Ya...hanya DIA yg tahu isi hatimu..

Ya...hanya DIA yg tahu isi hatimu..
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan.
Tetapi, tetaplah berbuat baik...
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois.
Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu.
Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu.
Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu.
Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang.
Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup.
Tetapi, tetap berikanlah ..
Segala perbuatan kita akan di pertanggung-jawabkan kepada Tuhan..
Segala hal negatif dibereskan antara kita dan Tuhan. Jangan biarkan kita menyimpan luka yang diakibatkan orang lain. Dia memang bersalah, tapi jangan karena perbuatannya, kita membuat reaksi yang menjadikan kita bersalah dihadapan Tuhan.
Ampunilah...dan lupakanlah....
Jaga hati kita tetap bersih dihadapan Tuhan....
Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu....
** Pada akhirnya Tuhanlah yg menjadi Hakim yg Adil **

♡♡ DimAna aDa Cinta Kasih di situlah Tuhan Hadir ♡♡

♡♡ DimAna aDa Cinta Kasih di situlah Tuhan Hadir ♡♡

Hidup diibaratkan sebuah perahu, yang terbuat dari kayu terbaik, dilengkapi dengan alat-alat komunikasi yang lengkap, layar yang gagah dan dengan kompas penunjuk arah. ..
Nah, demikian juga diri mu diciptakan dengan sangat baik oleh Allah, dilengkapi dengan bakat, talenta serta kemampuan yang luar biasa oleh Allah dan diberi hati nurani dan akal budi serta kebebasan untuk menjalani perahu kehidupan mu secara baik dan benar...

Kesejatian hidup mu adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai, menghalau gelombang dan menemukan pantai harapan kebahagiaan mu dan keselamatan hidup abadi.

Namun sehebat apapun perahu, yang dbuat dari kayu yang bermutu tinggi, dilengkapi layar yang bagus dan peralatan yang canggih, tidak ada gunanya bila hanya di tambat di dermaga. ..
Artinya, kamu sudah diberi akal budi/otak, hati nurani, kemampuan, talenta yang khas oleh Tuhan bagi setiap orang, tapi itu tidak pernah dikembangkan, diberdayakan, dan tidak menggunakannya dengan baik untuk kebahagaiaan diri dan sesama, ...maka kamu seperti perahu yang ditambat, tidak bisa berkembang, jalan di tempat...

Dermaga adalah tempat mu  memulai hidupmu dan bisa juga diartikan sebagai masa lalu mu. Tali penambat itu adalah kemalasan, ketakutan, dan penyesalan mu, kecemasan-kecemasan, kekecewaan-kekecewaan, luka-luka batin yang belum disembuhkan, yang sering menghambat kamu untuk memulai melakukan sesuatu dan berjuang untuk keluar dari masa lalu mu...

Jangan buang waktu dan energi untuk selalu memikirkan masa lalu mu... kekuatiran hidup ..

Lepaskan ikatan kekuatiran dan ketakutan yang membelenggu ... lepaskan segala pikiran-pikiran yang menghambat mu  untuk maju. Jangan biarkan dirimu tertambat dalam kecemasan, kekuatiran dan penyesalan masa lalu ..

Berlayarlah, lakukan sesuatu yang berguna bagi hidup dan keluarga ... serta apa yang di impikan dalam hidup ini. ..
Aktifkanlah segala kemampuan dan talenta dalam diri , gunakanlah segala potensi diri dan bantuan orang-orang di sekitar dan ciptakanlah segala yang baik dalam hidup mu demi kebahagiaan mu dan sesama.

Sedangkan yang memisahkan perahu dan pantai impianmu  adalah angin badai, gelombang dan batu karang. ..

Yang memisahkanmu dengan kebahagiaan dan keselamatan adalah tantangan, cobaan/godaan yang kamu hadapi dalam hidup ini, masalah-masalah yang selalu menggerogoti pikiranku , tawaran-tawaran duniawi yang bisa memisahkanmu dari Sang Tujuan hidup mu. ..

Sebenarnya, di sinilah kemampuan, martabat/harga diri dan kesejatian hidupmu diuji oleh Tuhan. Hakekat perahu adalah terus berlayar menembus rintangan mencapai pulau yang dituju. Dan hakekat hidup mu adalah berkarya, dan melakukan kebaikan agar kamu bisa menemukan kebahagiaan. Jangan lupa sertakan Tuhan selalu dalam pelayaran hidup mu, karena bersama DIA, dan melalui DIA,kamu akan mendapat pertolongan, diarahkan pada yang tujuan yag benar, serta dibawa kepada jalan kebahagiaan dan keselamatan. Tuhan mencintai mu dan DIA mau agar kamu mengembangkan diri mh secara baik demi kehabagiaan hidup mu dan sesama. Cintailah dan hargailah hidup kamu...

