baik sama dengan 50 % berhasil". Ini mungkin  seperti yang menjadi prinsip orang-orang pekerja keras, dan yang dikatakan ahli pidato Romawi Kuno Cicero (106 - 43 seb. M), "Spartam quam nactus es, orna" Jadikanlah Sparta sebagai hiasanmu ketika mendapatkan tugas.

PERCIKAN HATI<3
Rabu, 2 Mei 2018

TIADA HARI TANPA GORESAN

PERCIKAN HATI<3

(*) Motivasi Kerja dan Usaha

TIADA HARI TANPA GORESAN

:) Saya pernah membaca tulisan yang sangat singkat pada sebuah kaca mobil di kota Waingapu – Sumba Timur, “Tidak ada orang yang membuat monumen bagi para pengkritik”.

:) Para pengkritik – kecuali kritikus sastra – memang berkecenderungan untuk bicara, _nrocos_ dan _nyinyir._ Mereka mencari kesalahan orang lain yang sedang bekerja. Padahal, mereka sendiri tidak bekerja, “Mana ada orang yang sudi memberi penghargaan bagi para pengganggu?”

:) Bekerja itu menyenangkan, apalagi jika sudah menjadi _passion._ Bahkan bagi para pekerja memunyai kata-kata sakti, _“laborare est orare”_ – bekerja itu adalah berdoa. Oleh karena itu, setiap hari mereka bekerja keras, bukan seperti yang dilakukan _workaholic_ – kecanduan bekerja. Itulah sebabnya, ilmuwan Romawi – Plinius (23 – 79) menelorkan kata-kata indah, _“Nulla dies sine linea”_ – tiada hari yang tanpa goresan. Untuk menciptakan karya-karya besar, setiap hari harus bekerja keras.

:) Bekerja itu menyenangkan, sehingga ada keinginan untuk berkarya dan terus mencipta, bukan untuk diri sendiri, melainkan berkontribusi bagi “dunia”.

:) Semua ini yang utama adalah _“take action”_ – segera bertindak dan bukan NATO _(Not Action Talk Only)._  Walt Disney (1901 – 1966) dalam memaknai pekerjaan, berkata, _“The way to get started is to quit talking and begin doing”_ – Cara untuk memulai adalah berhenti berbicara dan mulai melakukan.

PERCIKAN HATI<3
Kamis, 03 Mei 2018

Engkaulah Perlindunganku

PERCIKAN HATI<3

(*) Inspirasi Kitab Suci

Engkaulah Perlindunganku

:) Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku ke air yang tenang oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa. (Mazmur 23:1-6)

:) Sahabat, Tuhan adalah Gembala kita, Dialah perlindungan kita sepenuhnya. Setiap hari, kasih dan penyelenggaran-Nya selalu ada untuk kita. Dialah tempat istirahat yang paling damai untuk kita. Dalam keadaan susah, hanya Dialah yang bisa mengobati luka yang kita rasakan. Ketika kita mulai mengarah pada arah yang salah, lihatlah dan datanglah kepada-Nya, dan Ia akan membimbing kita pada jalan yang benar. Kita tak perlu takut dengan semua pergumulan dan cobaan yang datang, karena perlindungan-Nya selalu ada dan selalu tercurah dalam kehidupan kita. Kesetiaan-Nya sungguh luar biasa, dan janji-Nya selalu nyata dan benar.

:) Ingatlah, Dialah harapan kita satu-satunya. Harapan untuk semua kesembuhan luka yang kita rasakan, harapan untuk semua permasalahan yang kita alami. Dalam Dia kita pasti hidup dalam kelimpahan dan  kebahagiaan sejati. Sebab hanya melalui berkat dari Dialah, kita bisa merasakan hidup yang sentosa sepanjang masa.

:) Mari kita datang kepada-Nya, tinggal dan hidup oleh nama-Nya, agar berkat-Nya senantiasa selalu terasa dan tercurah dalam hidup kita, kini dan selamanya.

PERCIKAN HATI<3
Sabtu, 05 Mei 2018

MENGASIHI

PERCIKAN HATI <3

:) Renungan Hari Minggu Paskah VI
Yoh. 15:9-17

MENGASIHI

�:) Sahabat terkasih, Santa Teresa dari Kalkuta pernah berkata “Jika kamu selalu menghakimi seseorang, kamu tidak mempunyai waktu untuk mengasihinya.” Jika kita berpikir negatif tentang sesama, jika kita dendam terhadap sesama, jika kita menghina sesama, jika kita merasa diri paling hebat, dan jika kita membicarakan kekurangan sesama, kita telah menghakimi mereka dan tidak memiliki kesempatan untuk mengasihi mereka.