*** Jujurlah pada Kata Hatimu...karena disanalah Kasih ***

Jalani hidup ini dengan penuh harapan,walau hidup tak selalu bahagia

Jalani hidup ini dengan penuh harapan,walau hidup tak selalu bahagia. Berilah senyuman,walau hati tak lagi mampu untuk bertahan. Belajarlah memaafkan,walau dirimu sudah sangat terluka...

Dalam hidup ini,kadang yang engkau rencanakan berjalan tidak seperti apa yang kau harapkan.
Kehidupan mengajarkan bagaimana engkau membuat semua kejadian menjadi kebaikan, bukan kesedihan. Saat tekanan datang,katakan dalam hatimu, "setelah ini, aku bisa lebih baik lagi..."

Setiap masalah dalam hidup ini se-mata² untuk membentukmu menjadi lebih tangguh dan bijaksana...
Berani mati tidaklah luar biasa,namun berani tetap hidup pada saat tidak memiliki apa² lagi,itu barulah luar biasa !

Hidup itu indah,masih banyak lagi hal luar biasa yang belum engkau temukan...
Jangan memandang rendah dan remeh orang lain hanya karena ia tak lebih pintar, tak lebih kaya, tak lebih beruntung dan tak mempunyai kedudukan seperti engkau...

Kadangkala di mata TUHAN, batubara yang legam terlihat lebih berkilau dibanding dengan permata yang mahal. Hidup cuma sekedar "mampir minum". Seperti pengembara di perjalanan panjang, ia akan berhenti sejenak untuk minum, lalu melanjutkan kembali perjalanannya.

Hidup adalah sebuah proses waktu. Pemilik kehidupan selalu silih berganti. Gunakan waktu hidupmu dengan se-baik²nya, karena tidak ada yang menjamin bahwa setiap orang bisa hidup lebih lama lagi di dunia…

~Jangan cinta pada dunia, karena dunia akan lenyap~ Jangan cinta pada manusia, karena manusia akan berlalu~ Cintalah pada TUHAN ! Karena Dia tdk pernah berubah, kekal dan abadi.
Mazmur 16:11
<Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita ber-limpah², di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa >

TUHAN YESUS memberkati😇

“RAHASIA DI BALIK PERTUMBUHAN KEKRISTENAN”

<3PERCIKAN HATI

(*)Rubrik Inspirasi Kitab Suci

“RAHASIA DI BALIK PERTUMBUHAN KEKRISTENAN”

:)Selain kedua belas rasul yang telah berjasa dalam pendirian jemaat perdana, tanpa Paulus wajah kekristenan tidak akan seperti sekarang ini dan tidak akan sebesar sekarang ini. Karena Pauluslahyang mewartakan Injil ke dunia non- Yahudi termasuk bangsa-bangsa kafir zaman itu.

:)Dia pula yang dalam surat-suratnya, telah memberikan dasar-dasar ajaran dan praktek kekristenan yang membuat Injil dapat dihidupi dan dihayati sesuai konteks masyarakat itu. Tentu ada yang tak sepaham dan menuduh ajarannya merusak inti Injil.

:)Tapi justru Pauluslah yang membuat Injil itu mendarat dalam kehiduapan nyata atas gaya khas pribadi dan komperensi Paulus dengan seluruh kekhasannya.

:)Dia pula yang berperan memperjelas bahwa kekristenan itu bukan salah satu sekte Yudaisme fanatik bahkan kontroversial seperti halnya komunitas Qumran, tetapi sebuah agama baru berdasarkan ajaran Yesus.

:)Para Rasul telah memainkan peranan dalam mewartakan Injil di dunia Yahudi dan sebagian di Yudea dan Samaria, paling jauh di Kaisarea (Kis.1:1). Namun mereka tak bisa menembus dunia kafir karena keterbatasan pengetahuan, budaya dan bahasa serta paham dunia luar. Hanya Pauluslah yang dipilih Allah untuk maksud itu.

:)Tetapi kenapa harus Paulus yang sebelumnya bernama Saulus (Kis. 13:9)? Bukankah ia seorang Yahudi yang mengejar orang Kristen dan menjebloskan mereka ke dalam penjara (Kis. 8:3)? Bagi Allah tidak ada mustahil. Dalam perjalanannya ke Damsyik Kristus yang bangkit memanggilnya intuk tugas itu (Kis.9:1-19a). Yesus Kristusmembutuhkannya untuk penginjilan dan terjadilah demikian.

:)Sahabat, jika kita menghargai jasa perintis awal yang berkorban untuk  gereja, maka kita dapat menjadi rasul dunia modern dengan mengukir iman di lingkungan kita, dengan demikian kita akan merasakan betapa indahnya iman yang kita warisi dan teruskan itu.

<3PERCIKAN HATI
Sabtu, 22 Oktober 2016

“Berbeda pendapat tapi jangan saling menyakiti”

<3BBM ROHANI

(*)Rubrik Hidup Keluarga

“Berbeda pendapat tapi jangan saling menyakiti”

:)Setiap pasangan suami-istri pasti pernah berbeda pendapat dalam hidup berumah tangga.

:)Tidak jarang perbedaan ini menjadi sumber konflik; istri atau suami saling marah, yang satu mendiamkan yang lain atau bisa jadi juga masing-masing pasangan mengungkit-ungkit masa lalu pasangannya.

:)Masing-masing bersikeras hingga adegan bentak-bentakkan tak terhindarkan dan tetangga pun mendengar semua pertengkaran mereka. Karena sudah saling mendiamkan, istri atau suami lalu mencari teman cerita yang bisa jadi saudara atau juga teman dekat lalu mulai menceritakan semua masalah keluarganya mulai dari A – Z.

:)Di satu sisi cara seperti ini baik tapi di satu sisi juga buruk. Baiknya kalau yang diceritakan itu adalah orang yang bijaksana dan tepat, dia dapat memberikan solusi dan menjaga kerahasiaan.

:)Namun buruknya, kalau orang itu menyebarkan semua masalah yang diceritakan kepada orang lain dengan cerita yang ditambah-tambahi dan dibumbu-bumbui.

:)Akibatnya, masalah keluarga menjadi konsumsi publik. Orang lain yang tidak berhak tahu, akhirnya tahu juga hingga masalah pun menjadi semakin pelik.

:)Berhadapan dengan permasalahan keluarga semacam ini, beberapa waktu lalu, Paus Fransiskus menasehati keluarga-keluarga Katolik, “Berbeda pendapat antara suami dan istri, sebenarnya boleh-boleh saja, tapi jangan saling menyakiti.”

:)Karena itu Paus menambahkan juga bahwa pentinglah sikap saling mendengarkan dan menerima kekurangan masing-masing.

:)Jika pasangan saling mendengarkan dan menerima, maka mereka akan dapat menyelesaikan sendiri masalah keluarga mereka dengan bijaksana.

:)Ingatlah, cinta tidak harus sempurna namun kita harus menerima setiap kekurangan pasangan dan menghargai bahwa setiap manusia pasti punya kesalahan.(y)

<3PERCIKAN HATI
Jumat, 21 Oktober 2016

“Tuhan menyentuh Hati para pendosa”

<3PERCIKAN HATI

(*)Rubrik Motivasi Rohani

“Tuhan menyentuh Hati para pendosa”

:)Sekitar tahun 2008, biara Mount Angel di puncak bukit yang tenang di Oregon USA dikejutkan oleh kedatangan seorang pria berbusana serba kulit yang mengendarai sepeda motor.
:)Pria bertampang urakan itu, sepasang telinganya ditindik, rambutnya dipotong model dreadlock, sedangkan di kedua lengannya tergambar tato sarang laba-laba yang menyeramkan.

:)Namun siapa sangka mantan pencandu Narkoba yang bernama Bobby Love ini, datang ke situ untuk menghadiri retret panggilan menjadi rahib.

:)Di kemudian hari, ketika Love sudah terbiasa disapa Bruder Andre di biara itu, ia memberi alasan mengapa dia bertobat lalu mengabdi Tuhan, “Kecanduan hanya sebuah gejala dari masalah yang lebih besar yaitu kemiskinan rohani,” kata Love. “Saya kemudian menyadari bahwa saya membutuhkan Allah ...”

:)Kisah nyata di atas mau menunjukkan betapa Tuhan telah menyentuh hati seorang pendosa, bernama Love, untuk bertobat.

:)Pertobatan Love terjadi karena Tuhan membuka pintu rohaninya untuk menyadari keberdosaannya sehingga ia mengubah secara total perilaku hidupnya dari yang tidak baik menjadi berkenan kepada Tuhan.

:)Tuhan rindu berjumpa dengan orang-orang yang mencari perlindungan kepada-Nya, terutama perlindungan dari jerat dosa.

:)Tuhan ingin setiap anak-Nya menjadi manusia baru di dalam Dia. Jangan sia-siakan kesempatan yang Tuhan berikan ini.