�:) Yesus telah menunjukkan kepada  kita bagaimana Allah mencintai kita. Pertama, ketulusan dalam persatuan dengan Bapa, Putera dan Roh Kudus. Ketulusan dari hati yang tidak terpusat pada diri sendiri, atau mencari kesenangan tertentu, tetapi ketulusan dalam membentuk persatuan dan persaudaraan. Kedua, cinta Allah melambangkan pengorbanan. Yesus telah mengorbankan diri-Nya atas dasar kasih. “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawa-Nya untuk sahabat-sahabat-Nya…”

�:) Hidup dalam kasih yang tulus, menjadikan hidup semakin berarti. Kasih yang tulus nyata lewat pengorbanan dalam bentuk waktu, tenaga, pikiran, perasaan, harta, keringat, serta air mata, bahkan nyawa sekalipun. bagi semua orang, baik orang-orang yang kita cinta bahkan mereka yang tak berkenan di hati kita. Kita harus menghidupi kasih Kristus, hidup bukan untuk diri sendiri, melainkan hidup  dengan pengorbanan kasih yang tulus untuk sesama.

PERCIKAN HATI <3
Minggu, 06 Mei 2018

Jangan Salah Menilai

PERCIKAN HATI<3

�:) Cerita Bermakna

Jangan Salah Menilai

�:) Seeokor burung jatuh ke tanah, karena salju yang menempel di sayapnya. Sayapnya terasa berat, dan ia tak bisa terbang. Burung itu tak bisa berbuat apa-apa, dan menyangka bahwa ia akan mati. Saljunya semakin tebal, badannya terasa amat dingin, dan ia tak bisa bergerak. Dia hanya bisa pasrah dan menunggu kematiannya.

�:) Tiba-tiba, seekor kerbau menghampirinya. Dalam hatinya, burung itu berkata, “Tak mungkin kerbau ini bisa menolong saya, ia tolol dan tak bisa berbuat sesuatu.” Burung itu lalu menghardik kerbau itu agar menjauh daripadanya.  Si kerbau tak banyak bicara, dia maju satu langkah kemudian kencing di atas burung tersebut. Si burung itu semakin marah dan memaki kerbau itu.
Namun, lagi-lagi kerbau itu tak banyak bicara, ia lalu mengeluarkan kotoran di atas tubuh si burung. Seketika itu juga burung itu tertimbun kotoran kerbau. Si burung mengira lagi, bahwa ia pasti akan mati, karena kerbau yang tolol itu. Namun, perlahan ia mulai merasakan kehangatan, salju yang menempel di sayapnya pelan-pelan mulai meleleh. Akhirnya ia dapat bernafas lega karena tidak ada lagi yang terasa berat di sayapnya.

�:) Sahabat, penampilan hanyalah sebuah hiasan yang belum tentu kebenarannya. Baik buruknya orang lain, itu bukan dilihat dari penampilan, tapi dilihat dari perbuatan atau tindakannya. Jadi, baik buruknya penampilan bukanlah suatu ukuran dalam menilai orang lain, jika kita berbuat demikian, maka sampai kapan pun kita tidak akan tahu kebenarannya. Karena itu, cobalah melihat dengan hati, agar kita pun semakin mengerti dan memahami  dengan benar orang-orang yang ada di sekitar kita. 

PERCIKAN HATI<3
Senin, 07 Mei 2018

Menjadi Kue yang Enak

PERCIKAN HATI<3

(*) Kebijaksanaan Hidup

Menjadi Kue yang Enak

:) Rasanya tidak mengenakan, jika kita makan tepung mentah, minyak wijen, dan beberapa telur mentah sendiri. Karena pastinya kita akan sakit perut, bahkan merasa mual. Namun, jika tepung, minyak wijen, dan beberapa telur mentah itu kita olah menjadi sebuah kue yang lezat, pasti rasanya menyenangkan dan terasa enak, baik di mulut maupun di perut kita.

:) Sahabat, apa yang terjadi dan yang kita alami di dunia ini, memang tak semuanya menyenangkan, bahkan jika dipikir-pikir, lebih banyak kesulitan daripada kebahagiaan. Dan kenyataannya, dengan semua pergumulan dan permasalahan yang kita hadapi dan selalu datang terus menerus itu, maka pastinya membuat kita stress, kuatir, bahkan putus asa. Jika ini dibiarkan, maka akan berdampak buruk bagi diri kita sendiri.

:) Karena itu, agar menjadi kue yang enak, mari hendaknya kita mengolah semua pergumulan dan permasalahan kita dengan bijak, agar kekuatiran, stress, dan keputusasaan kita itu pelan-pelan hilang, dan kita pun dengan nyaman dan tenang, bisa menjalani hidup kita masing-masing. Pikirkanlah yang terbaik bagi diri kita sendiri dan juga bagi orang lain. Lakukanlah apa yang seharusnya kita lakukan, agar semua pergumulan dan permasalahan yang tidak menyenangkan itu menjadi suatu hal yang menyenangkan. Belajarlah dari semua pergumulan dan permasalahan hidup yang kita alami itu, dan jadilah pribadi yang lebih bijaksana dalam memahami arti dan makna hidup ini. 

:) Satu hal juga yang kita harus ingat, bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri, melewati segala rintangan yang ada. Ia pasti akan menolong kita di manapun kita berada, dan apapun yang kita lakukan, Tuhan selalu beserta kita.

PERCIKAN HATI<3 
Selasa, 08 Mei 2018

Popular Posts Widget