:)Jika kita masih berdosa, marilah kita membangun sikap tobat mulai dari sekarang.(y) 

<3PERCIKAN HATI
Kamis, 20 Oktober 2016

Raja dan Laba-laba

Dahulu kala di negeri Skonlandia, ada seorang raja bernama Bruce.
Dia sudah enam kali memimpin pasukannya menuju medan perang melawan sang agresor dari England, namun selama enam kali pertempuran itu, pasukannya selalu babak belur dihajar oleh musuh, hingga terpaksa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke hutan.
Akhirnya, dia sendiri juga bersembunyi di sebuah gubuk kosong di dalam hutan belantara.
Suatu hari, hujan turun dengan derasnya, air hujan menerobos dari atap rumah yang bocor mengenai muka Bruce, sehingga dia terbangun dari tidurnya. Sesaat dia merenungi nasibnya yang malang karena tidak dapat mengalahkan musuh, walaupun dia telah mengerahkan segala daya upaya.
Semakin dia memikirkan hal ini, hatinya semakin pedih dan hampir putus asa.
Pada saat itu, mata Bruce menatap ke atas balok kayu yang melintang diatas kepalanya, disana ada seekor laba-laba sedang merajut sarangnya.
Dia dengan seksama memperhatikan gerak gerik laba-laba tersebut, dihitungnya usaha si laba-laba yang telah enam kali berturut-turut berusaha sekuat tenaga mencoba mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu yang berada di seberangnya, namun akhirnya gagal juga.
“Sungguh kasihan makhluk kecil ini.”
kata Bruce, “Seharusnya kau menyerah saja!”
Namun, sungguh diluar dugaan Bruce, walaupun telah enam kali si laba-laba gagal mengaitkan ujung benangnya, dia tidak lantas putus asa dan berhenti berusaha, dia coba lagi untuk yang ke tujuh kalinya, dan kali ini dia berhasil. Melihat ini semua, Bruce sungguh merasa kagum dan lupa pada nasib yang menimpa dirinya.
Bruce akhirnya berdiri dan menghela napas panjang, lalu dengan lantang dia berteriak: “Aku juga akan bertempur lagi untuk yang ketujuh kalinya!”
Bruce akhirnya benar-benar mendapatkan semangatnya kembali, ia segera mengumpulkan dan melatih lagi sisa-sisa pasukannya, lalu mengatur strategi dan menggempur lagi pertahanan musuh, dengan susah payah dan perjuangan yang tak kenal menyerah, akhirnya Bruce berhasil mengusir pasukan musuh dan merebut kembali tanah airnya.
Note :

Dalam kehidupan, manusia terkadang mudah mengeluh dan meyerah dengan situasi. Tapi dengan dorongan akan orang-orang yang kita cintai di sekitar kita, semangat kita akan bangkit kembali dan meraih kemenangan.

Perjalanan Hidup

Dalam suatu perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyingkap segala rahasia kehidupan.
Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.
Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam menentukan sikapnya. Ada yang berjuang untuk melaluinya dengan membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang dia ada.
Apa rahsia terbesar dalam hidup ini? Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman. Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah.
Jean-Francois Champollion dicatat dalam sejarah dunia sebagai orang pertama yang berhasil membaca huruf Mesir kuno yang telah dilupakan ribuan tahun. Ternyata kemampuannya ini didukung oleh pengetahuan bahasa yang telah dikembangkannya sejak kecil ketika berusia 11 tahun, Champollion telah menguasai bahasa Latin, Yunani, dan Ibrani. Dua tahun kemudian ia juga mempelajari bahasa Arab, Syria, Chaldea, dan Koptik.
Di tahun 1822, pada usia 32 tahun, Champollion selesai menterjemahkan batu Rosetta yang menjadi kunci pembacaan naskah Hieroglif Mesir kuno.
Hidup ini merupakan proses pembelajaran menuju lebih baik dan memahami akan cinta yang Allah  berikan buat manusia di dunia ini.
Note : 
Rahasia terbesar dalam hidup: Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman. Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah

Menghadapi Masalah

Saya tahu bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang akan menolak jika dia dilahirkan tanpa masalah dan selalu bahagia tanpa ada sedikit kesedihan. Tapi apakah itu mungkin ? Bahkan mereka, anda dan saya bahkan mau membayar berapa dollar pun kalo seandainya ada orang yang bisa membuat kita lahir di dunia ini dan hidup di dunia ini tanpa ada masalah dan kesedihan sama sekali. Bahagia selalu bahkan selalu ceria. Ini saya ada sedikit cerita inspirasi yang saya kutip dari sebuah buku yang selayaknya pantas untuk saya tuliskan disini. Buku ini judulnya adalah “Bila anda pikir bisa, Anda pasti bisa melaksanakan dan meraih apa yang anda inginkan”. Mari kita simak cuplikan cerita dari buku ini bersama-sama.
“Bung Norman,” kawan saya menyapa. “Tolong bebaskan saya dari masalah yang menindih hidupku ini, maka saya akan berikan anda seribu dollar uang kontan atas kebaikan jasa anda itu.”Tentu saja saya bukanlah seorang yang suka menampik permintaan semacam itu”. Maka saya pun merenungkan dan mempertimbangkan usul kawan saya itu dan muncul dengan satu pemecahan masalah yang lumayan juga. Sekurang-kurangnya cukup realistis sifatnya. Tetapi George nampaknya agak segan rupanya, sebab ia telah terlanjur menjanjikan 1000 dolar sebagai hadiah.
” Tidak apa george, ” norman berkata. “Saya tetap saja mau bantu kamu. Oleh sebab itu mari kita pecahkan bersama masalahnya. Kalau tidak salah anda ingin bebas dari segala masalah anda itu, bukan ? Sampai habis dan tuntas ?
“Ya Betul,” Jawab George. “Saya ingin lepas dari segala masalah yang saya hadapi dalam hidup ini. Saya sudah bosan dan kapok dalam menghadapi cobaan, ujian dan kemelut dalam hidup ini. Saya ingin bebas untuk selama-lamanya.”
”Baiklah George, saya sudah punya jawabannya”, kata norman. Akan tetapi saya sangsi apakah kau mau menerima jawaban saya atau tidak. Dengarkan ! Beberapa waktu lalu saya sedang melakukan tugas profesionalku, dimana saya harus berhadapan dengan pemimpin kelompok orang-orang yang yang lebih dari puluhan ribu jumlahnya. Dan tak seorang pun dari mereka memiliki masalah kehidupan.”
Wajah george langsung cerah, matanya berbinar-binar kegirangan karena keingin tahuannya.” Nah itulah tempat yang cocok bagi saya. Antarkanlah saya ke tempat itu teman”. Ujar si george girang.
“Baiklah,” jawab si norman.” Tetapi tempat yang saya maksud adalah perkuburan.”
” Dan memang itulah kenyataannya George. Bahwa di perkuburan itu tak ada seorang pun yang menghadapi masalah hidup. Bagi orang yang sudah menjadi penghuni di kuburan tidak akan pernah merasa cemas karena hidup yang penuh masalah itu telah berlalu bagi mereka. Mereka telah istirahat dari tugas dan pekerjaannya tiap hari. Mereka tidak peduli dengan apa yang kita baca dalam koran atau surat kabar atau bahkan apa yang kita lihat ditelevisi mereka sudah tidak peduli. Mereka tak punya masalah lagi dengan kehidupan, mereka beralih masalah pada hidup mereka di alam kubur. Karena memang mereka bukanlah orang hidup dan mereka adalah orang yang sudah mati.” Tegas Norman kepada George.
Dikutip dari Buku Bila Anda Fikir Bisa Anda Pasti Bisa Melaksanakan dan Anda Pasti Bisa Meraih yang Anda Inginkan
Dari cerita diatas sudah jelas sekali bagaimana bahwa secara logis bahwa kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh manusia itu adalah alamat dari kehidupan. Logikanya adalah bagi anda bahwa semakin banyak masalah yang anda hadapi dalam hidup ini maka semakin luas pulalah peluang anda untuk hidup yang terbuka bagi anda. Seseorang misalnya menghadapi 10 masalah yang pelik akan nampak lebih hidup dibandingkan dengan seorang yang bersikap apatis dan hanya memiliki 5 masalah.
Note :

Masalah bukan menjadi alasan kita untuk menghindarinya, namun dengan masalah kita menjadi lebih dewasa dan lebih terbuka menghadapi hidup ini.

Kisah Pria dan Wanita

Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta
telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus
menciptakan wanita.
Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk
menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia
mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang
rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,
sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.
Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu
dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan
bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari
burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.
Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita
dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya
tidak merana dan kesepian seorang diri.
Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,
ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.
Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang
untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup
dengannya’.
‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu
kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku
memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.
Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu
memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak
enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,
kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan
menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja
kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk
disentuh. Aku suka akan senyumannya.
Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.
Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali
kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan
berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak
lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak
tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.
Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.
Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.
Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa
yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga
tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti
hidup ini?’.
‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima
perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi
kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.
Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

Popular Posts Widget